10 Cara Mudah Mengamankan Akun Facebook

via novadigitalmedia.com

Suatu pagi kamu terbangun dengan ekspresi terkejut luar biasa. Pasalnya, pagi itu kawanmu bertanya, “Facebook lo kenapa?” Ketika kamu buru-buru buka wall Facebook, kamu melihat akun Facebook kamu telah menyebarkan gambar-gambar porno ke beberapa grup.

Kamu jengkel. Selang beberapa menit kemudian kamu menyebarkan wall conference yang menyatakan bahwa gambar-gambar itu bukan kamu yang menyebarkan.

Kalau kamu betul-betul tidak melakukannya (tidak bisa dipungkiri, ada juga orang yang punya hobi menyebarkan gambar porno), maka artinya kamu sudah kena hack atau spam. Sadar atau tidak, kejadian semacam itu juga berasal dari dirimu sendiri.

Kejadian semacam ini menunjukkan bahwa Facebook-mu tidak aman. Kamu kurang memperhatikan fitur-fitur pengamanan akun Facebook yang sebetulnya ada dan mudah dikerjakan. Apa saja yang bisa kamu lakukan supaya terhindar dari serangan hack atau spam? Berikut Nyoozee uraikan cara-caranya.

 

1. Perbaharui Password-mu Secara Berkala

Satu alasan besar akunmu di-hack adalah password-mu ternyata cupu alias terlalu lemah. Kamu terlalu malas untuk mengingat password. Jadi waktu membuat segala macam akun online, kamu selalu menggunakan password yang sama. Misalnya tanggal lahir, 12345678, qwertyuiop, dan rangkaian karakter yang mudah diterka lainnya.

Gantilah password-mu supaya aman. Buka General Account Setting/Pengaturan Umum Akun. Masukkan password lama, diikuti dengan memasukkan password baru dua kali. Klik Save Change/Simpan Perubahan.

Agar tidak lupa, Nyoozee menyarankan supaya kamu mencatat password itu di tempat aman, seperti buku catatan non-digital.

Selain mengganti, sebaiknya kamu juga memperbarui password secara berkala. Paling tidak tiga bulan sekali. Gunakanlah password yang tidak sekadar panjang, tapi juga rumit. Artinya, pastikan password kamu mengandung angka, huruf kecil dan besar, serta simbol-simbol tertentu.

 

2. Aktifkan Fitur Secure Browsing

via pustakadigitalindonesia.blogspot.com

via pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Facebook bisa dibuka dengan menggunakan fitur jelajah menggunakan koneksi aman. Meski ini merupakan pengamanan lapis ekstra, koneksi browsing aman yang disebut HTTPS ini tidak akan berfungsi jika tidak diaktifkan.

Untuk mengaktifkan koneksi aman ini, kamu perlu:

  • Buka General Account Settings atau Pengaturan Umum Akun.
  • Klik tab Security atau Keamanan.
  • Pada tab Secure Browsing, klik edit atau sunting.
  • Centang Browse Facebook on a secure connection.

 

3. Notifikasi Login

notifikasi

Fitur ini berguna supaya kamu mendapatkan pemberitahuan lewat email atau SMS ketika kamu login ke Facebook. Jadi ketika ada orang lain yang mencoba login, maka pemberitahuan itu masuk lewat surelmu.

Untuk mengaktifkannya kamu hanya perlu:

 

4. Aktifkan Facebook Seluler

mobile

Konfirmasi nomor ponsel juga adalah salah satu dari banyak cara untuk meningkatkan keamanan akun Facebook. Dengan cara ini, bahkan ketika kamu lupa password, Facebook bisa membantumu membuat password baru lewat SMS.

Kamu bisa mengaktifkan fitur ini dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Masuk ke pengaturan akun.
  • Pilih Seluler.
  • Klik daftarkan diri untuk Facebook Seluler.
  • Pilihlah negara dan operator seluler milikmu.
  • Kirim SMS dengan cara ketik F kirim ke 32665.
  • Setelah itu, kamu dapat mengikuti langkah-langkah yang telah diberikan untuk mendapatkan kode lewat SMS.
  • Masukkan kode yang kamu terima ke kolom yang disediakan.
  • Kamu bisa memilih apakah ingin membagikan nomor ponselmu ke teman di Facebook. Kamu juga bisa mengatur apakah kamu mengizinkan temanmu mengirimkan pesan lewat Facebook
  • Klik Next atau selanjutnya.

