Tenda Gantung Revolusioner Untuk Kemping yang Lebih Seru

Berwisata ke tempat yang sudah populer atau banyak penduduknya biasanya relatif lebih mudah mendapatkan akomodasi. Kamu bisa memesan hotel, motel, atau losmen sejak jauh-jauh hari. Kalaupun kelupaan memesan, kamu bisa keliling menanyakan penginapan ke warga sekitar ketika sampai di lokasi.

Lain halnya jika tempat yang jadi tujuan wisatamu masih terbilang alam liar. Menghadapi kondisi seperti itu kamu harus menyiapkan akomodasi sendiri berupa tenda. Selain yang didirikan di atas tanah, kini juga ada lho tenda yang dipasang menggantung.

Konsep tenda gantung ini adalah gabungan kenyamanan bersantai di atas tempat tidur gantung (hammock) serta keamanan di dalam tenda konvensional. Kalau kamu penasaran ingin punya, coba deh lirik dua merek tenda gantung level internasional berikut ini.

 

Flyingtent (7 Seconds to the Stars)

via kickstarter.com

via kickstarter.com

Tenda gantung Flyingtent merupakan produk startup asal Austria bernama Startraveller Equipment. Dalam penjelasannya di situs urun dana Kickstarter, kamu bisa melihat selain bisa dipasang menggantung, Flyingtent juga bisa dipasang di atas tanah layaknya tenda konvensional.

Bukan cuma itu, saat cuaca cerah, coba lepas bagian atasnya. Kamu sekarang punya hammock yang bisa kamu pakai leyeh-leyeh menikmati suasana. Dari yang tadinya cerah tiba-tiba cuaca berganti jadi hujan? Tidak perlu kuatir karena Flyingtent juga bisa kamu kenakan sebagai ponco.

Empat kegunaan sekaligus dalam satu produk. Praktis banget, kan.

Tenda Flyingtent yang punya 4 fungsi sekaligus via flyingtent.com

Tenda Flyingtent yang punya 4 fungsi sekaligus via flyingtent.com

 

Flyingtent juga punya nama lain 7 seconds to the stars. Itu karena saking praktisnya, kamu hanya butuh waktu tujuh detik untuk memasang tenda ini. Saat malam tiba, buka flysheet atau bagian penutup atasnya. Langit malam bertabur bintang terbentang di hadapanmu.

Oh iya, untuk memasang model tenda gantung, Flyingtent dilengkapi dengan dua sabuk yang masing-masing panjangnya 3 meter. Karena itu perlu kamu perhatikan, jarak ideal antar pohon untuk menggantung tenda ini adalah antara 2,5 sampai 6,5 meter.

 

 

Flyingtent ini cocok bagi kamu yang hobi solo travelling karena kapasitasnya pas untuk satu orang. Dengan berat hanya 1,2 kilogram, Flyingtent mampu menahan beban hingga 120 kilogram. Setelah selesai masa pre-order di Kickstarter, Flyingtent akan diproduksi massal dan dijual via online per Juli 2016. Harganya 319 dolar atau kira-kira 4,3 juta rupiah (dengan kurs 13.500).

 

Tentsile

via tentsile.com

Tenda Stingray via tentsile.com

Kalau butuh tenda gantung yang mampu menampung lebih banyak orang, berpalinglah ke Tentsile. Produsen perlengkapan outdoor asal Inggris ini punya produk tenda gantung yang bisa menahan hingga 3 orang.

Bedanya, Tentsile tidak mengklaim punya 4 fungsi seperti halnya Flyingtent. Tentsile lebih mengutamakan ketangguhan produk yang dimilikinya menghadapi beban yang lebih banyak.

Arsitek dan juga aktivis pencinta lingkungan, Alex Shirley Smith, adalah otak di balik produk-produk Tentsile. Ia prihatin dengan kondisi bumi yang semakin gersang karena pohon-pohon terus ditebangi secara serampangan.

 

Tenda Flite via tentsile.com

Tenda Flite via tentsile.com

Dalam pemikirannya, pohon akan tetap lestari jika manusia masih merasakan nilai praktis pohon tersebut. Karena itulah bersama dengan desainer Kirk Kirchev, mereka merancang dan membuat tenda gantung sebagai rumah pohon yang mudah dipindah-pindahkan.

Tentsile punya 4 produk tenda gantung, tapi yang paling jempolan dari antara semuanya adalah Stingray. Cukup cari tiga benda yang cukup tinggi dan kuat untuk menggantung, entah itu pohon, tiang, atau truk, tenda gantung ini sudah bisa dipasang. Model Stingray ini bisa menampung beban hingga 400 kilogram.

Bagian dalamnya terdiri dari tiga kompartemen yang dilengkapi jaring anti serangga. Flysheet atau bagian penutup atasnya bisa dibuka sehingga kamu bisa memandangi bintang di waktu malam. Untuk kembali menapak ke bumi, sabuk-sabuknya bisa dijadikan sebagai tangga pijakan.

 

Lengkapi dengan produk Tentsile lainnya, Trillium hammock, di bagian bawah tenda maka kamu akan mengubah tenda menjadi dua tingkat yang mampu menampung hingga enam orang.

Tenda-tenda gantung produk Tentsile dijual di situs resmi Tentsile. Rentang harganya mulai dari 350 dolar (4,7 juta) hingga yang termahal Stingray 650 dolar (8,7 juta).

 


featured image via tentsile.com