Geographic Information System (GIS) dan Pemanfaatannya yang Dekat dengan Kehidupan


via kln.ac.lk

Sebelum melakukan perjalanan, biasanya kamu akan memikirkan cara-cara efisien untuk sampai ke tujuan. Misalnya, untuk pergi ke kantor, kamu akan mempertimbangan jarak, rute, dan kepadatan kendaraan dari tiap jalan yang kamu lewati. Tentu pertimbangan itu bertujuan untuk membuatmu sampai di kantor tepat waktu, tidak melenceng jauh dari yang kamu perkirakan.

Secara tidak sadar, kamu telah membuat keputusan berdasarkan pertimbangan geografis. Pengalaman atas informasi ‘permukaan bumi’ yang telah kamu rasakan membuatmu, secara alamiah, bisa menentukan pilihan. Pikiranmu membentuk sebuah sistem tersendiri, yang bisa kamu pergunakan untuk kepentingan sendiri.

GIS juga bekerja seperti itu. Geographic Information System ini seperti otak yang merekam semua kenampakan dan kejadian yang ada di permukaan bumi dalam bentuk data spasial. Bedanya, data-data itu kemudian diolah dan dileburkan dalam sebuah program komputer untuk diwujudkan dalam sebuah tampilan berbentuk peta, yang bisa digunakan oleh banyak orang.

Jadi, suatu program komputer bisa dinamakan GIS jika ia sudah berbentuk peta yang mengandung berbagai informasi kompleks dan generik, yang menghubungkan informasi antarlokasi. Itulah yang membedakannya dengan GPS (Global Positioning System)yang merupakan bentuk spesifik dari pemanfaatan GIS. Sebetulnya, definisi GPS hanya sebatas memberikan informasi lokasi, tidak lebih. Banyak orang yang menganggap peta navigasi adalah teknologi GPS. Akan tetapi lebih tepat bila itu disebut sebagai GIS yang menggunakan teknologi GPS.

Ada banyak sekali pemanfaatan GIS dalam kehidupan sehari-hari. Saking dekatnya, barangkali kamu tidak menyadari bahwa kamu sering menggunakan beberapa di antaranya, atau setidaknya kamu pernah mengenalnya. Makanya, berikut ini Nyoozee beri tahu beberapa pemanfaatan GIS yang dekat denganmu.

 

Merencanakan Rute Transportasi

Kemacetan lalu lintas menjadi momok mengganggu yang tidak bisa terduga datangnya. Seringkali kemacetan membuat rencanamu janjianmu gagal. Tapi ternyata ada alternatif untuk menghindari kemacetan. Melalui tampilan peta lalu lintas real time, kamu bisa menentukan sebaiknya lewat jalan mana agar terhindar dari macet.

Tampilan aplikasi Lewat Mana - via techinasia.com

Tampilan aplikasi Lewat Mana – via techinasia.com

Saat ini ada berbagai aplikasi smartphone yang menyediakan informasi lalu lintas secara real time, seperti Lewat Mana. Aplikasi ini memberikan informasi lalu lintas langsung melalui CCTV dan live tweets dari para penggunanya. Informasi itu yang kemudian dimasukkan ke dalam peta sehingga menjadi rekomendasi rute yang bisa dilewati. Google Maps dan Waze juga punya informasi semacam ini, dan cukup merepresentasikan kondisi sebenarnya di jalanan.

 

Memantau Transportasi Publik

Teknologi GIS yang semakin canggih memudahkanmu memantau transportasi publik untuk efisiensi perjalanan. Dalam berbagai aplikasi smartphone yang tersedia, kamu bisa melihat peta, jadwal, dan posisi transportasi publik yang biasa kamu gunakan. Komutta adalah salah satu aplikasi yang menyediakan informasi lengkap transportasi publik di Jakarta, seperti Commuter Line, Transjakarta Busway, Kopaja, dan Metromini. Komutta juga memungkinkan pengguna untuk menandai rute yang sering mereka lalui.

Tampilan aplikasi Komutta - via melbapamungkas.blogspot.com

Tampilan aplikasi Komutta – via melbapamungkas.blogspot.com

Selain itu ada juga beberapa aplikasi transportasi publik lain seperti info KRLBuspot Transjakarta, dan Busway Transjakarta. Semuanya memiliki data spasial yang diproses melalui GIS.

