Dompet Jebol Karena Belanja Online? Atasi dengan 8 Hal Berikut

Teknologi terus berkembang pesat dan perkembangannya memudahkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya saja mengirim pesan dan bicara jarak jauh sekarang bukan lagi masalah. Bahkan cukup bermodalkan smartphone, sekarang kita bisa memesan ojek atau berbelanja tanpa harus repot keluar rumah. Ngomong-ngomong belanja online, kegiatan yang satu ini sangat digemari masyarakat Indonesia. Hal tersebut dapat terlihat dari besaran pasar e-commerce di Indonesia yang mencapai angka Rp. 176 trilliun pada 2014 lalu. 

Belanja online memang asyik, karena selain mudah, harganya bahkan bisa lebih murah dibanding harga retail. Tapi hati-hati, mudahnya belanja online bisa membuat kantongmu jebol. Jangan sampai kamu terus-terusan klik “beli” berbagai barang hingga uang bulananmu habis. Sayang loh kalau uang bulanan habis percuma untuk barang-barang yang tidak terlalu kamu butuhkan.

Belajar dari pengalaman buruk tersebut, Nyoozee mencoba mendaftar beberapa hal yang bisa membantu kita agar lebih hemat ketika belanja online. Apa saja tipsnya? Nih Nyoozee jelasin:

 

Buat Anggaran Belanja

Hitung dengan cermat ya. via comms.anz.co.nz

Bingung dengan uang bulanan mendadak lenyap begitu saja? Kamu harus membuat anggaran belanja. Apalagi kalau keasyikan belanja online, bisa-bisa kita melarat di awal bulan. Maka dari itu, buatlah anggaran. Kamu bisa mencoba memisahkan pengeluaran pasti (misal: bayar kosan, anggaran transportasi umum, dan lain sebagainya) dengan pengeluaran-pengeluaran lainnya. Kalau sudah mendapatkan perkiraan sisa uang, barulah kamu bisa menghitung anggaran belanja lainnya, termasuk anggaran untuk belanja online. Cara ini setidaknya bisa mengendalikan nafsu belanja online-mu.

 

Maksimalkan Fitur Wishlist

Gunakan tombol ini bisa membantumu lebih hemat ketika belanja online. via probnb.com

Seperti membuat anggaran belanja, fitur wishlist bisa membantumu lebih patuh dengan anggaranmu. Belanja online memang sangat menggoda. Hasrat membeli benda-benda tidak penting kadang muncul tanpa diduga. Fitur wishlist bisa membantu membatasi kita dari hasrat membeli yang tidak terkendali tersebut. Jangan lupa, ketika membuka laman situs e-commerce usahakan tetap fokus pada barang-barang di wishlist-mu saja supaya anggaran tidak bocor. Meski begitu, jangan memasukkan daftar barang asal-asalan ke wishlist ya. Malah jadi tekor nantinya.

 

Bandingkan Harga pada Berbagai Situs E-Commerce

Ini sebagai contohnya. via frugal-mama.com

Belanja online sebetulnya sama seperti belanja pada umumnya, cuma medianya saja yang berbeda. Maka dari itu, ketika hendak membeli barang, lakukan sedikit riset terlebih dahulu. Bandingkan terlebih dahulu harga barang yang ingin dibeli pada berbagai platform e-commerce. Kamu bisa menggunakan search engine atau langsung mengunjungi laman web e-commerce-nya. Kalau beruntung, kamu bisa mendapat harga yang lebih murah. Baik itu karena diskon atau selisih harga yang memang diberikan penjual.

 

Lihat Review Terlebih Dahulu

Jangan terjebak pada bintang saja, coba lihat lebih teliti bagaimana kesan penggunaan dari pembeli lainnya. via blog.woorank.com

Ketika kamu riset barang yang akan dibeli, jangan cuma mencari informasi tentang selisih harga saja. Kamu juga harus mengetahui kualitas barang yang akan dibeli. Salah satu cara mengetahuinya yaitu melalui review-review yang ada di berbagai laman web. Review-review tersebut bisa kamu temukan melalui search engine atau laman web e-commerce yang biasanya juga menyediakan fitur review. Cara ini akan memaksimalkan nilai uang yang kamu keluarkan untuk suatu produk. Apalagi kalau barang yang kamu beli ternyata kualitasnya lebih tinggi dari yang diharapkan. 

 

Tunggu Hari Diskon

Biasanya pada hari istimewa ini kita akan kebanjiran diskon dari berbagai produk. via odnv.co.id

Kunci belanja online yang hemat adalah sabar. Jangan sampai sifat impulsif malah merugikanmu. Dinamika harga online shop itu cepat. Jadi, kita bisa saja rugi karena diskon yang baru muncul setelah kita membeli barang. Tapi hal ini dapat diatasi kok. Salah satu solusinya adalah dengan menunggu event tertentu. Sebagai contoh, perusahaan e-commerce biasanya akan berlomba-lomba membuat diskon besar-besaran, sayembara, atau kuis demi meningkatkan penjualannya ketika memasuki akhir tahun. Untuk diskon-diskon lain yang tak terduga, kamu bisa menunggu sekitar satu sampai dua hari sebelum benar-benar membeli barang tersebut.

 

Gunakan Fasilitas COD

C.O.D bisa membuatmu lebih hemat dan mengenal si penjual. via footage.framepool.com

Sistem COD atau kopi darat untuk melakukan transaksi memang cukup merepotkan. Tapi cara ini bisa mengurangi biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk pengiriman barang. Sebagai alternatif supaya tidak terlalu repot, kamu bisa COD di tempat yang memang kamu lalui sehari-hari. Tempat ini contohnya stasiun, terminal, dekat kampus, kantor, atau tempat-tempat lain yang dekat denganmu. Selain hemat, sistem COD bisa membuatmu kenal dengan si penjual. Siapa tahu kalau suatu saat nanti ingin berbisnis, kamu sudah punya kenalan untuk kerjasama.

 

Berlangganan Newsletter

Contoh e-mail newsletter dari Apple. via communicationdesign.wordpress.com

Daripada terus-terusan berharap ada diskon di hari hari random, kamu bisa memanfaatkan fitur newsletter yang ditawarkan platform e-commerce favoritmu. Tidak perlu repot-repot memeriksa laman web e-commerce terus-terusan, berbagai tawaran menarik serta diskon akan tersedia di kotak masuk e-mail-mu setiap harinya. Tapi hati-hati, cara yang satu ini malah bisa jadi pedang bermata dua. Kalau tidak kuat iman, bisa-bisa kita malah jadi belanja terus karena tergiur diskon-diskon yang menghiasi kotak masuk e-mail.

 

Usahakan untuk Tetap Rasional

Pikir-pikir lagi ya sebelum belanja suatu barang. via infoyunik.com

Terakhir, kedepankan pemikiran rasional kita dibanding hawa nafsu. Coba bayangkan seberapa besar nilai guna barang tersebut setelah dibeli. Sebagai contoh, upgrade smartphone ke kualitas hardware yang hanya sedikit lebih baik itu sangat tidak bijak. Nilai gunanya tidak meningkat terlalu jauh, jadinya malah bisa dibilang boros. Namun apabila smartphone-mu sudah terlalu tua baik dari segi hardware ataupun software, membeli smartphone baru adalah pilihan bijak. Bijak karena nilai gunanya jadi meningkat jauh.

 

Setelah mengetahui tips-tips di atas, semoga dompetmu tidak jebol ya ketika belanja online. Yuk bijak-bijak berbelanja!

 


Featured image via curt-rice.com