5 Kebudayaan Khas Indonesia Yang Unik

Salah satu tujuan kita berplesir adalah mempelajari kebudayaan yang ada di daerah yang baru kita kunjungi. Seperti tata krama makan yang berbeda di setiap negara, misalnya. Atau sekedar ingin lihat ritual adat yang ada. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 13 ribu pulau, wajar saja jika Indonesia memiliki beragam tradisi dan budaya yang berbeda satu sama lainnya. Beberapa tradisi malah bisa disebut cukup unik dan aneh. Menjalankan kebudayaan yang sudah turun-temurun sejak zaman nenek moyang terdahulu, ini adalah sebagian dari kebudayaan khas Indonesia yang unik:

1. Debus

kebudayaan indonesia yang unik

via indonesianewsstand.com

Kebudayaan yang satu ini berasal dari Propinsi Banten. Debus merupakan bagian dari atraksi pencak silat, dimana pelaku debus akan melakukan atraksi pamer kekebalan tubuhnya dengan berbagai senjata tajam dan panasnya api.

Pada zaman dahulu, Debus sempat digunakan sebagai sarana memompa semangat juang rakyat Banten melawan penjajah Belanda pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651 – 1692. Hingga kini, masyarakat Banten masih melestarikan kebudayaan yang unik ini.

 

2. Tatung

via jepretter.wordpress.com

via jepretter.wordpress.com

Sedikit mirip dengan Debus, di Kalimantan Barat juga ada prosesi kebudayaan sejenis. Namanya Tatung. Dalam upacara Tatung, para pelakunya akan menunjukkan kemampuannya menahan rasa sakit.

Sedikit berbeda dengan Debus yang tidak mempan ditembus benda tajam, pelaku Tatung justru menembus dirinya dengan benda-benda tajam dan tetap bergerak normal seolah tidak merasakan kesakitan sama sekali.

 

3. Ma’Nene

kebudayaan khas indonesia yang unik

via nydailynews.com

Kebudayaan khas Indonesia yang unik berikutnya berasal dari Tana Toraja. Suku Toraja di Sulawesi Selatan ini mempunyai cara unik untuk menghormati keluarga mereka yang sudah meninggal. Mereka tidak mengenal cara penguburan di dalam tanah, melainkan membuatkan liang batu yang dipahat pada sisi tebing atau pada gua-gua alam.

Pada masa-masa tertentu sesuai hitungan adat, mereka akan mengeluarkan kembali jenasah yang sudah dibaringkan tersebut. Beberapa sudah berbentuk tulang belulang, walau ada juga yang berbentuk mumi walau sudah puluhan tahun meninggal. Dalam Ma’Nene, para keluarga akan berkumpul dan membersihkan jenazah dan diberikan pakaian baru.

 

4. Terunyan

via lajaladisa.tumblr.com

via lajaladisa.tumblr.com

Lain Toraja, lain lagi di Trunyan. Suku yang menempati Kecamatan Kintamani, Bali ini punya cara unik untuk menguburkan mayat bagi warganya. Adat mereka mengatur tata cara penghormatan terakhir bagi seseorang yang meninggal.

Ketika seseorang meninggal, jenazahnya akan ditutupi kain putih, diupacari lalu diletakkan tanpa dikubur di bawah pohon besar yang bernama Taru Menyan. Taru artinya pohon, dan Menyan berarti harum. Jenazah akan membusuk secara alami tanpa mengeluarkan bau busuk sama sekali.

 

5. Ikipalin

via elshinta.com

via elshinta.com

Masih berhubungan dengan penghormatan kepada kerabat yang meninggal, kebudayaan khas Indonesia yang unik berikutnya datang dari wilayah timur Indonesia, tepatnya di Wamena, Papua. Suku Dani penghuni asli wilayah ini melakukan ritual pemotongan jari untuk menghormati kerabat mereka yang meninggal.

Jari adalah simbol kebersamaan dan kebersatuan. Kehilangan seorang anggota keluarga berarti kehilangan jari. Mereka percaya luka hati atas kesedihan ditinggal keluarga yang meninggal baru akan sembuh jika luka di jari sudah sembuh dan tidak terasa sakit lagi.

 

Apakah kamu sudah pernah datang ke daerah-daerah di atas dan menyaksikan langsung ritual adat mereka? Bagaimana menurutmu?