5 Hal Menyebalkan yang Mungkin Kamu Temui Saat Bergabung di Komunitas


bergabung di komunitas via lisa-marie-photography-lisamariephoto.blogspot.com
via lisa-marie-photography-lisamariephoto.blogspot.com

Ketika punya satu kegemaran baru, kamu pasti dengan senang hati akan melakukan banyak hal. Mulai dari mencari tahu hal-hal yang berkaitan dengan kegemaranmu, hingga bergabung ke komunitas baru yang berhubungan dengan itu. Bisa menjadi bagian dari sebuah komunitas yang membahas atau bergerak di bidang-bidang yang kamu minati memang sangat menarik. Dari sana, kamu bisa mendapat wawasan, sudut pandang, pengalaman, dan kenalan baru.

Di samping hal-hal menarik yang bisa kamu dapatkan saat bergabung di komunitas tertentu, ternyata ada juga hal-hal yang bisa jadi menyebalkan lho! Mulai dari  yang tingkat menyebalkannya bisa kamu toleransi, hingga yang tingkat menyebalkannya sudah sangat parah hingga membuatmu malas bergabung. Mau tahu apa saja hal menyebalkan yang mungkin kamu temui saat bergabung di komunitas? Simak rangkuman yang sudah Nyoozee buat di bawah ini:

 

1. Jadwal Pertemuan yang Tidak Konsisten

gabung komunitas via tumblr.com

via tumblr.com

Berhati-hatilah, pemberi harapan palsu bertebaran di mana-mana. Bukan cuma mantan gebetanmu saja yang bisa memberi harapan palsu, beberapa komunitas ternyata ada juga yang begitu. Saat kamu mencari tahu berbagai hal tentang komunitas yang ingin kamu ikuti, informasinya sangat mudah ditemukan di media sosial. Mulai dari siapa saja anggotanya, hingga jadwal rutin pertemuan mereka.

Dalam akun tersebut disebutkan bahwa kamu bisa langsung bergabung dengan mereka saat pertemuan rutin diadakan. Nah, karena kebetulan jadwalnya tidak mengganggu rutinitasmu dan tempat pertemuannya tidak sulit dijangkau, kamu pun berencana segera bergabung. Tapi saat kamu datang ke tempat mereka biasa kumpul, ternyata oh ternyata, tidak ada apa-apa. Ketika ditanyakan, ternyata pertemuannya tidak selalu pasti. Kamu pun mengurungkan niat untuk bergabung dengan komunitas tersebut lantaran telah jadi korban PHP komunitas yang tidak punya jadwal konsisten.

 

2. Elitis

gabung komunitas via tumblr.com

via tumblr.com

Banyak komunitas secara terang-terangan menyatakan tujuan mereka ialah untuk saling berbagi pengetahuan tentang suatu hal kepada khayalak. Makanya, mereka menginformasikan bahwa berbagai acara yang mereka adakan dapat dihadiri oleh siapapun. Informasi yang secara eksplisit disampaikan oleh mereka ini otomatis membuatmu berpikir bahwa kamu berarti boleh-boleh saja bergabung dengan mereka.

Sayangnya terkadang sesuatu yang terbilang eksplisit punya maksud implisit yang lain. Saat kamu ingin mengikuti salah satau acara yang diadakan oleh komunitas tersebut, ternyata pihak komunitas ini membatasi orang-orang yang bisa mengikuti acaranya. Duh, padahal kamu sudah menantikan untuk bisa bergabung bersama mereka. Ah, katanya punya tujuan berbagai pengetahuan ke khalayak… tapi kok dibatasi begitu?

 

3. Ada Anggota yang Merasa Eksklusif

gabung komunitas via tumblr.com

via tumblr.com

Saat memutuskan untuk bergabung dengan sebuah komunitas, boleh jadi salah satu alasanmu ialah untuk mendapat kenalan baru. Kamu berharap bahwa anggota komunitas lainnya bisa menyambut kehadiranmu dengan tangan terbuka, sehingga kamu merasa diterima di sana. Ini bisa berjalan mulus, tapi bisa juga berjalan sebaliknya. Sebab, tidak menutup kemungkinan bahwa dalam sebuah komunitas ada beberapa orang yang merasa dirinya eksklusif sehingga kamu menangkap sinyal dingin dari sikap mereka terhadapmu.

Ya, mungkin saja mereka merasa diri mereka eksklusif karena bergabung di komunitas tersebut jauh lebih dulu dari kamu. Jadi, kamu harus menunjukkan sikap yang benar-benar baik agar bisa diterima di sana pada akhirnya. Duh, menyebalkan sekali sih!

 

4. Prasyarat Bergabung Terlalu Banyak

bergabung di komunitas via quickmeme.com

via quickmeme.com

Setiap komunitas memang punya hak untuk menentukan bagaimana mereka akan menerima anggota barunya. Ada yang memang terbuka bagi siapa saja dan kamu bisa langsung bergabung hanya dengan menghadiri pertemuan rutin. Ada juga yang memiliki beberapa syarat untuk dilakukan calon anggota, sebelum akhirnya bisa diterima sebagai anggota.

Hal semacam ini wajar sih sebenarnya. Tapi bisa berubah menjadi tidak wajar kalau prasyarat yang diajukan oleh sebuah komunitas menjadi terlalu banyak atau memberatkan. Apalagi kalau ternyata prasyarat tersebut dibagi lagi ke dalam beberapa tahap. Waduh, bisa-bisa calon anggotanya jadi bingung. Itu prasyarat bergabung di komunitas atau birokrasi pemerintahan sih?

 

5. Tidak Semenarik yang Kamu Bayangkan

bergabung di komunitas via giphy.com

via giphy.com

Kalau kamu perhatikan berbagai foto yang dipublikasikan di akun media sosial komunitas yang kamu minati, rasanya kamu jadi ingin cepat-cepat bergabung. Kegiatan yang mereka lakukan selalu tampak menarik dan membuatmu berpikir bahwa inilah komunitas yang sangat cocok buatmu. Dengan membawa ekspektasi tersebut beserta persiapan mental yang memadai, kamu akhirnya melibatkan dirimu dalam acara atau pertemuan rutin yang diadakan komunitas.

Lalu, di sanalah kekecewaan pertamamu berasal. Saat mengikuti kegiatan yang komunitas adakan, ternyata kamu merasa bahwa yang mereka lakukan tidak semenarik yang digembar-gemborkan di akun media sosialnya. Jadi, seolah-olah komunitas tersebut hanya tampak seru dari luar saja. Saat kamu terlibat langsung, rasanya sangatlah membosankan. Kamu yang awalnya tidak sabar bergabung, justru jadi tidak sabar untuk segera pulang dan meninggalkan acara komunitas ini.

 

bergabung di komunitas via bakerbrothertv.com

via bakerbrothertv.com

 

Tapi, terlepas dari hal-hal menyebalkan yang mungkin kamu temui saat ingin bergabung di komunitas tertentu, semua pilihan tetap ada di kamu. Kamu bisa memilih untuk setia dan menjadi anggota tetap komunitas tersebut, atau meninggalkannya dan mencari komunitas lain yang lebih seru.