7 Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Pemimpin


kesalahan pemimpin via earlychildtrainingcenter.com

Siapa bilang jadi pemimpin itu gampang?

Kalau kata pengusaha dan motivator asal Amerika, Jim Rohn:

The challenge of leadership is to be strong, but not rude; be kind, but not weak; be bold, but not a bully; be thoughtful, but not lazy; be humble, but not timid; be proud, but not arrogant; have humor, but without folly.

Banyak sekali hal yang harus diperhatikan saat seseorang ingin menjadi pemimpin. Tentunya, pemimpin sejati yang punya jiwa kepemimpinan ya! Bukan yang sekadar jadi pimpinan atau tukang perintah. Karena sesungguhnya menjadi pimpinan dan pemimpin adalah dua hal yang berbeda.

 

kesalahan pemimpin via presentationgo.com

via presentationgo.com

 

Pimpinan lebih menekankan pada aspek kewenangan saja. Kekuasaannya digunakan semata-mata untuk memerintah bawahannya. Nah, kalau pemimpin tentu lain.
Orientasi pemimpin berbeda dengan pimpinan. Meski kemungkinan besar ia adalah seorang, tapi hal yang diperhatikan pemimpin bukanlah untuk membuat orang lain menyelesaikan sesuatu karena perintahnya. Pemimpin sejati memberdayakan orang lain bergerak bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Terlihat perbedaannya, kan?

 

kesalahan pemimpin via linkedin.com

via linkedin.com

 

Jadi pimpinan relatif cukup mudah. Modal posisi yang tinggi sudah cukup untuk perintah sana perintah sini. Untuk jadi pemimpin lebih sulit. Pemimpin sejati harus cermat mengelola kinerja dan motivasi anak buahnya tanpa mengorbankan hasil akhir. Seperti kata Jim Rohn di atas, harus punya kebanggaan, tapi jangan sampai arogan; harus punya rasa humor tapi tidak boleh sampai berbuat konyol.

Dalam mengelola kinerja dan motivasi bawahan pun, pemimpin ada kalanya melakukan kesalahan-kesalahan umum. Apa saja sih kesalahan pemimpin yang biasa terjadi? Simak daftarnya di bawah ini. Hal ini dapat kamu jadikan pegangan agar tidak mengulang kesalahan yang banyak dilakukan pemimpin lain.

 

1. Tidak Memberi Umpan Balik

kesalahan pemimpin via forbes.com

via forbes.com

Seperti sudah Nyoozee singgung, menjadi pemimpin bukan hanya jadi tukang perintah-perintah. Seorang pemimpin juga harus memberikan respon terhadap hal-hal yang bawahan kerjakan.

Jika hasilnya memuaskan, apresiasi pekerjaan tersebut. Nyatakan harapan agar hal tersebut dapat terus dipertahankan. Sementara jika kurang memuaskan, katakanlah sebagaimana adanya. Beri saran, arahan, dan motivasi untuk semakin memacu kinerja bawahan.

 

2. Tidak Meluangkan Waktu

kesalahan pemimpin via chloe-fielder.com

via chloe-fielder.com

Agar dapat memimpin dengan efektif, seorang pemimpin harus pandai mengelola waktu. Tidak hanya tersita oleh kesibukannya sendiri, pemimpin juga harus meluangkan waktu mengecek atau bercengkerama dengan timnya. Dengan begitu kepaduan tim semakin kuat dan para anggota tidak merasa diabaikan.

 

3. Tidak Campur Tangan

kesalahan pemimpin via reportaznet.gr

via reportaznet.gr

Bukan karena kamu menganut sistem kepemimpinan laissez-faire atau kendali bebas, maka kamu bisa langsung lepas tangan terhadap apa yang dilakukan oleh bawahanmu. Bagaimanapun juga kamu adalah pemimpin. Tunjukkan bahwa kamu tetap punya kontrol atas apa yang bawahan kerjakan.

 

4. Terlalu Ramah

kesalahan pemimpin via linkedin.com

via linkedin.com

Pemimpin boleh ramah, tapi jangan sampai menghilangkan batasan antara atasan dan bawahan. Bisa-bisa bawahan salah mengartikan dan jadinya menganggapmu hanya sebagai kolega saja.

Sebagai pemimpin, kamu harus menyeimbangkan peran ketika menjadi kolega mereka, juga ketika menjadi pemimpin mereka.

 

5. Menyalahartikan Motivasi

kesalahan pemimpin via questionpro.com

via questionpro.com

Tujuan orang bekerja bukan semata-mata karena uang. Ada hal-hal lain yang menjadikan bawahan puas dalam bekerja. Hal-hal tersebut seperti fleksibilitas jam kerja, lingkungan kerja yang kondusif, hingga kebebasan mengemukakan pendapat. Pemimpin dapat menawarkan hal-hal tersebut agar bawahannya lebih termotivasi dalam bekerja.

 

6. Terburu-Buru Merekrut Anggota

kesalahan pemimpin via insidehr.com.au

via insidehr.com.au

Saat kamu jadi pemimpin dan timmu sedang sangat membutuhkan anggota baru, jangan melakukan kesalahan paling umum yang dilakukan seorang pemimpin. Ya, jangan asal merekrut anggota baru hanya karena kekurangan orang-orang. Merekrut orang yang salah dapat mengganggu kekompakan tim yang tentunya dapat berujung pada tidak tercapainya target kerja.

 

7. Tidak Menjadi Teladan

kesalahan pemimpin via youngleaderstraining.com

via youngleaderstraining.com

Meski kamu memberikan kebebasan dan fleksibilitas untuk bawahanmu, jangan lupa untuk menjadi contoh yang baik untuk mereka. Sebab seorang bawahan akan terinspirasi dari apa yang seorang pemimpin lakukan, bukan dari apa yang dikatakan. Makanya, jangan pernah merasa terlambat untuk jadi teladan!

 

Itulah beberapa kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan pemimpin. Ingat baik-baik dan jangan lakukan kesalahan yang sama sewaktu dapat mandat untuk memimpin ya.

 


featured image via earlychildtrainingcenter.com