5 Model Tukang Ojek Online yang Mengantarmu


via jkt.life

Di kota-kota besar, masyarakat punya tuntutan untuk terus berpindah tempat. Sayangnya, hiruk pikuk kota yang bergumul dengan kemacetan sering membuat kita tidak bisa leluasa memenuhi tuntutan satu ini. Apalagi moda transportasi umum yang kedatangan dan keberangkatannya belum bisa diandalkan terkadang membuat kita telat.

Untungnya, sekarang ada jawaban untuk mengatasi hal ini. Layanan tukang ojek online hadir sebagai terobosan bagi siapapun yang ingin berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah dan cukup murah. Tanpa sadar, tukang ojek online pun jadi alternatif kebanggaan dengan iming-iming promo dan jangkauan yang semakin luas.

Bagi yang sedang keranjingan menikmati promo atau sekadar memanfaatkan terobosan, pastikan kamu tahu bagaimana saja model tukang ojek online yang mungkin kamu temui. Hal ini sih, agar kamu jadi terbiasa dengan karakter para pengemudi yang ada, seperti:

 

Driver Situasional

Seperti halnya teori kepemimpinan, model tukang ojek online ada juga lho yang tergolong situasional. Biasanya pengemudi situasional tidak menjadikan profesi ini sebagai penghasilan utamanya. Bahkan sebenarnya menjadi bagian dari tukang ojek online hanyalah hobi dan keisengan belaka. Atau ia hanya ikut-ikutan mendaftar agar tetap eksis di karang taruna. Bisa juga karena ia ingin terlibat dalam komunitas pesepeda motor dan memiliki sense of belonging.

Apa yang satu ini profesi utamanya adalah model? via instagram.com/kenniarya97

Apa yang satu ini profesi utamanya adalah model? via instagram.com/kenniarya97

Lalu apa profesi utamanya? Bisa jadi ia adalah seorang mantan perobek tiket TransJakarta. Karena sekarang semuanya sudah berbasis electronic ticketing, maka ia ingin mencari pekerjaan lain sebagai tukang ojek online. Bisa juga ia seorang mahasiswa yang mencari tambahan uang di akhir bulan atau hanya karyawan kantoran yang mencari teman sejalan selama perjalanan pulang.

Kurangnya jam terbang kadang membuat mereka terlihat kurang terbiasa. Tukang ojek online model ini bisa tiba-tiba ada di lokasi penjemputan tanpa mengabarimu. Ini karena mereka tidak terbiasa, malas, atau sebenarnya memang tidak ada pulsa untuk meneleponmu. Terkadang mereka juga nyasar saat mencari alamatmu. Tapi jangan khawatir, ada juga kok driver situasional yang memang sudah berbakat jadi tukang ojek online dari sananya.

Ini artis ftv yang part time jadi blu-jek kali ya? via merdeka.com

Ini artis ftv yang part time jadi blu-jek kali ya? via merdeka.com

 

Driver Motivasional

Salah satu model tukang ojek online yang setidaknya harus kamu temui sekali-kali dalam hidupmu adalah yang punya karakter motivasional. Model yang satu ini sebenarnya cocok sekali buat kamu yang hari-harinya selalu mendung atau masa depannya diprediksi penuh kesuraman.

Kalau diantar sama yang ini, jadi termotivasi nggak? via kaskus.co.id

Kalau diantar sama yang ini, jadi termotivasi nggak? via kaskus.co.id

Saat memberikan masker, pengemudi ini akan memaparkan fakta seputar infeksi saluran pernafasan dan memotivasimu untuk menjaga kesehatan. Saat memberikan penutup kepala, pengemudi ini tidak lupa juga menjelaskan seberapa penting arti penampilan dengan menata rambut. Kalau benar-benar niat, pengemudi satu ini bahkan bisa juga lho menunjukkan infografis tentang gaya potongan rambut yang cocok buatmu.

Selama perjalanan, ia mungkin juga akan bercerita tentang pengalaman hidupnya yang diharapkannya akan menjadi inspirasi untukmu. Dari masa sulit hingga sekarang bekerja sebagai driver ojek online, semua ia jabarkan demi menjadi sumber motivasi. Bahkan bisa jadi selama perjalanan, dia akan memotivasimu untuk menjadi salah satu pengemudi ojek online sepertinya. Keuntungan pertama, kamu tidak perlu menggunakan ojek online lagi. Keuntungan yang kedua, kamu bisa mendapat uang tambahan tentunya.

 

Driver Emosional

Model tukang ojek online yang satu ini memang berbeda dengan pengemudi level situasional dan motivasional. Tukang ojek online dengan karakter emosional biasanya akan menggunakan kecerdasan emosinya saat mengantarmu ke tujuan.