 

5. Jangan Izinkan Aplikasi Pihak Ketiga (Third Party App) Tak Terpercaya Memperoleh Akses ke Informasi Personal

Ada beberapa orang yang aktif menggunakan aplikasi pihak ketiga di Facebook. Yang paling sering adalah main game di gadget. Kalau kamu perhatikan, saat main game biasanya ada pilihan untuk mendaftar menggunakan Facebook.

Jika kamu merasa curiga atau temanmu memberitahu bahwa aplikasi itu tidak terpercaya, sebaiknya jangan gunakan akun Facebook untuk mendaftar. Kalau ingin lebih aman lagi, jangan gunakan aplikasinya.

Nah, jika kamu telanjur melakukannya, maka nantinya aplikasi ini berhak mem-posting apapun terkait aplikasi itu lewat akunmu. Bisa saja tiba-tiba aplikasi ini menampilkan post yang tidak diinginkan di profilmu ataupun feed teman-temanmu. Ingatlah, selalu selektif menggunakan aplikasi pihak ketiga di Facebook ya.

 

6. Berpikir Sebelum Klik Konten Apapun

via privacyandsecuritymatters.com

via privacyandsecuritymatters.com

Kadang saking menariknya foto sebuah tautan, kamu asal mengkliknya begitu saja. Kamu tidak tahu bahwa ternyata itu adalah pancingan untuk menuju link spam. Tanpa kamu sadari, selanjutnya secara otomatis akunmu menyebarkan konten yang tidak berguna, atau bahkan mengganggu pengguna lain.

Maka itu, berpikirlah bijak sebelum mengklik suatu tautan atau konten lain dalam bentuk apapun. Saat ini pengguna Facebook semakin banyak dan informasi yang bisa dibagikan pun semakin beragam. Tidak peduli itu dari temanmu atau seorang petinggi/publik figur, kamu harus berhati-hati. Bisa jadi mereka sendiri kurang sadar atas apa yang mereka bagikan.

 

7. Menambahkan Teman atau Add Friend Hanya Jika Kenal Saja

via plussizediva.wordpress.com

via plussizediva.wordpress.com

Memiliki banyak teman memang berguna untuk berjejaring. Meski begitu, terlalu banyak kenalan juga merepotkan jika suatu saat kamu harus mengaktifkan kembali Facebook setelah ganti password.

Pada saat login, kadangkala Facebook akan menguji terlebih dahulu apakah kamu benar-benar pemilik akun. Kamu akan diberikan beberapa foto milik temanmu kemudian diminta menebak nama temanmu dari foto tersebut. Repot, kan, jika kamu tidak kenal muka seseorang yang tiba-tiba muncul saat pengujian?

Selain itu, terkadang ada pula penipu yang membuat akun palsu untuk berteman dengan pengguna Facebook. Berteman dengan penipu akan memberi mereka akses untuk melakukan hal-hal yang tak diinginkan. Mereka bisa mengirim spam di kronologi atau wall, menambahkan tag di berbagai posting, dan mengirimkan pesan mengganggu kepadamu. Temanmu yang lainnya pun selanjutnya bisa menjadi target.

 

8. Pasang Anti-virus atau Aplikasi Internet Security

Tidak peduli apakah kamu menggunakan Windows, atau Mac, anti-virus itu penting demi keamanan. Ini dilakukan untuk memblokir key logger, fake login, phishing, atau jenis ancaman lain. Lakukan juga pemindaian komputer secara berkala supaya kamu benar-benar yakin komputermu bebas dari virus.

 

9. Pastikan Email Kamu Aman

via www.mimecast.com

via www.mimecast.com

Beberapa kali tim Facebook mendapat laporan dari seorang pemilik akun. Pelapor itu konon menerima email yang meminta password Facebook. Padahal Facebook tidak pernah meminta hal semacam itu. Password hanya boleh diketahui pemilik akun saja.

Jika kalian mendapatkan kasus serupa, itu artinya kamu sedang dalam target hacking.

Untuk menghindari hal semacam ini, kamu harus pastikan bahwa hanya kamulah yang menggunakan email-mu sendiri. Jika kamu sering mengakses email melalui gadget orang lain, pastikan kamu sudah log out. Satu keteledoran login di sembarang gadget tanpa log out bisa menjadi sangat berisiko.

 

10. Log out Setelah Menggunakan

Satu hal terakhir ini mungkin sering kamu abaikan. Pastikan kamu log out atau keluar dari Facebook jika menggunakan komputer bersama atau umum seperti komputer di sekolah, kampus, dan tentu di warnet. Jika kebetulan seseorang meminjam laptop/komputermu untuk buka Facebook, pastikan kamu log out terlebih dahulu sebelum mereka memegang kendali.

 


Feature image via novadigitalmedia.com