Alasan Kenapa Putus Sebelum Liburan Adalah Hal yang Tepat

via tumblr.com

Liburan akan tiba tidak lama lagi. Sudahkah kamu putuskan pacarmu? Banyak dari kamu mungkin bertanya-tanya mengapa datangnya liburan harus diasosiasikan dengan memutuskan pacar. Bukankah liburan akan jadi lebih menyenangkan jika dihabiskan dengan sang pacar? Hmm, tunggu dulu! Justru putus sebelum liburan bisa membawa banyak manfaat baik bagi dirimu, juga bagi liburan yang telah lama kamu rencanakan lho.

Memang bukan berarti lalu kamu harus putus tanpa alasan, tapi kalau memang sudah merasa harus putus, ini adalah waktu yang tepat. Alasan-alasan di bawah ini akan membantu menjawab kenapa putus sebelum liburan adalah hal yang tepat untuk dilakukan.

 

Cepat Move On

Bagi kamu yang sudah lama berpacaran dan sebenarnya letih atas pertengkaran tak berujung, detik-detik sebelum liburan bisa kamu manfaatkan untuk putus dengan sang pacar. Kenapa? Karena putus sebelum liburan bisa membuatmu lebih cepat move on.

via pinterest.com

via pinterest.com

Langkah berani yang kamu ambil sebelum liburan bisa membantumu melewati banyak hal. Dengan begitu ketika liburan, kamu bisa memanfaatkan momen bersantai sebagai momen untuk menyegarkan diri sekaligus menyembuhkan luka hati.

Ini saatnya kamu menyibukkan diri dengan melakukan hal-hal yang kamu senangi, tanpa perlu persetujuan, pertimbangan, atau bahkan izin dari orang lain yang mengaku sayang padamu. Luangkan waktu lebih banyak untuk berkontemplasi dan menyusun strategi. Jangan takut gagal move on dari mantan pacar. Karena sebenarnya, dirimu di masa lalu lah, satu-satunya orang yang harus berhasil kamu tinggalkan.

 

Bisa Lebih Hemat

via nomadasaurus.com

via nomadasaurus.com

Ini adalah salah satu hal paling realistis yang bisa kamu pertimbangkan untuk putus sebelum liburan. Tanpanya, kamu bisa mereduksi biaya nonton bioskop berdua, makan malam di kedai kekinian, hingga menghemat bensin yang biasa dihabiskan untuk mengantar jemput.

Kamu pun tidak perlu merogoh kocek untuk membelikannya hadiah natal, atau menghadiahkan jurnal tahunan yang diisi di tahun mendatang. Sebagai alternatif, dana untuk ini bisa kamu alokasikan untuk daftar kursus bahasa di awal tahun, mengoleksi vinyl berbagai band favoritmu, atau ditabung demi mobil Jeep keluaran terbaru. Ayo, coba hitung-hitung seberapa banyak yang bisa kamu hemat jika putus sebelum liburan!

 

Jauh dari Drama

via pinterest.com

via pinterest.com

Kalau kata lagu Nicky Astria, dunia ini panggung sandiwara. Perumpamaan tersebut memang benar adanya, apalagi jika kamu sedang berada dalam hubungan pacaran. Entah bagaimana bisa, tapi cukup banyak orang yang tiba-tiba menjadi orang lain ketika sedang menghadapi pacarnya. Drama dalam hubungan asmara tampaknya akan selalu ada di antara mereka yang masih belum bisa memahami sesuatu dengan lebih dewasa.

Terpikir untuk menjauhi drama sebelum tahun berganti? Putus sebelum liburan adalah solusinya. Ketika tidak lagi berhubungan dengan pacarmu, kamu bisa terlepas dari tanggung jawab untuk mengabari juga menanyakan bagaimana harinya. Kamu pun tidak perlu khawatir akan ada drama kemarahan atau saling menyalahkan setelahnya.

 

Bisa Memaksimalkan Liburan

via greatkidpix.files.wordpress.com

via greatkidpix.files.wordpress.com

Minggu pertama di awal liburan, kamu bisa berkeliling ke rumah keluarga besar. Mengunjungi nenek-kakek dan berkumpul bersama sepupu atau keponakan akan jadi tradisi akhir tahun yang tidak ingin kamu lewatkan. Selain bersama keluarga, kamu tentu juga ingin liburan bersama sahabat. Bersama mereka, kamu akan melakukan berbagai ritual menyenangkan.

Di kalangan sahabat, ritual ini biasanya dimanfaatkan untuk berbagi cerita hidup yang telah kalian lewatkan, sekaligus saling mengadopsi resolusi. Agenda untuk bersama mereka sudah selayaknya kamu jadwalkan setelah berkumpul dengan keluarga.

via mysecretzueri.files.wordpress.com

via mysecretzueri.files.wordpress.com

Setelah berkumpul bersama keluarga dan sahabat, tibalah saatnya meluangkan waktu untuk diri sendiri. Kamu bisa menghabiskan liburan untuk merefleksi target hidupmu di tahun ini, membeli pernak-pernik dengan sisa celengan akhir tahun, hingga memanjakan diri ke tempat-tempat yang sudah lama ingin kamu kunjungi. Terdengar adil untuk keluarga, sahabat, dan dirimu bukan?

Coba bayangkan jika kamu punya pacar. Pasti akan ada momen dan waktu yang harus kamu korbankan untuk sekadar bersamanya atau memenuhi keinginannya. Bisa jadi kamu terpaksa menyelipkan sang pacar di tengah perkumpulan keluarga besar, yang konsekuensi umumnya membuat quality time kamu jadi terasa setengah-setengah.

Atau kamu terpaksa menyelipkan kehadiran sang pacar dalam ritual kebersamaan para sahabatmu? Hmm, bisa-bisa rundown kegiatan seru penutup tahun kalian hanya jadi rencana tanpa terlaksana! Bagaimana jika kamu mengorbankan waktu untuk dirimu sendiri demi menemani sang pacar? Duh, hati-hati saja! Bukannya liburan, momen ini bisa berujung pada komplikasi drama di kemudian hari. Oleh sebab itu, kalau memang harus putus, lebih baik kamu putus sebelum liburan saja deh!

 


Featured image via tumblr.com