Belajar Bahasa Asing Cuma di Kelas? Sudah Bukan Zamannya!


belajar bahasa asing
via speaklanguagecenter.com

Pernah bertemu dengan orang yang fasih bicara dalam banyak bahasa asing? Kalau ya, mungkin kamu sempat terkagum-kagum karena kepintaran orang itu. Menguasai bahasa asing bukanlah hal yang mudah dan bisa dipelajari secara instan. Salah satu cara paling dasar, tentu saja, adalah dengan belajar di kelas: les, ekstrakurikuler, ataupun pelajaran privat.

 

 

Meski demikian, harus diingat bahwa belajar di kelas memiliki banyak kekurangan. Pertama, tata bahasa yang dipelajari akan lebih resmi dan kaku dibandingkan bahasa sehari-hari. Kedua, keadaan di kelas sangat terkontrol, sehingga praktek bahasamu sebenarnya sangat terbatas.

Jadi, kalau kamu ingin sukses belajar bahasa asing, jangan mengandalkan les! Lakukanlah 3 hal di bawah ini.

 

1. Cari Teman dari Luar Negeri

Ya, ini adalah cara yang paling efektif. Latihan bahasa asing langsung dengan native speaker akan sangat membantumu mengenal bahasa itu dalam konteks sehari-hari. Selain itu, dengan mengenal orang asing, kamu akan belajar tentang kebudayaan negara tersebut. Ini tentunya akan membantu kamu lebih cepat bergaul dan menguasai konteks-konteks hidup di sana. Kalau tertarik dengan bahasa tertulisnya, kamu juga bisa berkomunikasi dengan menjadi sahabat pena.

Jika kamu memiliki cukup biaya dan waktu, sempatkanlah juga untuk mengunjungi negara tersebut. Aturannya hanya 2. Satu, berbaurlah dengan masyarakat lokal. Jangan terlalu terikat dengan teman perjalanan dari 1 negara. Kedua, usahakan selalu bicara dalam bahasa lokal – meskipun kamu masih terbata-bata dan belum fasih.

 

2. Mendengarkan Audiobook atau Software Belajar Bahasa Asing

Buku dalam audio! via openculture.com

Cara yang kedua ini sangat cocok untuk kamu yang super sibuk dan sulit mencari waktu lowong untuk belajar. Dalam perjalanan ke tempat beraktivitas atau saat menunggu macet, kamu tinggal mendengarkan audiobook lewat smartphone atau iPod-mu. Audiobook sendiri adalah rekaman dari buku yang dibacakan, lengkap dengan semua intonasi dan dialog yang ada di buku tersebut.

Di sisi lain, software atau aplikasi belajar bahasa asing adalah hal yang agak berbeda dengan audiobook. Di aplikasi semacam ini, kamu akan mendengarkan banyak percakapan termasuk penjelasannya. Baik itu arti, grammar, dan kata kunci. Contoh aplikasi yang terkenal adalah Pimsleur.

Keuntungan dari audiobook dan software belajar bahasa asing ini adalah kamu bisa belajar aksen native speaker dengan cepat, konsisten, dan berulang-ulang.

 

3. Tonton Program TV Lokal Negara Tersebut

Berbeda dengan menonton film biasa, acara TV lokal biasanya akan banyak menampilkan percakapan alami. Tontonlah variety show atau reality show dalam bahasa yang ingin kamu pelajari. Melalui acara ini, kamu bisa belajar aksen, kata, tata bahasa, dan cara berinteraksi orang-orang asing tersebut.

Tentu saja lebih baik jika kamu tidak menonton acara yang scripted, atau menonton dengan terjemahan (subtitle). Untuk membuatmu semangat, kamu bisa memilih siaran TV yang menampilkan idolamu atau artis terkenal lainnya!

 

Belajar bahasa asing itu mudah kok. Kuncinya, konsistenlah menggunakan bahasa asing dalam konteks aktivitas sehari-hari. Belajar bahasa yang paling efektif adalah yang melalui proses trial and error, alias praktek. Kamu harus berani mencoba langsung dan belajar dari kesalahan. Don’t stop learning!