Joule Caffeine Bracelet, Dapatkan Energi Tanpa Minum Kopi


Joule Caffeine Bracelet via mentalfloss.com
via mentalfloss.com

Bukan teknologi namanya kalau tidak dirancang untuk menjawab berbagai permasalahan hidup manusia. Mungkin inilah yang menjadi latar belakang kemunculan Joule Caffeine Braceletsebuah gelang yang didesain untuk menjawab pertanyaan tentang cara mendapatkan energi selain dari segelas teh atau kopi di pagi hari. Juga pertanyaan tentang cara yang lebih efisien untuk kembali konsentrasi tanpa perlu antri demi secangkir minuman berkafein.

Mungkin ide ini masih cukup abstrak di dalam pikiranmu. Bagaimana bisa sebuah gelang memberikan energi layaknya segelas teh atau secangkir kopi?

 

Apa sih sebenarnya Joule Caffeine Bracelet?

Joule Caffeine Bracelet via indiegogo.com

via indiegogo.com

Dari namanya, kamu pasti sudah tahu bahwa benda ini adalah sebuah gelang.  Tapi tentu bukan sembarang gelang, karena ada tambahan kata ‘Joule’ dan ‘Caffeine’ di depannya. Nah, mari mengenal benda ajaib ini lebih lanjut.

Joule Caffeine Bracelet adalah sebuah gelang dengan tambalan berperekat semacam koyo berisi senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal. Bila menempel di kulit, senyawa ini akan secara otomatis meresap masuk ke aliran darah tubuh manusia.

Sesuai dengan kata ‘Joule’ yang berarti adalah satuan untuk energi, gelang ini memang diciptakan untuk memberikan energi kepada pemakaiannya. Energi yang dimaksud adalah energi yang muncul karena rangsangan psikoaktif dari senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal tersebut. Sebenarnya senyawa kimia ini punya nama populer yang tentu sudah familiar di telingamu, yaitu kafein.

Nah, sekarang kamu jadi paham kan kenapa gelang satu ini dinamakan Joule Caffeine Bracelet?

 

Bagaimana cara kerjanya?

Joule Caffeine Bracelet via indiegogo.com

Transdermal patch yang digunakan oleh Joule Caffeine Bracelet untuk mentransmisikan kafein ke aliran darah via indiegogo.com

Joule Caffeine Bracelet menggunakan transdermal patch untuk mentransmisikan kafein ke dalam tubuh manusia. Transdermal adalah istilah untuk sebuah cara menghantarkan senyawa atau zat ke dalam tubuh melalui kulit, sedangkan patch artinya tambalan atau semacam koyo. Pola transdermal ini biasanya digunakan untuk senyawa atau obat-obatan yang punya molekul kecil sehingga dapat dengan mudah dipenetrasikan melalui kulit. Menariknya, ternyata senyawa kafein punya molekul yang cukup kecil. Jadi, kita bisa memanfaatkan pola ini untuk senyawa kafein.

Selain itu, transdermal patch juga pada umunya digunakan untuk zat atau obat-obatan yang bila dimasukkan lewat mulut akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Nah, dalam hal ini Joule Caffeine Bracelet sengaja menggunakan pola transdermal untuk mengurangi efek bentukan plak di gigi, sekaligus mengurangi efek diuretik ringan yang kerap terjadi akibat konsumsi kafein secara oral.

Kemudian, bagaimana sih senyawa kafein pada akhirnya bisa ditransmisikan ke dalam tubuh hanya melalui kulit? Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, gelang ini punya tambalan berperekat semacam koyo berisi kafein. Saat dikenakan di pergelangan tangan, koyo berisi kafein tersebut akan menempel ke kulit.

Nah, karena tambalan tersebut memang merupakan tambalan yang dirancang untuk melakukan transdermal patch, maka kafein di dalamnya akan diserap masuk melintasi lapisan-lapisan kulit. Bisa melalui dinding folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar lemak, dan terkadang bisa juga melewati celah antar sel dari epidermis. Proses penyerapan ini kemudian akan berujung menembus pembuluh darah dan diteruskan ke sistem saraf. Efek akhirnya, kamu akan merasa lebih terjaga, lebih konsentrasi, dan penuh energi.

 

Apakah aman digunakan?

Setelah tahu bagaimana cara kerja benda ajaib satu ini, mungkin kamu akan bertanya apakah benda ini aman untuk digunakan sehari-hari. Jawabannya, tentu saja aman! Dalam satu tambalan berperekat terkandung 65mg kafein, jumlah kafein yang sama dengan satu cangkir kopi berukuran sedang.

Menurut penelitian yang dikembangkan oleh pihak Joule Caffeine Bracelet sendiri, dosis ini bisa membuat manusia merasa berenergi selama empat jam. Bila kemudian kamu merasa masih butuh energi, kamu bisa mengganti tambalan berperekat ini dengan yang baru. Tapi ingat ya, kamu tetap harus berhati-hati dalam menggunakan benda ini. Sebab, kamu bisa saja tanpa sadar mengganti tambalan berperekat terlalu sering sehingga menimbulkan overdosis kafein.

 

Bagaimana menurutmu? Ingin beralih ke gelang kafein dari Joule atau tetap setia dengan cara lama menyesap kopi dan teh?

 


featured image via mentalfloss.com