7 Pelajaran Hidup Dari Nadiem Makarim Sang CEO Go-Jek

Hidup merupakan satu proses pembelajaran yang panjang. Sejak dari kecil sampai dewasa, manusia terus belajar berbagai macam hal demi menyokong kehidupannya.

Belajar pun tidak sebatas menyerap materi sekolah atau kuliah. Kita juga bisa belajar dari orang tua, teman, pacar, bahkan dari tokoh-tokoh yang terkenal berkat kesuksesannya.

Salah satu tokoh yang darinya kita bisa menyerap pelajaran hidup adalah Nadiem Makarim. Ia merupakan CEO startup yang bergerak di bidang transportasi, Go-Jek. Berhasil membawa Go-Jek jadi sukses seperti sekarang, banyak hal yang bisa kita pelajari dari inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek. Misalnya:

 

1. Sabar Dalam Memperjuangkan Berbagai Hal

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

 

Apa yang kamu lihat dari Go-Jek saat ini, adalah hasil dari keringat dan perjuangan Nadiem sejak tahun 2011. Go-Jek bukanlah perusahaan yang sejak pertama kali berdiri mendadak langsung sukses.

Go-Jek mengawali usahanya dari hanya menggunakan 20 tukang ojek, call-center dan pemasaran kecil-kecilan ke kerabat dekat Nadiem.

Keteguhan, keuletan, dan kesabaran Nadiem menjalankan perusahaan kecil tersebut lah yang bisa menghantarkan Go-Jek seperti sekarang.

 

2. Jadilah Sosok Yang Hobi Belajar

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

Nadiem Makarim juga merupakan sosok yang gemar belajar dan mendapatkan pengalaman baru. Sebelum merintis Go-Jek, Nadiem bahkan sudah malang-melintang di dunia bisnis.

Sebelum Go-Jek, Nadiem pernah bekerja untuk McKinsey, perusahaan global bidang riset dan konsultasi. Ia juga pernah menjadi managing director Zalora, bekerja bersama Rocket Internet, dan membantu perkembangan Lazada Indonesia.  Selain itu, Nadiem juga inisiator untuk Young Leaders for Indonesia.

Jajaran pengalaman tersebut lah yang semakin menambah ilmu Nadiem, sehingga ketika merintis Go-Jek ia sudah punya banyak ilmu yang bisa diterapkan untuk menyukseskan bisnis tersebut.

 

3. Fokuskan Hidup Pada Solusi

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

Selain karena Nadiem sudah kenyang pengalaman, kesuksesan Go-Jek ditunjang ide bisnis yang fokus pada solusi.

Pada tahun 2015, kemacetan kota Jakarta masih juga tidak berkurang. Transportasi umum yang ada cenderung tidak aman atau nyaman serta punya waktu tempuh yang lama. Ojek pangkalan pada masa itu juga hanya tersedia di tempat-tempat tertentu dan kadang tarifnya tidak masuk akal.

Hal tersebut membuat inspirasi Nadiem Makarim menciptakan ide solusi ojek yang bisa dipesan kapanpun, dimanapun, serta punya tarif yang jelas. Tidak heran, popularitas Go-Jek terkerek naik dan menjadi layanan favorit masyarakat urban Jakarta.

 

4. Berani Memulai, Berani Turun Ke Bawah

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

Ada kecenderungan orang takut untuk memulai ide bisnis atau usaha terutama jika ide tersebut tidak terlalu dikuasai. Untuk bisa berani, kita bisa menggali inspirasi dari kisah sukes Go-Jek.

Nadiem dengan beraninya memulai bisnis yang ketika itu mungkin tidak terpikirkan oleh orang-orang. Demi memahami kehidupan para tukang ojek, Nadiem ketika itu juga berbincang dan nongkrong bareng dengan para tukang ojek.

Hasil ngobrol bareng itulah yang kemudian memberi inspirasi Nadiem Makarim dalam menciptakan model bisnis Go-Jek seperti yang kita nikmati saat ini.

 

5. Jeli Melihat Kesempatan Hidup

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

Ketika menceritakan tentang kesuksesan Go-Jek, Nadiem juga bercerita bahwa sesungguhnya salah satu faktor suksesnya Go-Jek adalah karena berada pada waktu dan situasi yang tepat.

Popularitas Go-Jek seperti sekarang ini adalah berkat kejelian Nadiem. Ia melihat kesempatan bisnis ini jauh sebelum era smartphone sebegitu populernya.

Ketika ide bisnis call-center ojek di masa lalu dikembangkan menjadi bisnis berbasis teknologi di masa kini, jadilah Go-Jek dengan segala kisah suksesnya menciptakan terobosan baru di bidang jasa transportasi.

 

6. Manfaatkan Momentum Kehidupan Sebaik Mungkin

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

 

Ada pepatah Barat mengatakan “don’t put all your eggs in one basket. Dalam artian, ketika suatu saat kamu punya banyak sumber daya, janganlah dikonsentrasikan pada satu tempat saja. Sebar sumber daya tersebut ke berbagai tempat. Sehingga ketika yang satu mengalami kegagalan, masih ada yang lain.

Hal seperti itu yang Nadiem lakukan ketika Go-Jek sukses besar pada 2015. Kesuksesan Go-Jek memberikan inspirasi Nadiem Makarim memanfaatkan momentum tersebut untuk mengembangkan bisnis Go-Jek ke berbagai bidang lainnya.

Sampai saat ini Go-Jek tidak cuma menyediakan jasa layanan ojek saja. Go-Jek juga punya layanan Go-Clean yang mengantarkan jasa pembersih ruangan langsung ke rumah, Go-Glam yang mengantarkan jasa salon langsung ke rumah, Go-Box yang memudahkan pesan mobil boks untuk pindahan, Go-Massage yang mengantar jasa pijat langsung ke rumah dan berbagai layanan Go lainnya.

 

7. Hati-Hati Dalam Bertindak

Hidup bisa dipelajari dari siapapun, termasuk inspirasi Nadiem Makarim menciptakan Go-Jek yang bisa menjadi pelajaran bagi hidupmu.

Terlepas dari titelnya sebagai CEO ternama, Nadiem Makarim tetaplah manusia biasa. Adakalanya, ucapan dan perbuatan Nadiem justru tidak inspiratif. Seperti misalnya ketika beberapa waktu lalu beredar video Nadiem mengajak driver Uber Motor dan Grab Bike untuk bergabung dengan Go-Jek.

Video tersebut sontak menuai kontroversi di dunia maya. Penyebabnya, dalam video tersebut Nadiem sampai membawa-bawa isu nasionalisme untuk urusan merekrut driver. Padahal dalam era globalisasi seperti ini, arus modal dan sumber daya manusia membentuk jalinan yang rumit. Go-Jek tidak bisa dibilang sepenuhnya karya anak bangsa karena melibatkan modal dan tenaga kerja asing juga.

Tidak hanya dari hal yang menginspirasi, dari hal yang tidak menginspirasi pun kita bisa belajar. Pelajaran hidupnya adalah apapun yang kita lakukan akan mendapat penilaian dari berbagai macam orang. Karena itu cermatlah dalam bertindak dan juga dalam berkata-kata.

 


featured image via fandi-hutari.blogspot.com