Masa Depan di Hadapan! 5 Hal yang Harus Kamu Ketahui dari CES 2016


CES 2016 telah digelar pada 6 – 9 Januari lalu di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Berbagai macam perusahaan teknologi memamerkan berbagai macam produk tercanggihnya. CES atau Consumer Electronics Show adalah konvensi tahunan di Las Vegas yang dilaksanakan oleh para pelaku bisnis teknologi, Consumer Technology Association, untuk memamerkan produk inovasi teknologi terbarunya.

CES sudah terlaksana sejak tahun 1970. Berbagai teknologi termutakhir muncul di acara CES, mulai dari VCR pada tahun 1970, sampai dengan teknologi 3D printer dan LCD lengkung pada 2015 lalu. Penasaran ada teknologi baru apa di 2016 ini? Berikut beberapa yang dipamerkan di CES 2016:

 

Berbagai macam teknologi OLED

LED bisa digulung!? cuma di CES 2016. via engadget.com

Berbagai teknologi OLED (organic light-emitting diode atau LED organik) terbaru dipamerkan pada CES 2016. Salah satu yang menarik, LG memamerkan OLED yang bisa digulung. Tidak hanya bisa digulung, setelah tergulung pun OLED tersebut masih bisa menampilkan umpan balik visual dan tidak rusak sedikitpun. Mungkin di masa depan teknologi ini bisa diterapkan untuk membuat koran yang memiliki gambar bergerak layaknya di film Harry Potter.

Selain OLED yang bisa digulung, LG juga memamerkan TV OLED yang transparan. Teknologi ini mungkin bisa diterapkan menjadi smart window di masa depan. Masih banyak lagi teknologi LED yang ditampilkan di CES 2016. Ada berbagai televisi curved, televisi modular, televisi UHD dengan resolusi 4K, serta televisi SUHD dengan resolusi 8K.

 

Teknologi Wearable

Jas pintar keluaran Samsung. via numrush.nl

Berbagai teknologi wearable bermunculan pada CES 2016, mulai dari smartwatch sampai dengan smartbelt alias ikat pinggang pintar. Salah satu perusahaan yang banyak memamerkan teknologi wearable-nya adalah Samsung. Samsung memamerkan smart-suit atau jas pintar, WELT atau ikat pinggang pintar, juga Samsung sol bag.

Kebanyakan dari wearable tech tersebut bisa membantumu mendapatkan informasi tentang kesehatanmu. WELT atau Wellness Belt contohnya, bisa mengetahui berapa langkah yang sudah kamu lakukan, berapa lama kamu duduk, kebiasaan makanmu, dan lebar pinggangmu. Yang menarik adalah Samsung Sol Bag, yaitu sebuah tas yang dilengkapi panel surya. Dengan energi dari panel surya, kamu bisa mengisi daya smartphone-mu secara portable dengan memasukannya ke dalam tas.

 

Internet of Things

Kulkas pintar milik Samsung. via cnet.com

Seakan tak mau kalah, benda-benda yang terkoneksi dengan internet atau internet of things juga muncul di CES 2016. Yang banyak muncul adalah smart-lamp yang memungkinkan kita menyalakan lampu dengan menggunakan smartphone. Selain itu yang juga menarik adalah smart-fridge hub alias kulkas pintar besutan Samsung.

Beberapa dari kita mungkin punya kenangan menempel foto, gambar, atau hiasan di kulkas dengan menggunakan magnet. Dengan Samsung smart-fridge kamu tidak perlu lagi menggunakan magnet, karena ada LCD sebesar 20 inci yang bisa menampilkan semua itu. Yang tak kalah menarik adalah fitur built-in camera pada Samsung smart-fridge. Teknologi tersebut memungkinkan kita menengok isi kulkas tanpa harus membuka kulkas atau berada dekat dengan kulkasnya. Sebab, isi dalam kulkas bisa kita lihat menggunakan LCD yang ada pada kulkas ataupun melalui smartphone-mu.

 

Teknologi Virtual Reality

Pengunjung sedang mencoba VR. via theguardian.com

Bicara masalah VR, satu hal yang kita tunggu-tunggu adalah Oculus Rift! Setelah sekian lama menunggu, Oculus Rift akhirnya merilis kacamata VR-nya pada CES 2016. Oculus akan dijual seharga $599 atau sekitar Rp. 8,3 juta. Tapi kalau kamu sudah mempersiapkan uang untuk membeli Oculus Rift, maka kamu harus mengurungkan niatmu terlebih dahulu.

Saat ini Oculus Rift baru melayani pembelinya yang berada di Eropa, Amerika Serikat, serta Taiwan dan Jepang untuk wilayah Asia. Oculus Rift menjanjikan perangkatnya dapat digunakan untuk memainkan sampai dengan 100 game pada 2016 ini, contohnya Minecraft dan Rock Band. Tak hanya Oculus, vendor lain juga turut meramaikan pameran VR pada CES 2016 seperti HTC Vive, Samsung VR, dan Playstation VR.

 

Drone

Drone sebagai pengganti kendaraan sehar-hari mu. via ign.com

Macam-macam teknologi drone juga ditampilkan dalam CES 2016 ini. Mulai dari drone milik Intel yang menggunakan teknologi real-sense, sampai dengan perusahaan bernama EHang yang membuat drone yang bisa dikendarai. EHang 184-AAV adalah sebuah drone yang bisa kamu gunakan untuk berkendara jarak dekat.

Bergerak dengan tenaga listrik, drone milik EHang bisa bergerak sampai dengan kecepatan sekitar 95 km/h. Baterai EHang 184 AAV dapat bertahan sampai dengan 23 menit. Menariknya, kamu tidak perlu izin terbang untuk mengendarai drone ini, karena kamu tidak perlu mengendarai. EHang 184 AAV adalah drone yang bisa menggerakkan dirinya sendiri. Cukup tap lokasi tujuanmu, lalu EHang akan bergerak sendiri menuju tempat tujuan tersebut.

 

Melihat serunya CES 2016 ini membuat kita merasa 2016 layaknya masa depan yang sejak lama kita idam-idamkan. Meski teknologi-teknologi tersebut aksesnya masih cukup sulit, terutama di Indonesia, setidaknya kita masih bisa menyaksikan keseruannya melalui CES 2016. Semoga ke depannya Indonesia juga bisa bersaing membuat berbagai benda teknologi yang tak kalah keren dari CES 2016 yah.

 


featured image via techradar.com