Bedanya Lipstik, Lip Tint, Lip Balm, dan Lip Product Lainnya

via www.thesundaygirl.com

Ada banyak produk pelembap maupun pewarna bibir yang beredar di tengah masyarakat. Jenisnya pun bermacam-macam. Dulu mungkin kita cuma kenal lipstick, lip balm, dan lip gloss. Tapi kemudian bermunculan lip product lain seperti lip stain, lip cream, lip butter, dan sebagainya. Sebenarnya apa sih bedanya?

Sebagian besar lip product ini lebih difungsikan sebagai perona atau pewarna. Namun, beberapa lebih difokuskan sebagai pelembap dan digunakan untuk alasan kesehatan. Biasanya pelembap digunakan untuk mengatasi bibir yang kering dan pecah-pecah. Walaupun demikian, berbagai jenis pelembap bibir kebanyakan telah ditambahkan pewarna agar dapat digunakan sekaligus sebagai make-up.

 

1. Lip Balm

via mountainroseblog.com

via mountainroseblog.com

Lip balm awalnya adalah sejenis salep yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah bibir yang kering dan pecah-pecah. Tidak semuanya memiliki pewarna dan digunakan sebagai alat kecantikan. Kalau kamu ingin menggunakan lip balm hanya untuk meredakan masalah bibir pecah-pecah, kamu bisa menggunakan lip balm yang lebih tradisional dan tidak berwarna. Lip balm dalam bentuk stick disebut juga dengan chapstick.

Kandungan lip balm pun berbeda-beda. Kebanyakan mengandung vitamin E, SPF, ataupun kandungan lain yang dapat mencegah ataupun mengatasi kondisi bibir pecah-pecah. Terkadang di dalam lip balm pun ditambahkan aroma maupun perisa agar nyaman digunakan. Supaya bisa digunakan sebagai kosmetik, kini mereka pun ditambahi pewarna. Tapi warna lip balm biasanya tidak sepekat pewarna bibir lainnya.

 

2. Lip Butter

via www.oliviafrescura.com

via www.oliviafrescura.com

Lip butter tidak jauh berbeda dengan lip balm. Hanya saja, lip butter memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi dan konsistensi yang lebih mirip mentega dibanding lip balm. Seperti lip balm, lip butter pun lebih ditujukan untuk mereka yang memiliki bibir kering dan pecah-pecah. Warnanya cenderung lembut dan tidak pekat, walaupun ada pula merek-merek yang menyediakan pilihan warna yang pekat dan terang.

Memang sih lip butter dan pelembap bibir lainnya bisa jadi alternatif untuk mengatasi bibir kering. Meskipun begitu, kalau bibirmu kering dan pecah-pecah, bisa jadi kamu dehidrasi. Selain menggunakan pelembap bibir, mungkin kamu juga bisa minum air putih.

 

3. Lip Gloss

via za.rimmellondon.com

via za.rimmellondon.com

Dibandingkan dengan lip balm dan lip butter, lip gloss memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi lagi. Lip balm dan lip butter biasanya hadir dalam bentuk padat, sedangkan lip gloss biasanya berbentuk cair. Lip gloss juga sering digunakan sebagai pelembap bibir karena kandungan minyaknya yang tinggi. Walaupun demikian, ada pula yang hanya menambahkan lip gloss setelah menggunakan lip product lainnya untuk menambahkan kesan glossy.

Karena kandungan minyaknya yang tinggi, lip gloss memberikan efek berkilau di bibir. Ada pula produsen yang menambahkan glitter supaya efek berkilaunya lebih maksimal. Kalau pemakaiannya tepat, memang sih bisa memberikan kesan seksi. Tapi hati-hati, kalau beleberan malah jadi seperti habis makan gorengan.

