Ubuntu: Sistem Operasi Alternatif Gratis


Sistem operasi merupakan satu hal yang paling penting ada di peralatan elektronik kita. Peralatan seperti komputer, laptop, dan smartphone sangat membutuhkan sistem operasi untuk menjembatani pengguna dengan perangkat keras yang ada.

Kalau bicara sistem operasi smartphone, kita bisa lancar menyebut Android dan iOS. Namun jika bicara sistem operasi komputer, banyak orang pasti hanya tahu Windows. Padahal tidak hanya itu.

Memang tak bisa dipungkiri Windows berhasil memonopoli sistem operasi komputer berkat kesederhanaan yang disajikan kepada pengguna. Sayangnya harga lisensi sistem operasi Windows sebenarnya cukup mahal.

Sebagai alternatif, ada juga loh sistem operasi yang gratis bernama Ubuntu. Apa itu Ubuntu? Benarkah sistem operasi Ubuntu gratis? Yuk simak pembahasan Nyoozee berikut:

 

Sistem Operasi Gratis Berbasis Linux

Apa itu Ubuntu? Ia adalah sistem operasi alternatif berbasiskan Linux dengan tampilan yang cantik.

via webupd8.org

Jika kamu bertanya apakah betul sistem operasi Ubuntu gratis? Jawabannya ya. Tentu saja! Semua itu tak lain dan tak bukan karena sistem operasi Ubuntu berbasis kepada Linux. Linux ini adalah sumber terbuka alias open source.

Sifat open source pada Linux membuat sistem Ubuntu dapat ditambahkan, dikurangi, dan dimodifikasi oleh siapapun; personal ataupun korporat. Penggunanya yang berasal dari berbagai kalangan, menambah banyak kontribusi kode pengembangan sistem operasi Ubuntu.

Alhasil, Ubuntu jadi gratis sampai saat ini. Sedikit banyak, ini berkat adanya bantuan kerja sukarela berbagai kalangan personal dan/atau korporat. Mereka banyak membantu, baik untuk memperbaiki bug, serta menambah atau memberi ide fitur baru.

 

Stabil Berkat Dukungan Canonical

Apa itu Ubuntu? Ia adalah sistem operasi alternatif berbasiskan Linux dengan tampilan yang cantik.

Mark Shuttleworth. via hotdigitalnews.com

Meski sifatnya open-source, proyek Ubuntu diinisiasi dan dipelihara oleh sebuah perusahaan asal Inggris, Canonical.Ltd. Perusahaan ini adalah milik pengusaha asal Afrika Selatan bernama Mark Shuttleworth.

Kata ubuntu berasal dari bahasa Afrika Selatan yang berarti “the belief in a universal bond of sharing that connects all humanity“, kepercayaan akan sebuah ikatan universal dari kegiatan berbagi yang menghubungkan seluruh kemanusiaan. Ubuntu pun menjadi proyek dengan maksud agar semua pemilik komputer bisa memanfaatkan sistem operasi secara gratis.

Harga Ubuntu yang gratis tak lantas membuat Ubuntu menjadi sebuah sistem operasi yang asal-asalan. Tak perlu khawatir dengan masalah stabilitas, sebab selalu ada pembaharuan berkala untuk memperbaiki bug tertentu.

Ubuntu pun rajin merilis update besar yang dibagi ke dalam dua versi. Ada versi LTS, dengan dukungan pembaruan sampai dengan 5 tahun; dan rilisan biasa dengan dukungan pembaruan selama 9 bulan.

 

Mudah Digunakan dengan Desktop Unity

Apa itu Ubuntu? Ia adalah sistem operasi alternatif berbasiskan Linux dengan tampilan yang cantik.

Tampilan depan sistem operasi Ubuntu dengan desktop Unity. via wikipedia.org

Banyak orang yang bilang kalau menggunakan sistem operasi berbasis Linux itu sulit. Tetapi tidak begitu halnya dengan Ubuntu. Sistem operasi Ubuntu menggunakan sistem user-interface bernama Unity. Di bagian atas desktop Unity terdapat top-bar yang menyimpan informasi-informasi seperti jam dan tanggal, wi-fi, bluetooth, pengaturan suara, serta berbagai ikon pemberitahuan lainnya.

Desktop Unity memiliki tampilan layaknya sistem operasi lainnya. Satu hal yang membedakan adalah kehadiran launcher default di sisi kiri layar. Fungsi launcher kurang lebih seperti fungsi dock pada sistem operasi Mac OS. Bedanya ada tombol launchpad yang bisa digunakan untuk mencari aplikasi yang terpasang. Tombol ini juga bisa untuk mencari kata kunci di internet.

 

Multifungsi dengan Aplikasi-Aplikasi Open Source

Apa itu Ubuntu? Ia adalah sistem operasi alternatif berbasiskan Linux dengan tampilan yang cantik.

Main game di Linux Ubuntu? Siapa takut! Diunggah oleh Protech via Youtube.com

Salah satu ketakutan orang-orang menggunakan Linux Ubuntu adalah masalah kompatibilitas sistem operasi Linux dengan aplikasi-aplikasi yang familiar kita gunakan. Tenang saja. Pada kenyataannya, hal-hal yang standar kita lakukan pada sistem operasi Windows juga bisa dilakukan di sistem operasi Ubuntu kok.

Mau browsing? Ubuntu sudah menyematkan peramban Firefox secara default. Mau melakukan kegiatan office? Ubuntu juga menyematkan Libre office suite secara default. Menyunting gambar? Ada aplikasi GIMP yang bisa digunakan secara gratis. Main game? Steam sekarang sudah mendukung sistem operasi berbasis Linux. Ya, jadi Dota 2 pun sekarang bisa dimainkan di Linux.

Makanya, tak perlu khawatir lagi dengan masalah kompatibilitas ketika menggunakan Ubuntu. Beda halnya sih jika kamu seorang professional yang butuh perangkat lunak tertentu untuk pekerjaanmu. Adobe Photoshop, contohnya.

 

Sebagai tambahan informasi, pada 21 April ini Ubuntu juga baru merilis Ubuntu terbaru versi 16.04 dengan nama Xenial Xyrus loh. Versi ini masuk ke dalam versi LTS (Long Term Support) yang akan menjamin kestabilan sistem operasi Ubuntu sampai 5 tahun ke depan!

Bagaimana? Tertarik menggunakan Ubuntu? Harganya yang gratis dan bisa memenuhi fungsi-fungsi standar membuat Ubuntu jadi solusi pintar sistem operasi komputer!

 


Featured image by Debshikha Banerjee via plus.google.com


url: "http://www.nyoozee.com/", data: { top_ten_id: 22600, top_ten_blog_id: 1, activate_counter: 11, top10_rnd: (new Date()).getTime() + "-" + Math.floor(Math.random() * 100000) }