Adakah Masker Biodegradable yang Efektif untuk Polusi Udara?


via assets.inhabitat.com
via assets.inhabitat.com

Kamu yang sehari-hari menggunakan jasa ojek daring, pasti sudah familiar dengan dua benda yang ditawarkan oleh sang pengemudi yaitu, masker dan penutup rambut. Pada artikel sebelumnya, Nyoozee telah membahas tentang kurang efektifnya dua benda tersebut, baik untuk menghindarkan dari paparan polusi udara, juga bagi kelestarian lingkungan.

Surgical mask yang banyak beredar biasanya terbuat dari kain tipis jenis non-woven. Kain non-woven adalah kain yang terbuat dari busa polypropylene berbentuk serat panjang. Nah, polypropylene ini merupakan bahan plastik yang bisa didaur ulang, tapi sayangnya non-biodegradable. Non-biodegradable maksudnya tidak dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme, sehingga memiliki kecenderungan untuk menimbulkan masalah lingkungan.

 

masker biodegradable via via jentrifiedcitizen.wordpress.com

surgical mask yang diberikan oleh para ojek daring via jentrifiedcitizen.wordpress.com

 

Masalah lingkungan seperti apa sih yang ditimbulkan dari bahan non-biodegradable ini?

Bagi para penumpang ojek online, masker yang diberikan oleh pengemudi biasanya hanya digunakan satu kali saja. Selain karena biasanya sudah terkena berbagai polutan selama perjalanan, penggunaan surgical mask pada dasarnya memang hanya dianjurkan untuk satu kali pemakaian. Kenapa begitu? Karena penggunaan surgical mask sebenarnya ialah untuk melindungi orang lain dari polutan yang mungkin dikeluarkan oleh penggunanya, bukan justru untuk melindungi pemakainya sendiri.

Nah, karena dianjurkan untuk dikenakan satu kali saja, banyak orang cenderung langsung membuang surgical mask setelah menggunakan. Otomatis, benda ini pun langsung jadi sampah. Sayangnya, karena komponen di dalamnya bukan berasal dari senyawa biologis, maka ia menjadi sampah yang sulit terurai oleh mikroorganisme. Bahkan ketika kamu sudah siap menggunakan satu surgical mask yang baru keesokan harinya, kamu tidak sadar bahwa sampah masker sebelumnya belum terurai dengan sempurna. Butuh waktu yang cukup lama agar sampah yang kamu hasilkan pada akhirnya teruraikan.

masker biodegradable veggietravels.blogspot.com

Sampah dari surgical mask ini tidak bisa terurai lho via veggietravels.blogspot.com

Karena waktu untuk membuat sampah ini benar-benar terurai belum dapat diprediksikan secara akurat, akhirnya tidak sedikit orang yang  memilih untuk membakar sampah tersebut. Inilah yang kemudian menjadikan masalah lain untuk lingkungan. Partikel-partikel dari bahan tersebut yang ikut terbakar beralih wujud menjadi dioksin di udara.

Dioksin adalah istilah untuk kelompok senyawa beracun yang berbahaya untuk makhluk hidup. Ketika manusia menghirup dioksin ini, maka biasanya sistem pernafasannya akan terganggu. Bagi lingkungan pun demikian. Ketika paparan dioksin mulai tinggi, maka ekosistem menjadi tidak seimbang lagi. Biosfer bisa rusak.

 

Lalu, masker seperti apa yang harus digunakan?

Untuk menghindari kerusakan lingkungan akibat sampah yang sulit diurai, kamu bisa memulainya dengan membatasi pemakaian terhadap surgical mask ini. Bahkan kalau bisa, berhenti. Kecuali kamu berada dalam kondisi darurat nan mendesak yang memaksa kamu menggunakan benda ini.

masker biodegradable via latinospost.com

Kalau kondisinya sangatlah darurat seperti saat mewabahnya virus MERS, tidak jadi masalah menggunakan ini via latinospost.com

Tapi sekalipun kamu terpaksa untuk menggunakan surgical mask, pilihlah yang komponen penyusunnya mengombinasikan zat-zat aditif alami untuk membuat sifat plastik (polypropylene) yang dikandungnya menjadi lebih mudah terurai. Beberapa teknologi seperti penambahan pati singkong, pati ubi kayu, dan beberapa tanaman lainnya telah dikembangkan untuk membuat polypropylene menjadi lebih mudah terurai.

