Kamu Bisa Hemat 150 Ribu per Hari dengan Cara-Cara Ini


OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Zaman sekarang berhemat menjadi terasa sulit. Terutama dengan munculnya berbagai macam iklan dalam kehidupan kita. Iklan-iklan tersebut terus menerus mengajak kita untuk mengkonsumsi. Namun, seperti yang kita tahu sifat konsumtif tidak baik jika tidak diiringi dengan kalkulasi yang tepat. Kalau kata peribahasa jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Meski begitu, berhemat sebetulnya bisa dimulai dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu. Memang awalnya terasa sulit, tetapi kalau dibiasakan, lama-lama berhemat akan menjadi mudah. Kadang kita bingung, apa yang baiknya dilakukan agar tidak kehabisan uang di tengah bulan. Maka dari itu kali ini kita akan membahas apa saja yang bisa dilakukan agar tetap hemat. Penasaran? Yuk kita simak:

Membawa Bekal (Menghemat Sampai Dengan Rp 30.000,- per Hari)

Kalau bekalnya seperti ini, bisa bisa malah telat masuk kelas nih. via toxel.com

 

Dengan membawa bekal, setidaknya kamu bisa menghilangkan pengeluaran untuk makan berat. Jadi, uang makan berat bisa kamu alokasikan untuk camilan atau pengeluaran darurat jika mendadak kamu diajak kongkow oleh teman.

Bagi kamu yang dari perantauan, bisa disiasati dengan membeli alat-alat masak. Sehingga dibanding membeli makanan matang yang cenderung lebih mahal, kamu bisa membeli bahan mentah dan memasaknya agar lebih hemat.

Namun, jangan lupa untuk menghitung kisaran pengeluaran. Pastikan dengan memasak bahan mentah, memang benar-benar akan lebih menghemat.

 

Membawa Minum Sendiri (Menghemat Sampai dengan Rp. 10.000,- per Hari)

Selalu sedia botol minum kalau sedang menghemat. via webmd.com

 

Dibanding beli air minum dalam kemasan setiap kamu ke kampus atau kantor. Dengan membawa minum sendiri, dana bisa kamu alokasikan untuk hal-hal lain atau disimpan untuk kebutuhan lainnya.

Selain membawa minum sendiri, alternatif yang bisa dilakukan salah satunya dengan membeli air minum kemasan gelas. Kamu cukup membeli sesuai dengan kebutuhan kamu saja. Kalau terasa haus, cukup dengan Rp. 500,- kamu bisa membeli satu air minum kemasan gelas.

 

Kurangi Rokok (Menghemat Sampai dengan Rp. 25.000,- per Hari)

Seorang perokok? Bisa kamu kurangi demi penghematan. via bentoelgroup.com

 

Hal ini mungkin sulit dilakukan bagi kamu yang perokok. Tapi percayalah tidak punya uang akan terasa lebih sakit dibanding tidak merokok. Jika biasanya bisa sampai menghabis kan 2 bungkus per-hari, maka coba untuk kurangi menjadi 1 bungkus per-harinya.

Kalau mau lebih hemat, kamu cukup membawa korek ke mana-mana. Jadi, ketika mulut terasa gatal ingin merokok, kamu bisa minta ke teman. Cara ini selain bisa mengurangi pengeluaran, juga bisa menjadi terapi dalam usaha berhenti dari kebiasaan merokok.

 

Puasa Senin dan Kamis (Menghemat Sampai dengan Rp. 100.000 per Pekan)

Kalau harus puasa tapi ada burger kaya gini repot juga sih. via truthortradition.com

 

Untuk kamu penganut agama Islam, ibadah sunnah yang satu ini bisa dilakukan sebagai saran penghematan. Dengan ibadah yang satu ini, kamu bisa menghilangkan kebutuhan akan makan dan minum pada 2 hari dalam seminggu.

Namun, meski dalam agama Islam kegiatan puasa pada senin dan kamis adalah ibadah. Kegiatan ini sebenarnya tidak masalah dilakukan oleh kamu yang menganut agama lain. Karena, kegiatan puasa yang memberi waktu istirahat pada sistem pencernaan, dikenal memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Jadi kegiatan puasa sebenarnya bukan monopoli penganut agama Islam saja.

 

Perbanyak Jalan Kaki dan Nebeng (Menghemat Mulai dari Rp. 8000 Sampai dengan Rp. 30.000,- per Hari)

Selain menghemat, kamu juga bisa olahraga dengan jalan kaki. via hakiim.org

 

Mengurangi biaya transport memang cukup sulit. Karena mau tidak mau pengeluaran untuk transportasi memang harus dikeluarkan, terutama jika jarak antara rumah ke kantor atau kampus cukup jauh. Namun mengurangi biaya transport sulit bukan tidak mungkin, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Cara yang dilakukan bisa dengan perbanyak jalan kaki. Sebagai contoh, untuk jarak dekat sampai menengah, dibanding menghabiskan uang untuk jasa ojek, kamu bisa mulai membiasakan berjalan kaki untuk berhemat.

Nebeng dong mas. via hardrockfm.com

 

Alternatif lain kamu juga bisa nebeng dengan teman atau orang tua yang jalannya searah dengan kantor atau kampus kamu. Jika kamu tidak punya teman atau orang tua yang jalannya searah, kamu bisa memanfaatkan layanan Nebengers. Saat ini layanan Nebengers bisa kamu akses via akun twitter @Nebengers dan website-nya nebengers.com.

Selain nebengers, kamu juga bisa mencoba startup besutan mahasiswa UI yang bernama TemanJalan. Namun, saat ini TemanJalan masih dalam tahap percobaan. Jadi hanya melayani tebengan ke kampus UI saja. Untuk kamu yang penasaran dengan perkembangan aplikasi ini, bisa mampir ke website temanjalan.co/ui.

 

Mudah-mudahan dengan cara ini kamu bisa menghemat lebih banyak uang dan menyimpannya untuk kebutuhan lain. Misalnya, membeli smartphone baru, komputer baru, nonton konser dan lain sebagainya. Yang pasti kamu harus percaya, bahwa dengan menghemat kamu akan mendapatkan berbagai manfaat positif.

Raut wajah ketika mengetahui uang yang tersisa di akhir bulan. via giphy.com


featured image via life