Gaya Hidup Frugal Ala Warren Buffet

Frugal, apa tuh? Frugal adalah gaya hidup sederhana atau tidak berlebihan yang dijalani oleh beberapa miliuner dunia. Salah satunya adalah Warren Buffet. Ia adalah orang terkaya ke-13 di dunia versi majalah Forbes, yang jumlah harta kekayaannya mencapai 63 milyar dolar Amerika.

Terlahir dengan nama Warren Edward Buffett, anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir pada 30 Agustus 1930 di Omaha, Nebraska. Darah bisnis Buffet menurun dari ayahnya yang pernah menjabat anggota DPR dan menjadi seorang pialang saham. Selain itu, ia juga belajar bisnis dari kakeknya, Ernest Buffett, yang merupakan pengusaha sebuah toko grosir.

Sebetulnya gaya hidup frugal sudah dijalani Warren Buffet sejak masih muda. Bahkan ketiga anaknya diajari hidup dalam kondisi keluarga yang tidak mewah. Mereka naik bus setiap berangkat ke sekolah negeri dan bermain dengan anak-anak biasa. Sampai-sampai tak ada yang sadar kalau mereka berteman dengan anak dari salah satu orang terkaya di dunia. Rumah yang ditinggalinya hingga sekarang pun masih rumah lama yang ia beli tahun 1958. Ia tidak tertarik tinggal di kawasan elit.

Terus, kenapa Tuan Buffet yang hartanya tidak bakal habis sembilan turunan ini memilih hidup frugal? Menurutnya, ia sudah terbiasa hidup secara terencana dan nyaman, tidak dipusingkan oleh hutang dan cicilan. Oleh karena itu, ia senang dengan gaya hidup sederhananya.

Mungkin itu juga yang membuat Warren Buffet jadi orang terkaya. Ia menerapkan prinsip hemat pangkal kaya. Kamu mau coba? Ikuti 7 saran Tuan Buffet kalau mau hidup frugal.

 

1. Hindari Keinginan Memiliki ‘Mainan’ Mewah dan Mahal

via www.mixonian.com

Yang dimaksud Tuan Buffet dengan ‘mainan’ adalah benda-benda seperti mobil mewah, yacht, rumah mewah, dan jet pribadi. Kalau dalam hidup kita, mungkin ini contohnya godaan untuk ganti ponsel yang lebih mahal meski sebenarnya ponsel lama masih berfungsi baik. Atau, ganti motor yang lebih besar, padahal motor matic yang sekarang masih nyaman. Karena menurut beliau, “Kebanyakan, mainan-mainan (mewah) itu bikin sakit leher.”

 

2. Beli Rumah yang Sederhana

via www.hswstatic.com

Kalau uang kita tiba-tiba sebanyak Warren Buffet, yang ada di pikiran mungkin beli rumah berkamar dua puluh di Beverly Hills, punya kolam renang empat, lengkap dengan seperangkat jacuzzi-sauna-gym dan bioskop mini. Tapi menurut Tuan Buffet, hal ini adalah pemborosan. Sarannya, sebaiknya cari rumah yang terjangkau keuangan dan perhitungkan juga biaya perawatannya. Dengan membeli rumah sederhana, kamu akan menghemat biaya perawatan serta biaya cicilan. Jangan sampai pas kamu pensiun, uang pensiun kamu habis hanya untuk bayar cicilan yang belum lunas.

 

3. Kejarlah Minat Kamu Tanpa Henti

www.articles.bplan.com

via www.articles.bplan.com

Tuan Buffet itu memang hobinya kerja. Jadi dia tidak perlu mengeluarkan uang untuk liburan. Baginya, bekerja itu menyenangkan. Tapi kan tidak semua punya nasib yang sama seperti Tuan Buffet? Makanya dia menyarankan, sebisa mungkin kerjakan yang kamu senangi dan carilah keuntungan dari sana. Kalau tidak memungkinkan, cari hobi yang tidak mahal dan rencanakan liburan tanpa harus mengeluarkan budget yang menguras tabungan.

 

4. Investasi Secara Hati-Hati

www.inc.com

via www.inc.com

Ini tips buat kamu yang punya minat bisnis. Aturan 1 menurut Tuan Buffet adalah jangan sampai kehilangan uangmu saat berinvestasi. Aturan nomor 2 adalah ingat selalu aturan nomor 1. Artinya kalau kamu mau terjun ke dunia bisnis, perhitungkan dengan matang semuanya.

Meski demikian, sebenarnya menurut Tuan Buffet investasi yang paling menguntungkan bukanlah uang, melainkan keterampilan dan bakat kamu. Jadi asah terus diri kamu, karena tidak ada seorang pun yang bisa merenggut bakat dan keterampilan kamu.

 

5. Sabar

www.ahametals.com

via www.ahametals.com

Nah, ini untuk kamu yang punya keinginan untuk terjun menjadi pialang. Tuan Buffet menerapkan prinsip sabar dalam mengambil keputusan untuk membeli atau menjual saham. Sikap terburu nafsu karena fluktuasi harga saham bukan kebiasaan yang baik, katanya. Maka itu dia dikenal sebagai dewanya pialang saham. Ia tidak pernah terjeblos dan rugi dalam jumlah besar!

 

6. Jangan Lupa Sedekah

www.abuzarsultaniphilanthropy.com

via www.abuzarsultaniphilanthropy.com

Warren Buffet selalu menyisihkan kekayaannya untuk menyumbang pada orang atau pihak lain yang membutuhkan. “Menyumbangkan baju atau barang-barang tak terpakai yang masih layak pakai adalah cara yang baik untuk membersihkan isi rumah yang terlalu penuh,” katanya. Selain itu, bukankah berbuat baik adalah hal yang menyenangkan?

 

7. Jangan Remehkan Pro dan Kontra

www.newswire.com

via www.newswire.com

Ini saran Tuan Buffet untuk kamu yang dihadapkan pada dilema saat akan membeli sesuatu. Selalu pertimbangkan pro dan kontra dalam diri kamu. Kalau kamu tidak bisa memberikan alasan yang jelas kenapa kamu harus beli barang itu, sebaiknya jangan beli. Ini juga cara sederhana untuk menepis godaan setiap kaki kamu enteng melangkah ke mal sebab tanggal masih muda.

 

Tidak ada salahnya mencoba gaya hidup frugal ala Warren Buffet. Daripada foya-foya di usia muda tapi hidup susah dan menyusahkan di hari tua. Tidak mau kan?

 


Featured Image via www.businessinsider.com