 

Menemukan Lokasi Terdekat

Suatu waktu kamu mungkin pernah ingin pergi ke cafe, tetapi tidak tahu gerai mana yang paling efisien untuk kamu datangi. GIS bisa membantumu menentukan pilihan. Sederhananya, kamu bisa menggunakan Google Maps dan mengetik kata cafe, maka kamu akan menemukan beberapa opsi lokasi sebelum kamu menekan enter. Biasanya, urutan teratas adalah untuk yang paling dekat, sementara yang terjauh di daftar paling bawah.

cukup mengetik kata cafe, kamu akan diberi beberapa opsi terdekat - via maps.google.com

Cukup dengan mengetik kata cafe, kamu akan diberi beberapa opsi terdekat – via maps.google.com

Bisa juga kamu menyebut nama cafe yang kamu maksud di mesin pencari. Kalau sekiranya cafe itu punya banyak cabang, secara otomatis kamu akan diberi pilihan lokasi terdekat.

 

Ada Apa di Area Sekitarmu?

Saat kamu menjadi mahasiswa baru di sebuah kampus atau karyawan baru di sebuah perusahaan, sangat penting untuk mengetahui fasilitas publik yang ada di sekitarmu. Teknologi GIS bisa membantumu melihat area sekitar tanpa perlu bertanya pada orang lain.

tampilan peta Kampus UI Depok http://simak.ui.ac.id/peta-kampus-depok.html

tampilan peta Kampus UI Depok – via http://simak.ui.ac.id/peta-kampus-depok.html

Universitas Indonesia adalah salah satu instansi yang menerapkan sistem semacam ini. Dengan menggunakan kanal MapsMarker.com, UI membuat peta area Kampus Depok. Peta itu menyediakan informasi lokasi fasilitas publik seperti gedung-gedung penting, kantin, bank, lapangan parkir, halte bus, hingga stasiun. Peta ini konon dikhususkan bagi mahasiswa baru yang belum paham area kampus yang terbilang luas.

 

Pemilihan Lokasi Bisnis Baru

GIS untuk pemilihan lokasi biasanya dipakai oleh pengusaha yang ingin membuka bisnis baru. Membangun toko bisa jadi memusingkan kalau dilakukan tanpa pertimbangan matang. GIS membuat rumitnya pemilihan lokasi menjadi lebih mudah. Kamu tidak perlu mondar-mandir mengelilingi kota. Minimal setelah mencari data-data demografi dan sosial ekonomi sekitar, kamu bisa mengolahnya ke data spasial.

Pemodelan lokasi toko buku baru di San Fransisco - via seanccartogskills.blogspot.com

Pemodelan lokasi toko buku baru di San Fransisco – via seanccartogskills.blogspot.com

Gambar di atas bisa menjadi contoh yang baik tentang pemanfaatan GIS untuk pemilihan lokasi bisnis. Peta itu menggunakan data kepadatan penduduk (titik merah dan hijau) dan angka penjualan (titik biru tua), yang kemudian diolah menjadi peta analisis pemasaran. Dengan cara itu bisa dipilih tawaran lokasi baru untuk toko buku berikutnya (ditunjukkan titik kuning).

 

Mendeteksi Perubahan Lingkungan

Perubahan lingkungan dalam kurun waktu tertentu bisa dideteksi menggunakan teknologi GIS. Contohnya, dengan menggunakan citra satelit, kamu bisa mendapat data perubahan vegetasi lahan, aliran sungai, atau perkembangan permukiman. Dari citra satelit dalam beberapa periode itu bisa diolah menjadi peta informatif seperti gambar di bawah ini.

Perubahan hutan alam di Kalimantan - kitadankota.wordpress.com

Perubahan hutan alam di Kalimantan – via kitadankota.wordpress.com

Selain tutupan lahan, kamu juga bisa memantau perubahan lain yang terjadi di permukaan bumi, seperti pantauan banjir Jakarta yang dilakukan BPPT, sebaran titik panas nusantara oleh BNPB, dan pantauan gempa bumi terkini oleh BMKG.

 

Itulah beberapa pemanfaatan GIS yang tanpa kamu sadari sering kamu gunakan. Nyoozee merasa kamu perlu untuk menambah pemahaman tentang teknologi spasial yang kian hari semakin canggih. Tentu supaya kamu bisa lebih efisien dalam memanfaatkan waktu. Atau, paling tidak, teknologi spasial akan meminimalisir risiko kamu untuk tersasar di jalan.

 


Featured Image via kln.ac.id