Bersamaan dengan proses tersebut, pengujian menggunakan mikroogranisme pengurai pun secara berkala dilakukan. Alhasil, banyak polypropylene yang dinyatakan berubah sifat menjadi biodegradable. Namun sayang sekali, belum ada perbaikan komponen polypropylene untuk surgical mask di Indonesia. Di tanah air kita, perbaikan polypropylene baru diaplikasikan untuk plastik kemasan produk atau plastik untuk belanja.

Nah, sudah tahu kan kalau masker sekali pakai yang biodegradable sulit ditemukan di Indonesia? Jangan bilang kamu masih mau menggunakan yang jenisnya satu kali pakai. Toh, masker jenis ini pun tidak mampu melindungi kamu dari polusi udara yang kamu temui di jalan. Oleh sebab itu, Nyoozee menyarankan untuk beralih ke masker yang memang dirancang untuk melindungi sistem pernafasan, sekaligus dapat digunakan berkali-kali.

masker biodegradable via id.aliexpress.com

Contoh masker penyaring debu dengan material yang ramah lingkungan via id.aliexpress.com

Pilihlah masker penyaring debu yang nyaman untuk kamu kenakan sekaligus punya perlindungan yang baik untuk sistem pernafasanmu. Tidak perlu yang mirip masker anggota Damkar, yang perlindungannya ekstrim sehingga membuat hidung dan mulutmu terasa pengap. Kamu hanya perlu mencari masker penyaring debu yang terbuat dari kain microfleece atau polyurethane laminated (PUL). Kain ini lembut dan tidak terlalu tebal, bisa digunakan tanpa perlu membuatmu sesak.

Meskipun masker jenis ini tergolong tipis, tapi jangan remehkan kekuatannya menyaring debu dan kotoran. Kombinasi kain microfleece dan polyurethane laminated (PUL) ini biasanya sudah serta-merta mengandung lapisan penyaring debu dan kotoran yang cukup efektif. Meskipun demikian, jenis debu dan kotoran yang bisa disaring ialah zat padat yang berukuran antara 0,1 hingga 25 mikron. Ukuran tersebut ialah ukuran debu dan kotoran yang biasa kita jumpai di jalan.

 

Bagaimana merawat masker jenis ini? 

masker biodegradable via choice.com.au

Usahakan jangan menggunakan detergen ya! via choice.com.au

Jenis masker berbahan microfleece dan PUL ini bisa kamu cuci setelah beberapa kali pemakaian. Sangat disarankan untuk mencucinya dua kali dalam satu minggu. Tapi kalau kamu rasa masker ini sudah terpapar polusi yang cukup banyak, kamu bisa segera mencucinya kok. Hanya saja, perhatikan bahwa penggunaan deterjen sangat tidak dianjurkan. Sebagai alternatifnya, kamu bisa menggunakan sabun yang memiliki pH rendah untuk mencuci masker jenis ini.

 

Berapa lama masker ini dapat digunakan? 

Bila kamu memberikan perawatan yang tepat, masker biodegradable ini bisa tetap awet kok. Bahkan dapat digunakan efektif hingga satu tahun. Kenapa hanya satu tahun? Karena setiap proses pencucian dilakukan, bahannya akan menipis sedikit demi sedikit. Ketika kamu merasa bahwa masker ini sudah terlalu tipis untuk digunakan, segera saja ganti dengan yang baru.

Jangan khawatir masker ini akan menjadi sampah seperti surgical mask yang menimbulkan kerusakan lingkungan. Masker jenis ini biasanya juga mengombinasikan zat tambahan yang mudah terurai dalam proses produksinya. Tidak heran, harganya menjadi lebih mahal. Dengan kisaran harga sekitar dua puluh hingga tiga puluh ribu, kamu mungkin bisa menemukan masker jenis ini di pasaran. Tapi tetap lebih murah daripada harus membeli surgical mask setiap kali mau pakai kan?

masker biodegradable via chirpstory.com

Mungkinlah penyedia jasa ojek daring mau mengganti surgical mask dengan masker biodegradable? via chirpstory.com

Wah, coba bayangkan deh kalau semua orang memaksimalkan penggunaan masker jenis tersebut. Masalah lingkungan bisa sedikit demi sedikit diminimalisasi. Sayangnya, karena harga tersebut tampaknya cukup mahal, penyedia jasa ojek daring belum tentu mau memberikan masker ini secara cuma-cuma untuk pelanggannya.

Mungkin ini bisa jadi peluang untuk layanan ojek online ini menjual masker yang biodegradable. Setelah itu mereka bisa memberikan promo potongan harga kalau pelanggannya mengenakan produk masker biodegradable ini. Bagaimana menurutmu?

 


featured image via assets.inhabitat.com