Kedengarannya keren sih, tapi hati-hati; karena terlalu emosional biasanya sang pengemudi akan curhat banyak selama perjalanan. Mulai dari bagaimana ia merintis karir hingga menjadi tukang ojek online, kondisi keluarganya, hingga isu-isu hangat di dunia ojek online yang mungkin tidak kamu tahu akan ia ceritakan.

via harnas.co

via harnas.co

Eh iya, tapi pengemudi model ini ada lucunya juga lho. Karena setiap medan perjalanan dihadapi dengan perasaan, kamu bisa menemukan respon tidak terduga setelah sampai di tempat tujuan. Contohnya saja, ia bisa tiba-tiba bilang, “Maaf ya, Mas. Perjalanannya jadi lama karena macet” atau “Maaf ya, Mbak. Langitnya mendung dan di tengah perjalanan jadi hujan”. 

Pokoknya tukang ojek online ini sering terhanyut suasana dan menghasilkan pernyataan yang agak melankolis. Harusnya sih ini tidak jadi masalah buat kamu, asal jangan sampai digombalin saja.

Tapi kalau digombalin sama yang ini sih boleh juga via pinterest.com

Tapi kalau digombalin sama yang ini sih boleh juga via pinterest.com

 

Driver Transformasional

Kalau yang satu ini, cukup tergolong unik. Tukang ojek online dengan model transformasional ini menggunakan cara-cara yang transformatif dalam memperlakukan pelanggannya. Ia banyak terinspirasi dari tayangan Moto GP dan Moto Cross. Karena itu tukang ojek online ini terkadang bisa tiba-tiba mengemudi layaknya pembalap kelas dunia.

Tapi jangan khawatir, tidak sedikit juga dari mereka yang telah berlatih trik-trik cepat mencapai tujuan. Ia akan menunjukkan manuver-manuver tercanggihnya selagi mengantarmu. Jika jalanan cukup sepi, ia akan membuatmu merasakan sudut kemiringan 45 derajat antara kakimu dengan jalanan di setiap tikungan.

Saran dari Nyoozee ketika kamu mendapatkan tukang ojek online seperti ini adalah selalu berpegangan, baik pada jok motornya dan juga pada doa-doa.

Kalau begini, monggo pegangan sama abangnya aja via news.webike.net

Kalau begini, monggo pegangan sama abangnya saja via news.webike.net

 

Driver Profesional

Karakter yang satu ini adalah karakter paling ideal dari tukang ojek online. Mudah sekali mengenali ciri-cirinya. Ketika pengemudi sudah di lokasi penjemputan, tracking statusnya langsung diubah menjadi ‘arrived’. Selanjutnya, ia pun akan melakukan verifikasi dengan menanyakan nama penumpang dan tujuan perjalannya. Sebenarnya ini untuk jaga-jaga sih, agar pengemudi tidak salah menjemput orang.

via googleusercontent.com

via googleusercontent.com

Tanpa perlu kamu minta, ia akan memberikanmu sepaket perlengkapan berupa masker dan penutup kepala. Di musim hujan, ia akan menyodorkan jas hujan sebagai perlengkapan ekstra. Jika kamu beruntung, dia juga akan menawarkan kamu satu plastik berisi tahu isi beserta cabai dan segelas air minum dalam kemasan gelas. Gratis!

Tidak hanya itu, dia pasti akan bertanya tentang preferensi jalan yang kamu inginkan. Kalau kamu galau dan bilang terserah, dia juga tahu lho rute dan medan terbaik untuk mencapai lokasi tujuanmu. Jikalau tidak tahu, ponsel pintar yang dipasang di lengan atau motornya akan memandunya mengantarmu. Pokoknya, dia benar-benar menjunjung tinggi nilai profesionalitas kerja di kalangan tukang ojek online deh!

via tempo.co

via tempo.co

Pengemudi model ini juga akan memberi informasi seputar promo ini dan itu agar kamu bisa terus memanfaatkan kehadiran tukang ojek online lewat obrolan selama perjalanan. Ketika kamu turun dari motornya, ia akan tersenyum ramah dan dengan sopan berkata, ‘Jangan lupa bintangnya ya…’.

 

Walau pengemudinya ganteng, jangan bonceng tiga dan lupa helm ya! via pinterest.com

Walau pengemudinya ganteng, jangan bonceng tiga dan lupa helm ya! via pinterest.com

 

Sebenarnya sih terlepas dari tukang ojek online seperti apa yang akan mengantarmu, pastikan untuk mengenakan helm, tidak berbonceng tiga, tidak lawan arus ataupun menerobos lampu merah ya!

 


Featured image via jkt.life