5 Camilan Populer Berbahan Dasar Aci


Nama yang umumnya adalah tepung kanji atau tepung tapioka. Tapi orang Jawa Barat mungkin lebih akrab dengan sebutan aci sampeu, atau aci. Tepung yang berasal dari saripati singkong ini lumayan sering dijadikan bahan dasar camilan. Beberapa bentuk camilan berbahan dasar aci ini cukup populer lho. Berikut di antaranya.

 

Cilok

via roomvi.blogspot.com

via roomvi.blogspot.com

Adalah singkatan dari aci dicolok. Untuk makan camilan ini memang biasanya butuh alat bantu seperti lidi atau tusukan dari bambu. Sesuai namanya, cara makannya “dicolok-colok”.

Olahan aci dibentuk bulat-bulat seperti bakso, lalu dikukus atau direbus. Supaya tambah menarik dan lezat, banyak juga orang yang menambahkan ini itu ke olahan ciloknya. Misalnya mengisikan daging, telur, atau keju ke bagian dalam cilok.

Ada juga yang menggoreng dan bukannya merebus adonan bulat-bulat putih kenyal seperti mochi ini. Sesudah digoreng, tiga sampai empat bulatan cilok ditusuk lidi. Mereka ditata seperti sate. Sewaktu dihidangkan, cilok ini biasanya disajikan bersama sambal kacang.

 

Cireng

via resephariini.com

via resephariini.com

Adalah singkatan dari aci digoreng. Bedanya dengan cilok adalah bentuk cireng biasanya tidak beraturan atau pipih. Sedikit mirip dengan gorengan bakwan, hanya saja cireng berwarna putih dan punya tekstur kenyal.

Versi generik cireng biasanya tidak diisi bahan tambahan. Atau kalaupun ada bahan tambahannya, biasanya hanya sambal kacang. Seiring perkembangan zaman, bagian dalam cireng itu kemudian diisi dengan bermacam bahan, seperti keju, daging ayam, bakso, sosis, atau telur. Makan cireng akan tambah sedap jika dicocol bumbu kacang atau bumbu rujak. Tapi kalau kamu suka versi gorengan tradisional, cabe rawit pun oke.

 

Cimol

via resepcaramemasak.info

via resepcaramemasak.info

Adalah singkatan dari aci diemol. Ada banyak versi alasan kenapa cimol dinamakan seperti itu. Ada yang bilang karena cara makannya tinggal dilahap saja (diemol), ada juga bilang itu karena cimol bentuknya bulat.

Cimol punya warna kuning kecoklatan karena proses membuatnya adalah memang dengan digoreng. Sama seperti cilok, cimol juga berbentuk bulat. Bedanya untuk makan cimol kita tidak perlu alat bantu seperti lidi. Kita bisa langsung menjumputnya menggunakan tangan. Biasanya cimol disajikan bersama saus cabai, sambal, atau ditaburi bubuk balado.

 

Cilor

via cantikoki.blogspot.co.id

via cantikoki.blogspot.co.id

Adalah singkatan dari aci telor. Camilan ini sebenarnya adalah variasi lanjutan dari cilok atau cimol. Jadi sesudah dibentuk bulat-bulat, adonan tersebut kemudian digoreng bersama telur. Adonan cilor tersebut kemudian dicampur aduk sedemikian rupa sehingga mirip orak-arik.

Ada cara penyajian yang lain. Pembedanya hanyalah sesudah dibentuk bulat-bulat, adonan ditusuk seperti sate, baru setelah itu digoreng bersama telur. Nantinya sesudah matang, telur terlihat melilit atau menyelubungi adonan aci. Biasanya cilor ini diberi bumbu saus, sambal, kecap, atau menggunakan topping bumbu rasa keju atau sapi panggang.

 

Cipuk

via cipukbadai.blogspot.com

via cipukbadai.blogspot.com

Adalah singkatan dari aci kerupuk. Menarik juga ya, selain bisa dimakan begitu saja, kerupuk pun bisa dikolaborasikan dengan aci menjadi camilan yang enak.

Cara membuatnya, pertama-tama kerupuk yang masih mentah dihancurkan lalu direndam dalam air. Kerupuk yang sudah direndam itu kemudian dicampurkan ke adonan aci yang sudah ditambahkan garam, penyedap rasa, merica, dan bawang. Adonan cipuk ini dikukus untuk menghilangkan air yang terkandung dalam kerupuk, sekaligus membuatnya jadi padat. Sesudah selesai dikukus, cipuk dipotong-potong, digoreng, dan siap untuk dimakan.

 

Apa kamu sudah pernah mencicipi semuanya? Atau pernah makan camilan lainnya yang dibuatnya memakai aci?