6 Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Belajar Menulis

via huffingtonpost.com

Punya keinginan untuk belajar menulis tapi belum benar-benar tergerak melakukannya? Wah, jangan ditunda-tunda lagi deh! Karena belajar menulis ternyata adalah kemampuan dasar yang harus kamu miliki lho.

Jika kamu belum bisa melakukannya tahun ini, Nyoozee sangat menyarankan kamu untuk menjadikan hal ini sebagai salah satu resolusi di tahun mendatang. Mengapa? Karena menulis akan memberikan banyak manfaat dalam hidup, seperti:

 

1. Pikiran Lebih Sistematis

via eadvancedhealthcare.com

via eadvancedhealthcare.com

Sebuah tulisan yang buruk bisa membuat orang lain kebingungan dan bertanya-tanya apa yang ada di benak penulisnya. Hal-hal yang pada dasarnya sederhana, bisa jadi rumit dan sulit dimengerti. Berbeda jika kamu telah belajar bagaimana memproduksi tulisan yang baik. Tentu kamu akan tahu bagaimana caranya merinci informasi yang sulit dicerna menjadi konsep sederhana yang mudah dipahami.

Dalam proses belajar menulis, pikiranmu akan dipenuhi dengan pertanyaan; apa sebenarnya inti dari tulisanmu, apa tulisan ini telah mendeskripsikan konsep yang ingin kamu deskripsikan, dan sudahkah tulisan ini mencakup semua informasi yang ingin kamu sampaikan. Tiga pertanyaan tersebut akan menjadi acuanmu untuk menghadirkan alur yang jelas. Dengan demikian informasi-informasi di dalam tulisanmu dapat disampaikan kepada pembaca. Intinya, belajar menulis akan melatihmu untuk berpikir secara sistematis dan terarah. Isi kepalamu akan diberdayakan untuk menjadi lebih terstruktur.

 

2. Jago Berkomunikasi

via info.everywoman.com

via info.everywoman.com

Belajar menulis adalah sarana bagi seseorang untuk berekspresi. Sama halnya dengan berbicara, saat menulis pun kita akan bergulat dengan kata-kata. Hanya saja, proses menulis lebih istimewa. Sebab, kamu akan berlatih menumpahkan pikiran dan emosi kepada dirimu sendiri, bukan ke orang lain. Belajar menulis berarti mempelajari ekspresi premis-premis yang bertalian dengan logis, untuk dikonstruksikan dengan teratur. Hal ini akan membuat kamu berkomunikasi lebih baik saat melakukannya secara verbal.

 

3. Mendorong Kreativitas dan Eksplorasi Otak

via newstatesman.com

via newstatesman.com

Dengan belajar menulis, kamu akan mengerahkan otakmu untuk bisa berfungsi optimal dan menghasilkan sesuatu. Sisi kreatif dalam dirimu akan terus berkembang seiring berlangsungnya proses pembelajaran menulismu. Imajinasimu akan terbangun selagi kamu membayangkan kata-kata apa yang akan kamu tuangkan ke dalam tulisan.

Dari proses inilah kamu akan terpacu untuk melahirkan banyak hal; mulai dari yang sederhana berupa surat cinta, puisi, cerita pendek, lirik lagu yang orisinal, hingga rencana strategis kementerian atau draft amandemen undang-undang.

 

4. Merelaksasi Pikiran dan Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

via meltycasa.com

via meltycasa.com

Tidak hanya makanan lho yang bisa membuat sistem imun tubuh menjadi lebih baik. Kegiatan menulis juga bisa! Bagaimana mungkin? Dengan belajar menulis, kamu akan memiliki rutinitas yang baik. Pembiasaan ini akan membuat pikiranmu menjadi lebih tenang dan santai. Apalagi jika yang kamu tulis berupa expressive writing.

Expressive writing atau penulisan ekspresif adalah tulisan yang mengekspresikan pikiran, perasaan, hingga pengalaman secara mendetail dan beruntun. Tulisan semacam ini yang biasanya kamu tulis di diary atau jurnal harian.

via tumblr.com

via tumblr.com

Menurut Dr. James Pennebaker, seorang profesor dari Departemen Psikologi di University of Texas, expressive writing yang dilakukan secara rutin setidaknya sekitar 15 sampai 20 menit dalam empat hari berturut-turut, berdampak positif terhadap kesehatan. Kebiasaan ini akan membuat otak dengan sendirinya melakukan perbaikan pada sistem memori. Lebih konkret lagi, perbaikan ini diyakini mampu membuat kita tidur lebih nyenyak di malam hari dan menjadi lebih fokus keesokan harinya.

Belajar menulis dengan metode expressive writing seolah sama halnya dengan mendesain ulang otak kita untuk tidak merasa terbebani, meskipun sedang menghadapi masalah hidup yang cukup serius. Lebih lanjut, Pennebaker juga menjelaskan bahwa dengan melakukan hal ini, seseorang akan jadi lebih bahagia dan sistem imun tubuhnya pun meningkat.

 

5. Mendukung Karir

via dailymotion.com

via dailymotion.com

Menurut Aims Community College, menulis adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki seseorang agar karirnya berjalan mulus. Kenapa? Karena hampir di setiap jenis dan jenjang karir, kemampuan menulis adalah salah satu standar komponen penilaian dalam merekrut pekerja. Misalnya, profesi dokter. Tidak hanya kemampuan menyembuhkan penyakit, seorang dokter juga dituntut memiliki kemampuan menulis yang baik. Dengan begitu ia bisa mengonversikan diagnosis penyakit dari bahasa kedokteran ke dalam bahasa yang lebih umum. Si pasien jadi lebih paham rangkuman diagnosis penyakitnya.

 

6. Menjadi Lebih Hidup

via businessinsider.com

via businessinsider.com

Dengan menulis, kamu akan berusaha mengetahui apa sebenarnya isi kepalamu. Seberapa gila ide dan fantasi bermunculan dari dalam sana. Secara tidak langsung, kamu akan menyelami dirimu sendiri dan berusaha memecahkan teka-teki tentang jati diri. Inilah salah satu alasan yang dikemukakan oleh Caryn Mirriam-Goldberg, Ph.D. dalam bukunya yang berjudul Write Where You Are: How to Use Writing to Make Sense of Your Life.

Belajar menulis akan semakin membuatmu mengenal dirimu sendiri. Apa yang kamu inginkan dan yang tidak. Dengan demikian, kamu akan senantiasa mencari jawaban atas berbagai pertanyaan yang muncul di benakmu, sekaligus memunculkan pertanyaan baru untuk dicari jawabannya. Sebab, menjadi lebih hidup bisa berarti menjadikan pikiran senantiasa aktif. Seperti kutipan, “Why allow yourself to not show up every day with a questioning, agile, curious mind?”

 


Featured image via huffingtonpost.com