 

4. Lipstick

via theglobalfool.com

via theglobalfool.com

Dalam Bahasa Indonesia, lipstick disebut juga lipstik atau gincu. Ada pula yang masih menyebutnya sebagai lippenstift, yang adalah lipstik dalam Bahasa Belanda. Umumnya lipstik mengandung lilin, minyak, pewarna, dan pelembap.

Sesuai namanya, lipstik biasanya berbentuk batang dan berada dalam wadah silinder. Ujung wadah ini bisa diputar dan akan mendorong ujung batang lipstik agar bisa digunakan. Desain ini mulai populer dibuat di Amerika pada tahun 1923. Bisa dibilang, lipstik adalah pendahulu dari pewarna-pewarna bibir yang ada sekarang. Di jaman nenek-kakek kita dulu, lipstik memiliki warna yang penuh dan matte. Kalau sekarang, sudah banyak pilihan efek yang ditawarkan, mulai dari matte, satin/semi-matte, dan glossy. 

 

5. Lip Cream

via theglobalfool.com

via theglobalfool.com

Bahan-bahan dan efek yang ditawarkan lip cream umumnya sama dengan lipstik. Kalau lipstik aslinya berbentuk padat, lip cream adalah bentuk cairnya. Walaupun begitu, lip cream tidak sama dengan lip gloss. Berbeda dengan lip gloss yang cenderung membuat glossy, lip cream bisa memberikan tampilan matte maupun semi-matte seperti lipstik.

 

6. Lip Tint/Lip Stain

via chicprofile.com

via chicprofile.com

Ada yang menganggap lip tint dan lip stain itu sama, ada juga yang menganggapnya berbeda. Walaupun demikian, perbedaan utama antara lip tint dengan lip product lainnya adalah tidak adanya kandungan lilin. Ada sih lip tint yang bentuknya menyerupai lip balm. Biasanya jenis ini lebih tepat disebut sebagai tinted lip balm.

Bahan utama dari lip tint atau lip stain biasanya adalah air, gel, atau alkohol; bukan lilin ataupun minyak. Karena inilah biasanya lip tint lebih mudah membuat bibir jadi kering dibanding lip product lainnya. Maka itu biasanya lip tint ini digunakan setelah menggunakan lip balm. Biarpun lebih mengeringkan bibir, lip tint tetap menjadi pilihan karena warnanya lebih tahan lama.

 

7. Lip Liner

via www.earthmarket.eu

via www.earthmarket.eu

Lip liner biasanya digunakan untuk membingkai bibir sebelum menggunakan lip product lainnya. Selain membuat bentuk bibir lebih tegas, lip liner juga dapat membantu menjaga pewarna bibir yang berminyak agar tidak bleberan ke daerah sekitar mulut. Biasanya lip liner digunakan kalau kamu ingin tampilan warna yang penuh dan pekat.

Hati-hati memilih lip product untuk mewarnai bagian dalam bibir kalau menggunakan lip liner. Jika bagian dalamnya mudah luntur dan hilang, bisa-bisa yang tersisa hanya bingkainya saja. Salah satu trik yang bisa digunakan adalah mewarnai bibir kamu seluruhnya dengan lip liner tersebut. Selain jadi tidak belang, warnanya juga lebih tahan lama.

 

Biarpun memiliki nama yang sama, tidak jarang merek yang berbeda mengeluarkan bentuk produk yang berbeda. Ada yang lipstik cair, ada lip gloss padat, ada juga lip tint yang cair maupun padat. Kualitasnya pun bisa berbeda-beda. Kembali lagi, semuanya tergantung pada kebijakan merek alat kosmetik tersebut. Makanya, pastikan kamu memperhatikan 6 hal ini sebelum membeli pewarna bibir ya.

Meskipun sudah tahu bedanya, lantas bukan berarti kamu wajib menggunakan produk-produk ini. Menggunakan make-up itu pilihan, bukan kewajiban. Jadi, kalau kamu merasa tidak perlu menggunakan make-up, ya tidak apa-apa juga.

 

 


Featured image via www.thesundaygirl.com