Merasa Sudah Olahraga Berlebihan? Mungkin Kamu Sedang Under-Recovering


olahraga berlebihan via running.competitor.com
via running.competitor.com

Saat sedang keranjingan olahraga, kamu mungkin tidak akan melewatkan hari tanpa berlatih. Soalnya kamu merasa tidak berolahraga justru membuat tubuhmu terasa pegal atau tidak enak.

Kamu menghabiskan lebih banyak waktu di gym, atau di tempat olahraga favoritmu. Hingga, suatu hari kamu merasa kehilangan keseimbangan dan gerakan-gerakanmu jadi kurang optimal. Alhasil kamu merasa kelelahan yang luar biasa. Otot-ototmu boleh jadi juga terasa pegal hingga bahkan nyeri.

Apakah nyeri dan pegal tersebut tanda intensitas olahragamu terlalu berlebihan?

 

olahraga berlebihan via confessionsofamotherrunner.com

via confessionsofamotherrunner.com

 

Di beberapa komunitas fitness, istilah olahraga berlebihan atau overtraining adalah hal yang umum didengar. Overtraining diartikan sebagai kondisi ketika seseorang memaksa tubuhnya melakukan latihan atau gerakan yang melebihi kapabilitas tubuh. Atau dengan kata lain, orang tersebut memaksa tubuhnya melampaui kemampuannya berolahraga.

Badan jadi luar biasa pegal dan kelelahan. Jika biasanya olahraga selama satu jam kamu baik-baik saja, saat mengalami kondisi overtraining ini, olahraga 15 menit pun sudah bisa membuat sendi, otot, dan tulang rasanya mau copot.

 

olahraga berlebihan via mensfitness.com

via mensfitness.com

 

Meski terdengar cukup masuk akal, ada beberapa kalangan yang menganggap overtraining sebagai sekadar mitos. Menurut anggapan ini overtraining adalah sesuatu yang tidak terjadi pada tubuh manusia.

Mereka mungkin sehaluan dengan filsuf Jerman Friedrich Nietzsche yang menyebutkan: what doesn’t kills you, makes you stronger. Selama latihan dan gerakan tidak bikin seseorang mati, efek yang ia rasakan, tubuhnya justru akan bertambah semakin kuat.

Dalam perspektif semacam ini, pegal dan capek yang dirasakan adalah sekadar proses pemulihan yang sedang terjadi di dalam tubuh.

 

olahraga berlebihan via cbc.ca

via cbc.ca

 

Proses pemulihan bukan sekadar berarti pendinginan atau asyik menengguk minuman protein post-workout yang menyegarkan. Bukan juga sekadar duduk-duduk sambil bersandar dan menunggu keringatmu benar-benar kering.

Proses pemulihan yang terjadi di tubuh bisa berupa rasa pegal atau sakit tidak mengenakkan seusai kamu melakukan aktivitas olahraga.

Hampir mirip seperti sedang menunggu suatu momentum, ada dua hal yang harus kamu siagakan selalu selama proses pemulihan tubuh tersebut. Dua hal tersebut adalah asupan nutrisi dan pola tidur. Dengan menyiagakan dua hal tersebut, tubuhmu akan berangsur-angsur kembali siap untuk berolahraga, bahkan dengan intensitas ataupun durasi yang lebih besar.

 

olahraga berlebihan via laurenconrad.com

via laurenconrad.com

 

Untuk nutrisi, di masa pemulihan pun kamu harus memperhatikan benar makanan dan minuman yang kamu konsumsi, baik sebelum ataupun sesudah berolahraga. Mengingat kamu menjalani latihan atau melakukan gerakan yang berat, sebisa mungkin tambahkan asupan nutrisimu.

Terlepas dari itu, jangan lupa perhatikan juga pola sistem pencernaanmu. Pastikan agar selalu lancar dan sehat. Sebab kalau tidak, artinya mungkin tubuh tidak menyerap semua nutrisi dari asupan yang kamu konsumsi dan kamu butuh energi tambahan.

Nah, kalau soal tidur beda lagi. Ingin tahu performa maksimal tubuhmu saat olahraga? Coba deh tidur sekitar 8-10 jam per harinya. Tapi, kalau tidak bisa, ya tidak usah dipaksakan. Cukup ikuti kebutuhan tidur normalmu saja. Yang penting kamu tidak melebihi batas minimum dari jam tidur normal.

 


featured image via running.competitor.com