Bedanya Puff, Sponge, dan Kuas Sebagai Aplikator Make Up


Kuas atau Spons ya? via www.aliexpress.com

Spons bukan cuma untuk mencuci, dan kuas bukan cuma untuk melukis. Dalam dunia kosmetik, spons dan kuas berfungsi sebagai alat untuk mengaplikasikan make up atau aplikator make up. Kedua benda ini punya beragam jenis dan fungsi. Dari berbagai macam puff, spons, dan kuas ini, yang mana ya yang harus kamu gunakan?

 

Puff

Puff Bedak via www.alibaba.com

Puff Bedak via www.alibaba.com

Orang-orang sering keliru menyamakan puff dengan sponge. Kedua benda ini sebenarnya berbeda. Tidak semua puff berbahan spons. Puff biasanya terbuat dari bahan-bahan sintetis seperti polypropyleneBentuknya terlihat sangat membuntal, apalagi kalau kamu melihat penggambarannya di beragam film-film zaman dulu.

via tumblr.com

“Hello? It’s me..” via tumblr.com

Puff biasanya digunakan untuk mengaplikasikan make up yang berbentuk bubuk seperti bedak, bronze powder, ataupun perona pipi. Bedak tabur yang diaplikasikan menggunakan puff akan terlihat jatuh ringan di wajah. Kalau tidak ada puff, kamu bisa menggunakan kuas untuk mengaplikasikan kosmetik tabur.

Puff kurang efektif sebagai aplikator kosmetik berbentuk krim maupun cair. Mengingat puff tidak bisa menyerap dengan baik, besar kemungkinan make up cair maupun krim itu akan menggumpal. Dari segi penggunaan, puff lebih sulit dibersihkan ketimbang kuas maupun spons.

 

Sponge atau Spons

Spons make up via mbfacedesign.com

Spons make up via mbfacedesign.com

Spons biasanya digunakan untuk mengaplikasikan make up berbentuk cair ataupun krim. Kamu bisa menjumpai spons yang jenisnya agak berongga dan spons yang terlihat lebih padat. Bentuk spons pun bermacam-macam. Ada yang pipih, bulat telur, bersudut mengerucut maupun siku-siku. Bentuk-bentuk khusus ini dibuat untuk menyesuaikan make up apa yang akan diaplikasikan.

Spons yang agak berongga dan berbentuk pipih atau bulat baik digunakan sebagai aplikator foundation cair. Sedangkan spons yang lebih padat baik untuk foundation yang berbentuk krim. Sudut siku-siku spons biasanya digunakan untuk bagian-bagian yang membutuhkan presisi seperti eyeshadow primer pada kelopak mata atau shading pada hidung.

Aplikator yang terlihat seperti campuran antara kuas dengan spons juga ada! Kuas yang berujung spons ini biasanya digunakan untuk mengaplikasikan eyeshadow.

 

Blending dengan spons via www.look.co.uk

Blending dengan spons via www.look.co.uk

Keunggulan utama spons dibanding puff atau kuas adalah spons paling efektif sebagai aplikator foundation. Spons dapat menghasilkan blending shading yang lebih natural dan tidak ekstrem. Meski demikian, ada pula kekurangan menggunakan spons sebagai aplikator foundation. Mengingat sifatnya yang menyerap cairan, kamu akan lebih boros mengaplikasikan make up cair dengan spons dibanding menggunakan kuas.

Untuk menjaga kebersihan spons, cuci lembut dengan sampo bayi setelah digunakan. Jangan dibiarkan kotor kalau tidak mau jerawatan.

 

 

Brush atau Kuas

Jenis-jenis kuas via www.findthetoprated.com

Jenis-jenis kuas via www.findthetoprated.com

Kalau melihat video-video tutorial para beauty blogger, kamu pasti menyadari bahwa mereka banyak menggunakan kuas untuk mengaplikasikan beragam alat make up. Mulai dari aplikasi foundation, shimmering, contouring, coloring, hingga finishing, para make up guru ini menggunakan kuas dengan ukuran, tekstur, dan bentuk kuas yang berbeda-beda. Mungkin kamu bingung, apa bedanya kuas-kuas kosmetik ini?

Untuk mengaplikasikan alas bedak, kuas yang digunakan biasanya berukuran sedang. Sedangkan kuas untuk bedak tabur ukurannya lebih besar. Kuas berujung miring atau angled brush dengan ukuran sedang biasanya digunakan untuk perona pipi atau blush on. Kuas berujung miring dengan ukuran lebih kecil biasanya digunakan untuk mengaplikasikan eyeliner.

Untuk concealer dan eyeshadow, biasanya digunakan kuas yang berujung lebih kecil. Walaupun ukurannya kurang lebih sama, tapi kuas yang digunakan biasanya berbeda. Bentuk dan ketebalannya berbeda, begitu pula kegunaannya. Selain itu, tentu kamu tidak ingin jerawatmu ditutupi dengan warna eyeshadow ataupun menggunakan eyeshadow berwarna kulit kan?

Sapu-sapu wajah via www.cosmopolitan.co.uk

Sapu-sapu wajah via www.cosmopolitan.co.uk

Untuk mengaplikasikan lip product yang jenisnya bermacam-macam itu, gunakan kuas yang lebih kecil dan rapat. Dengan begitu kamu bisa mewarnai bibir dengan lebih detail. Aplikasi dengan kuas ini bisa dilakukan untuk lip product yang berwujud krim ataupun padat. Untuk produk perona bibir yang cair, aplikatornya sudah pasti hadir tersedia bersama bahan pewarnanya.

Kalau kamu pernah melihat kuas dengan ujung melebar seperti kipas, itu biasanya digunakan untuk membersihkan wajah dari residu kosmetik yang tersisa ataupun mengaplikasikan bedak.

Kelebihan menggunakan kuas dibanding spons ataupun puff adalah genggamanmu menjadi lebih stabil karena bentuknya yang bergagang. Selain itu, sapuan kuas yang tepat akan membuat tampilan yang rapi dan profesional; meskipun kadang jadi terlihat kurang natural.

Meskipun kuasmu jadi banyak karena jenis dan fungsinya terlalu bermacam-macam, ingat untuk tetap menjaga kebersihannya ya. Untuk membersihkan kuas, kamu bisa mencucinya dengan sampo bayi.

 

Jadi sebaiknya pakai aplikator yang mana?

Kuas atau Spons ya? via www.aliexpress.com

Kuas atau Spons ya? via www.aliexpress.com

Tentu ini jadi keputusanmu sendiri. Sesuaikan saja dengan tampilan seperti apa yang ingin kamu tuju, lama waktu yang kamu punya untuk berdandan, dan tentu saja kenyamanan dan kemampuanmu berdandan.

Selain alat-alat make up di atas, sebenarnya kamu pun bisa menggunakan ujung jari manismu sebagai aplikator. Kalau tertarik mencoba, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu ya.

 


url: "http://www.nyoozee.com/", data: { top_ten_id: 19472, top_ten_blog_id: 1, activate_counter: 11, top10_rnd: (new Date()).getTime() + "-" + Math.floor(Math.random() * 100000) }