Desain Keren Konsol Game untuk Menyambut Tahun Baru Imlek

Momen Tahun Baru Imlek kali ini, tidak cuma dirayakan oleh orang-orang yang punya darah Tionghoa saja lho. Soalnya, perusahaan konsol game asal Amerika, Xbox, juga ikut merayakan Tahun Baru Imlek.

Anak perusahaan Microsoft tersebut menyambut Tahun Baru Imlek dengan cara menggandeng seniman dari Tiongkok, Taiwan, Singapura, dan Hongkong untuk mendesain ulang tampilan fisik Xbox One. Temanya tentu tidak jauh-jauh dari kemeriahan dan kebersamaan yang selalu hadir di perayaan Imlek. Para seniman tersebut diberi kebebasan dan waktu selama satu bulan untuk menyulap Xbox One menjadi sebentuk karya seni.

Bentuk akhirnya unik-unik deh. Kalau tidak percaya, lihat saja di bawah ini.

 

CandyBox via news.xbox.com

CandyBox via news.xbox.com

Imlek identik dengan makanan yang manis-manis. Ide itulah yang dipakai oleh Ar To, ilustrator dan desainer grafis asal Hongkong. Desain konsol game Xbox buatannya mirip seperti kotak seserahan. Koin-koin coklat ala jajanan anak SD diletakkan di sekelilingnya. Yummy

 

Good Fortune Monkeys via news.xbox.com

Good Fortune Monkeys via news.xbox.com

Desain konsol game Xbox yang satu ini seluruhnya dibuat dari Lego. Kreatornya, Tzu-Yu Chao dan Chang-Yi Ho dari Taiwan memang sudah dikenal sebagai seniman Lego. Kita bisa melihat sepasang monyet membawa buah persik dan angpau dalam desain mereka ini. Tidak ketinggalan, ada juga petasan dan lampion yang menambah keriaan Tahun Baru Imlek.

 

Big Fortune via news.xbox.com

Big Fortune via news.xbox.com

Zoie Lam, perancang busana asal Hongkong menjadikan buah jeruk sebagai inspirasi desainnya. Tiap Tahun Baru Imlek, buah jeruk memang pasti selalu ada. Itu karena pelafalan jeruk dalam bahasa Mandarin mirip dengan lafal kata “keberuntungan.”

Hanya saja dalam desainnya ini, Zoie menggambarkan jeruknya berbentuk kotak. Lho kok jeruk kotak? Jeruk kotak dibuat sebagai simbolisasi menerobos aturan lama serta menciptakan situasi yang baru di tahun yang baru. Ada-ada saja ya…

 

Monkey Ear, Monkey Year via news.xbox.com

Monkey Ear, Monkey Year via news.xbox.com

Menurut penanggalan China, tahun 2016 ini merupakan Tahun Monyet Api. Nah karena itulah, konsol game Xbox rancangan desainer Taiwan, Kevin Chou, ini dibuat menyerupai monyet. Lingkaran di kiri kanan itu telinganya dan bentuk melengkung di belakang itu ekornya. Panel pengendalinya berwarna kuning, warna pisang.

 

What the Luck via news.xbox.com

What the Luck via news.xbox.com

Penyanyi dan desainer asal Hongkong, Jan Curious mengambil inspirasi dari konsep dualisme China, Yin dan Yang. Warna hitam dan putih melambangkan langit dan bumi. Tidak lupa ada banyak motif monyet bertebaran, perlambang tahun ini adalah tahun monyet.

 

Gold Sand Ingot via news.xbox.com

Gold Sand Ingot via news.xbox.com

Melihat desain konsol game rancangan Song-Kuan Wang asal Taiwan ini pasti mengingatkanmu dengan patung dan arca khas Tiongkok. Kalau kamu perhatikan, kamu juga bisa melihat bentuk menyerupai koin kuno Tiongkok. Itu tentu saja menyimbolkan rezeki dan kemakmuran yang diharapkan terus melimpah di tahun ini.

 

Monkey Mountain via news.xbox.com

Monkey Mountain via news.xbox.com

Duo desainer asal Hongkong, Graphic Airlines, mengambil konsep dari lokasi wisata alam yang terkenal di Hongkong. Mereka membuat miniatur Monkey Mountain, nama tempat tersebut, di atas konsol Xbox. Pesannya kira-kira daripada harus pergi ke Monkey Mountain, kenapa tidak Monkey Mountain-nya saja yang dihadirkan di rumah.

The Forbidden X via news.xbox.com

The Forbidden X via news.xbox.com

Seniman asal Tiongkok, Cay Kou, merancang konsol game Xbox dengan mengambil inspirasi dari arsitektur, pahatan, dan lukisan yang ada di Kota Terlarang. Kompleks Kota Terlarang yang terletak di tengah-tengah Kota Beijing, dahulu kala digunakan sebagai tempat tinggal raja beserta seisi keluarganya. Desain Cay Kuo ini juga memvisualisasikan ketegangan antara kekuatan dan batasan, hal-hal yang pasti dihadapi para gamers sewaktu bermain.

 

Monkey Shrine via Facebook Page Xbox Singapore

Monkey Shrine via Facebook Page Xbox Singapore

Ilustrator asal Singapura, Lydia Yang, membuat altar konsol game dengan warna dominan biru cerah. Di pinggir altar tersebut berbaris monyet-monyet berwarna emas, biru, dan putih. Warna-warna tersebut merupakan warna keberuntungan bagi orang-orang yang lahir di tahun monyet.

 

 

Sayangnya, semua konsol yang desainnya unik-unik ini tidak dijual untuk umum. Pihak Xbox menjadikan konsol-konsol artsy ini sebagai hadiah untuk suatu kompetisi khusus untuk gamers Tiongkok, Hongkong, Taiwan, dan Singapura. Satu hal lagi, konsol ini tidak bisa dimainkan. Jadi, ya cuma akan berakhir sebagai pajangan.