Tulisan Absurd yang Kamu Temukan di Toilet Umum


Toilet Blues via www.indonesianfilmcenter.com

Ketika panggilan alam sudah tak tertahankan dalam perjalanan, biasanya pom bensin jadi hal pertama yang kebanyakan dari kita cari. Kenapa pom bensin? Karena di tempat itulah toilet umum, bilik penyelamat saat harus menuntaskan hajat, bersemayam. Nah, sewaktu kita menunaikan kewajiban ini di berbagai toilet umum, terkadang kita akan menemukan tulisan-tulisan absurd di dinding. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Ungkapan Cinta

Mbak Suzanna makan kembang, ai lopyu bang - via coffeeoriental.wordpress.com

Mbak Suzanna makan kembang, ai lop yu Bang – via coffeeoriental.wordpress.com

Si doi, pacar atau gebetan, menuntut ekspresi cinta yang lebih nyata. Senyata tinta pulpen untuk menuliskan template “(nama kita) LOVE (nama si doi)”. Ukiran dalam hati tidaklah cukup. Kita pun akhirnya mengukir tanda cinta di tempat-tempat lain, seperti pohon, lampu taman, atau dinding toilet. Cinta butuh tanda bukti katanya. Jadi kayak belanjaan gitu ya harus ada tanda bukti.

Biar lebih romantis sekaligus penuh pengabdian, bisa saja ada coretan gombal yang mengadaptasi lirik lagu Hymne Guru seperti ini:

Nama Eneng akan selalu hidup dalam sanubari Abang..

Akan Abang ukir di dalam hati Abang, sebagai prasasti terima kasih Abang ‘tuk pengabdian Eneng..

 

2. Sumpah Serapah

Kalau ini sumpah beneran - via blog.carionline.com

Kalau ini sumpah beneran – via blog.carionline.com

Mengekspresikan kemarahan tidak selalu bisa dilakukan di hadapan orang yang membuatmu marah. Kita bisa melampiaskan misuh-misuh ke teman atau mengadu di bahu pacar. Tapi ada lho jomlo yang bersandar di bahu jalan dan misuh-misuh ke dinding toilet. Media sosial terlalu mainstream, dan belum tentu bisa menyembunyikan identitas. Jadilah beberapa dari orang-orang ini menulis di dinding; mulai dari jenis hewan tertentu, bagian tubuh tertentu, sampai kegiatan tertentu.

Sumpah serapah ini seringkali membuat pedih dan gatal orang yang membacanya. Yang gagal melawan cobaan biasanya akan berlanjut ke poin di bawah ini.

 

3. Percakapan Anonim Tanpa Juntrungan

“Yang coret2 di sini ******”
“Lo juga ikutan nyoret2 *****”
“****** KALIAN SEMUA”
“***** ******* lo ****** dasar ****** *****”

Mungkin memang benar manusia punya kecenderungan yang tinggi untuk berkomentar tentang apapun. Apapun dikomentari, entah penting atau tidak. Mengomentari pun tak afdol kalau yang dikomentari tidak tahu. Kalau di media sosial sih ada kolom komentar yang memang sudah disediakan. Nah, kalau di dinding toilet, si tukang komentar ini akan berkomentar di bagian dinding yang cukup kosong untuk ditulisi.

Tidak penting sih meladeni coretan. Apalagi coretan sumpah serapah. Buat yang suka jahil berkomentar harus mulai belajar untuk menahan diri dan cuma jadi silent reader. Nggak kelihatan eksis sih, tapi demi kedamaian di dinding toilet, sikap seperti itu harus ditegakkan.

 

4. Sontekan

bikin sontekannya di otak aja jangan di kertas - via it.avatar-nusantara.com

Bikin sontekannya di otak aja jangan di kertas – via it.avatar-nusantara.com

Sebenarnya membuat sontekan di dinding WC adalah jurus kuno. Sekarang sudah jamannya teknologi. Kertas ada, tisu pun juga. Kenapa juga harus dinding ya? Mungkin sisa-sisa angkatan lama.

Bisa jadi asal muasalnya seperti ini. Membuat sontekan di meja tempat duduk kan lebih mudah terlihat, potensi ketahuannya lebih tinggi. Lalu ada yang punya ide cemerlang untuk menulis di dinding WC. Dinding WC jadi pilihan karena mungkin kalau ditulis di kertas atau diselipkan, sontekan jadi mudah hilang. Trik ini akan efektif kalau sekolah tersebut pengawasannya tidak terlalu ketat. Sisi buruknya, adalah kalau dinding toilet jarang dibersihkan, sontekan ini akan jadi prasasti kenangan untuk generasi selanjutnya.

 

5. Iklan

Foto oleh Agan Harahap via fast-dsign.com

Foto oleh Agan Harahap via fast-dsign.com

Tidak hanya kolom komentar akun Instagram artis saja yang penuh dengan iklan absurd. Dinding toilet juga demikian. Mulai dari iklan pembesar ini itu, pengobatan alternatif, hingga kursus bahasa asing ada di dindingnya. Mengiklankan diri pun termasuk, biasanya bentuknya nama dan nomor telepon. Entah itu punya sendiri atau punya teman, iseng atau memang serius. Seriusan kesepian.

Tidak ada yang tahu apakah penempatan iklan di dinding toilet umum itu efektif atau tidak. Meski begitu mungkin ada yang mau menggabungkan keduanya; mengiklankan akun instagram di dinding toilet? Jangan lupa foto #OOTD dulu dalam biliknya biar afdol.

 

6. Kalimat Perintah yang Kurang Masuk Akal

bila ku mati, kau juga mati - via blog.carionline.com

Bila ku mati, kau juga mati – via blog.carionline.com

Toilet umum dipakai oleh orang dari bermacam-macam kalangan. Ada yang peduli dengan kebersihan, ada juga yang seenaknya ngeloyor pergi sesudah menuntaskan misi. Toh, yang penting bayar.

Untuk mengingatkan orang-orang golongan terakhir, biasanya muncul peringatan-peringatan yang dibuat oleh pengelola toilet umum. Jenis peringatan ini pun terbagi lagi. Ada yang pakai bahasa sederhana dan wajar, ada juga yang pakai kalimat perintah tidak masuk akal.

 

Biarpun sudah banyak tulisan absurd di toilet umum yang kita kunjungi, tidak perlulah ikut-ikutan. Biar bagaimanapun, toilet umum adalah fasilitas yang harus dijaga bersama. Kalau mau coret-coret, coret-coret saja di kertas lalu kita warnai. Daripada mahal-mahal beli buku mewarnai yang sedang nge-hits itu.

Bagikan di kolom komentar deh, apa tulisan terabsurd yang pernah kamu lihat di toilet umum?

 


Featured image via www.indonesianfilmcenter.com