Halte Bus Di Kota Jepang Ini Berbentuk Buah Lucu


halte stroberi via maarui.seesaa.net

Selain terjebak macet, perkara menunggu bus bisa jadi juga membuat kamu gondok setengah mati. Sudah busnya tidak kunjung datang, halte tempat menunggu bus pun biasanya membosankan atau malah nggak nyaman.

 

Halte stroberi dan bus via asahi.com

Halte stroberi dan bus via asahi.com

 

Coba halte bus yang ada dibuat seperti di Kota Konagai, Jepang. Seenggaknya kamu bisa punya selingan aktivitas sembari menunggu bus yang datangnya lama sekali. Aktivitas selingan itu seperti misalnya, selfie?

 

Di dalam halte jeruk via chocoeri.exblog.jp

Di dalam halte jeruk via chocoeri.exblog.jp

 

Halte-halte bus di kota yang masuk prefektur Nagasaki ini memang cocok sekali buat jadi latar selfie. Bagaimana tidak, halte-halte ini bentuknya menyerupai buah raksasa. Macam buahnya pun bukan cuma satu, tapi lima. Ada melon, semangka, jeruk, stroberi, dan tomat.

 

Halte semangka via blogs.yahoo.co.jp/jpkdm257

Halte semangka via blogs.yahoo.co.jp/jpkdm257

 

Orang-orang bisa menunggu bus di dalam buah, eh halte ini. Di dalamnya sudah dibuatkan pula dudukan melingkar sebagai tempat menunggu. Selain itu supaya tidak jadi tempat yang gelap dan lembap, halte bus lucu ini juga punya jendela. Sinar matahari bisa menembus masuk ke dalam.

 

Halte tomat di suatu senja via chocoeri.exblog.jp

Halte tomat di suatu senja via chocoeri.exblog.jp

 

Halte bus lucu ini ditempatkan di 16 titik di sepanjang Kota Konagai. Asyiknya lagi, karena Kota Konagai berada di tepi Laut Ariake, kamu bisa numpang duduk di halte bus sambil memandangi matahari terbenam.

 

Peta lokasi halte via grapee.jp

Peta lokasi halte via grapee.jp

 

Percaya atau tidak, usia halte bus ini sudah cukup tua lho. Malahan bisa jadi lebih tua dari umurmu. Halte bus lucu ini sudah dibangun sejak tahun 1990, berarti usianya sekarang sekitar 26 tahun. Meski dibangun sudah cukup lama, tapi bentuknya masih tetap terlihat segar ya..

 

via crazy-kitch.tumblr.com

via crazy-kitch.tumblr.com

 

Halte bus ini dulu dibuat untuk menyambut Expo ’90, yakni Pameran Internasional Pertamanan dan Tumbuh-tumbuhan Hijau. Meski pameran tersebut diselenggarakan di Osaka, kota-kota lain di Jepang turut memeriahkan dengan caranya sendiri-sendiri. Bentuk partisipasi Kota Konagai adalah dengan membuat halte-halte bus yang lucu seperti ini.

 

Halte jeruk via blogs.yahoo.co.jp/jpkdm257

Halte jeruk via blogs.yahoo.co.jp/jpkdm257

 

Tapi mungkin kamu bertanya-tanya kenapa halte bus lucu ini bentuknya cuma terdiri dari lima macam buah? Kenapa tidak ada sirsak, delima, atau… durian? Atau kenapa tomat bukannya apel?

Alasannya sederhana saja. Desain halte berbentuk kelima buah tersebut karena buah-buah itu merupakan hasil utama industri perkebunan prefektur Nagasaki.

 

Halte melon via blogs.yahoo.co.jp/jpkdm257

 

Supaya tambah semarak, seorang pegawai balai kota Konagai bernama Tomita Kazuaki malahan membuat skuat khusus yang terinspirasi oleh keberadaan halte-halte bus lucu tersebut.

Setelah di tahun 2014 baru ada Melon Rangers, bulan Mei 2015 skuat Fruit Rangers yang terdiri dari kelima buah (melon, tomat, stroberi, jeruk, semangka), berhasil terkumpul. Para Fruit Rangers ini kelihatannya bakal menerima dengan senang hati ajakan bersalaman atau foto bareng.

 

Fruit Rangers via asahi.com

Fruit Rangers via asahi.com

 

Angkat jempol buat orang-orang Jepang kreatif sekali dalam mengelola kotanya. Selain Kota Konagai yang memanfaatkan halte-halte bus lucu sebagai identitas kotanya ini, sebelumnya Nyoozee juga pernah membahas Kota Kamikatsu yang menargetkan untuk jadi kota bebas sampah.

Pasti seru ya kalau kota-kota di Indonesia bisa mencontoh hal-hal kreatif semacam ini.

 


featured image via maarui.seesaa.net