5 Buah Tinggi Protein yang Baik Untuk Membangun Otot


Untuk membentuk badan jadi berisi dan kekar tidak harus mengonsumsi daging-dagingan lho. Bagaimanapun sumber protein tidak terbatas pada produk-produk yang berasal dari hewan.

Karenanya kalau kamu tidak bisa mengonsumsi daging atau memutuskan untuk tidak mengonsumsi daging tidak perlu berkecil hati. Kamu bisa mendapatkan asupan proteinmu dari buah-buah tinggi protein. Buah-buahan tersebut seperti:

 

Kismis

via theawl.com

via theawl.com

Buah kismis bisa kamu jadikan salah satu pilihan untuk menambah asupan protein non-hewani. Soalnya buah yang permukaannya berkerut-kerut ini termasuk ke dalam salah satu buah tinggi protein. Kismis memiliki kandungan protein mencapai 3 gram per 100 gram penyajian.

Selain tinggi protein, kismis juga dikenal punya banyak kandungan manfaat. Yang cukup umum diketahui, buah ini kaya kandungan kalsium, potasium, dan zat besi.

Kamu bisa lakukan beberapa cara untuk mengonsumsinya. Dijadikan campuran snack bar vegetarian tinggi protein, boleh. Dicampur dengan oatmeal atau dimakan langsung pun bisa.

 

Jambu Biji

via weeklyhealthylife.com

via weeklyhealthylife.com

Buah tinggi protein lainnya yang patut dijadikan pilihan adalah jambu biji. Buah jambu biji kandungan proteinnya mencapai 2,6 gram per 100 gram penyajian.

Bukan cuma itu, jambu juga mengandung lycopene, zat yang bisa membantu mencegah kanker. Kandungan vitamin C jambu biji juga lebih tinggi dibanding jeruk.

Buah ini pun mudah dikonsumsi. Kamu bisa memakannya langsung atau diolah menjadi jus dengan campuran susu. Dapat dua asupan protein sekaligus, kan

 

Kurma

via projectyourself.com

via projectyourself.com

Buah yang satu ini cukup umum di Indonesia, terutama menjelang bulan Ramadhan. Meski begitu manfaat buah ini tak terbatas hanya pada bulan Ramadhan saja lho.

Kurma ternyata termasuk ke dalam buah dengan kandungan protein yang tinggi. Buah ini memiliki kandungan protein sebesar 2,4 gram per 100 gram penyajian. Selain itu, kurma juga memiliki kandungan potasium yang tinggi.

Mungkin kita semua sudah tahu kalau kurma mudah dimakan secara langsung. Namun sebagai alternatif, kurma juga bisa diolah lebih lanjut. Entah dijadikan kue, snack bar tinggi protein, atau dicampur dengan oatmeal.

 

Pisang

via u.osu.edu

via u.osu.edu

Pisang dikenal secara umum sebagai buah yang memiliki kandungan potasium. Meski begitu sebenarnya bukan cuma potasium, pisang juga mengandung protein lho.

Kandungan protein dalam pisang tidak bisa dibilang tinggi, hanya sekitar 1,1 gram per 100 gram penyajian. Namun siapa sih yang bisa menolak buah manis berkulit kuning ini.

Selain dimakan langsung, kamu juga bisa mencampurkan pisang dengan oatmeal atau dijus lalu dicampur susu.

 

Alpukat

via huffingtonpost.com

via huffingtonpost.com

Buah alpukat sudah dikenal sebagai salah satu buah yang tinggi protein. Selain tinggi protein, buah ini juga mengandung lemak sehat dan potasium.

Dalam 100 gram penyajian, buah alpukat mengandung 2 gram protein. Oh iya, walaupun mengandung lemak, kandungan lemak dalam alpukat ini tidak akan membuatmu obesitas kok. Justru kebalikannya, mengonsumsi alpukat sering menjadi cara untuk menurunkan berat badan.

Alpukat juga mudah untuk dikonsumsi. Kamu bisa mengeruk dagingnya lalu mencampurkannya dengan kopi atau susu. Kamu juga bisa membuat jus dengan campuran susu sebagai minuman pre-workout penuh protein.