XXX Impact: Kombinasi dan Eksplorasi 3 Musisi dalam Fusion Beat

xxx impact

Merasa ingin mengeksplorasi musik dan kemampuan mereka lebih jauh, Berry (vokal), DJ Slide (turntable/sequencer), dan Webz (drum) bergabung dalam sebuah bendera baru bernama XXX Impact (baca: Triple X Impact). Kamu mungkin saja mengenal Berry dan Webz sebagai vokalis dan drummer band Saint Loco. Tapi siapa DJ Slide?

Kamu yang menjadi bagian dari #Generasi90an mungkin saja akrab dengan nama 7 Kurcaci, sebuah band rap yang naik daun di era 1990-an. Slide adalah DJ yang bergabung dengan 7 Kurcaci di tahun 2012. Lalu mau apa ia dan kedua personel lainnya dengan XXX Impact?

Di tengah menurunnya tren band dalam musik Indonesia, sebenarnya mendirikan band  dengan nama yang sulit dibaca lidah Indonesia adalah langkah yang berani. XXX Impact mengakui bahwa sejak awal pembentukan mereka sudah siap jika pasar Indonesia butuh waktu untuk menerima mereka.

Dengan aliran musik yang mereka sendiri belum bisa rangkumkan, XXX Impact memilih menyederhanakannya menjadi sebuah istilah: Fusion Beat. Mereka tidak membatasi aliran musik yang akan mereka bawakan di panggung, selama memiliki beat yang enak dan bisa mengajak orang lain bergoyang.

Di sebuah studio di bilangan Jakarta Selatan, Nyoozee mendapatkan kesempatan untuk mengintip langsung latihan mereka. Nyoozee mencatat mereka membawakan dengan santainya beberapa lagu berbeda dengan sebuah benang merah.

Tidak kurang terdapat Crazy in Love (Beyonce feat Jay Z), Jump Around (House of Pain), dan lagu milik Saint Loco sendiri, Hip Rock, dalam susunan lagu mereka. Benang merahnya? Beat kencang dan vokal berupa rap.

Sepanjang latihan, Slide bertanggung jawab pada bebunyian dari sequencer dan turntable sementara Webz akan mengisi dengan ketukan drum yang groovy. Sementara itu Berry menunggu selesainya intro sambil menghafalkan lirik. Ketika saatnya tiba, Berry akan mulai menjajalkan suaranya, sesekali dibantu Slide untuk backing vocal.

“Awalnya saya dan Webz iseng membuat proyek ini untuk kebutuhan off-air. Hanya dengan turntable yang masih menggunakan vinyl (piringan hitam) dan juga dibantu seperangkat alat elektronik khas DJ modern serta drum, kami merasa membutuhkan seseorang pada bagian vokal. Tidak perlu mencari terlalu jauh, Berry adalah pilihan awal dan tepat untuk posisi ini,” cerita Slide tentang awal pembentukan band XXX Impact.

Hebatnya lagi, salah satu lagu mereka terpilih menjadi lagu tema dari sebuah komik asal Indonesia, bernama Baladeva. XXX Impact menciptakan sebuah lagu yang berjudul sama dengan komik ini.

 

xxx impact

Webz, Berry, dan Slide di sela sesi latihannya -by xxx impact

 

Ke depannya, XXX Impact berencana membuat sebuah mini album yang berisikan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri. Mereka akan menggunakan 2 bahasa dalam album ini, bahasa Indonesia dan Inggris. Keputusan menggunakan 2 bahasa ini disebabkan sejak awal mereka sudah mengincar pasar musik yang lebih luas.

Melihat penonton musik Indonesia yang saat ini hanya terpapar jenis musik yang itu-itu saja di televisi, Nyoozee sempat bertanya adakah bentuk edukasi yang dilakukan XXX Impact dalam karya mereka. Berry menjawab: “Kami percaya edukasi yang baik adalah dengan melakukannya langsung. Ini adalah realisasi mimpi kami. Khususnya untuk generasi yang sekarang, kami berharap XXX Impact bisa menginspirasi mereka untuk berani mengeksplorasi diri dan kemampuan mereka.”

Tapi melihat ketukan lagu mereka yang terlalu cepat untuk dibuat tarian kucek-kucek-jemur-jemur ala penonton bayaran di acara musik televisi, Nyoozee hanya berharap mereka suatu saat tidak menciptakan lagu khusus untuk dijadikan theme song bagi barisan penonton bayaran pagi hari itu.

Penasaran seperti apa jadinya musik XXX Impact? Kenal lebih dekat dengan mereka di akun twitter @xxximpact dan instagram @x.x.x.impact untuk mendapatkan informasi jadwal tampil mereka.