Trik Membuat Ruang Baca di Rumah untuk Kamu yang Hobi Baca

Walau berlokasi di samping jendela seperti ini, kamu tetap butuh lampu jika ingin membaca di malam hari. - via utahguildhall.com

Ada yang berkata, salah satu cara mudah untuk berinvestasi adalah dengan membaca sebuah buku. Ilmu dan manfaat yang kamu dapatkan dari sebuah buku akan berguna untukmu di masa depan. Hal ini ada benarnya, terlepas dari jenis buku bacaan yang kamu baca.

Tapi ada sebuah kebutuhan tambahan untuk bisa membuatmu nyaman membaca: situasi yang mendukung. Ada yang memilih untuk membawa buku bacaannya dan melakukan “kencan” dengan bukunya di ruang terbuka. Ada juga yang menyambi membaca ketika menjadi komuter dalam kendaraan umum.

Tapi mungkin saja kamu termasuk jenis orang yang menginginkan ruang membaca khusus di rumahmu, tempat yang suasananya bisa kamu tentukan sendiri. Apakah senyap tanpa suara atau diiringi musik? Apakah tenang tanpa terganggu atau diselingi secangkir kopi dan kudapan manis? Ayo ubah salah satu sudut rumahmu menjadi ruang baca yang menyenangkan bagimu!

 

1. Tentukan Posisi

Ini akan menjadi satu hal paling mendasar dari membuat ruang baca di rumah. Posisi yang baik adalah yang bisa membuatmu cukup terisolasi dari gangguan sekitar. Salah satu triknya adalah memilih salah satu sudut atau ruang “mati” yang tidak terpakai.

Jika merasa tidak ada ruang yang tersisa di rumahmu, kamu bisa mencoba memindah-mindahkan beberapa perabot untuk menciptakan ruang. Ini akan membuatmu sekalian membersihkan bagian yang selama ini tidak terjangkau, seperti kolong tempat tidur dan balik lemari.

membuat ruang baca di rumah

Sudut ruangan dengan jendela adalah pilihan yang baik – via kijashi.com

membuat ruang baca di rumah

Sudut “mati” tanpa perabotan juga bisa kamu sulap jadi ruang bacamu! – via arcivist.com

membuat ruang baca di rumah

Ada sisa ruang di bawah atap atau attic? Ubah jadi ruang baca pribadimu! – via duitang.com

 

2. Pilih Singgasanamu

Bukan tanpa alasan jika kursi yang kamu duduki disebut singgasana. Ini karena kenyamanan ketika membaca adalah hal paling penting untuk diperhitungkan ketika membuat ruang baca di rumah. Kamu bisa memilih kursi normal, sofa tebal yang akan “menelan” tubuhmu di dalamnya, bantalan-bantalan tegak, hingga karpet atau tempat duduk bean bag.

Sofa seperti ini bisa jadi pilihan kamu yang berselera klasik. -via home-designing.com

Sofa seperti ini bisa jadi pilihan kamu yang berselera klasik. – via home-designing.com

Kursi santai yang bisa membuatmu merasa "melayang" dan fokus membaca -via ddekor.com

Kursi santai yang bisa membuatmu merasa “melayang” dan fokus membaca – via ddekor.com

Bisa juga gunakan bean bag untuk suasana lebih santai -via odosdesign.com

Bisa juga gunakan bean bag untuk suasana lebih santai – via odosdesign.com

 

3. Sumber Penerangan

Jika kamu membaca di siang hari, sinar matahari adalah pilihan yang baik untuk sumber peneranganmu. Tapi jika terlalu terang dan menyorot langsung ke arahmu, ada baiknya menggunakan tirai kain atau bambu sebagai penyaring cahaya yang masuk. Sinar matahari yang terlalu terang juga bisa membuatmu mengantuk.

Untuk di sore atau malam hari, tentu saja lampu akan berperan penting. Pilihlah lampu yang bisa kamu ubah posisinya. Beberapa jenis lampu yang ada saat ini bahkan membiarkanmu mengatur tingkat keterangan cahayanya melalui ponsel pintarmu. Tentukan kenyamananmu membaca dengan mencoba beberapa jenis tingkat keterangan.

Walau berlokasi di samping jendela seperti ini, kamu tetap butuh lampu jika ingin membaca di malam hari. -via utahguildhall.com

Walau berlokasi di samping jendela seperti ini, kamu tetap butuh lampu jika ingin membaca di malam hari. – via utahguildhall.com

Lampu dengan tangkai yang bisa diatur sudutnya akan memudahkanmu mengatur cahaya. -via maisonvalentina.net

Lampu dengan tangkai yang bisa diatur sudutnya akan memudahkanmu mengatur cahaya. -via maisonvalentina.net

Lampu sorot kecil yang diarahkan ke dinding juga bisa menghidupkan suasana ruang bacamu. -via baomoi.com

Lampu sorot kecil yang diarahkan ke dinding juga bisa menghidupkan suasana ruang bacamu. – via baomoi.com

 

4. Susun Bukumu

Lemari adalah pilihan yang umum untuk menyusun buku-buku koleksimu. Menempatkannya di ruang penglihatanmu pun akan membuatmu tidak sabar melanjutkan membacanya. Kamu juga bisa menggunakan papan rak yang didesain khusus di dindingmu jika ruang yang tersedia tidak banyak.

Tidak ada lemari atau rak? Menumpuknya di lantai juga bisa jadi pilihan kalau kamu tidak masalah melihat buku-bukumu sedikit berantakan.

Sisa ruang kecil di sudut juga bisa diubah jadi lemari menyimpan bukumu. -via ddekor.com

Sisa ruang kecil di sudut juga bisa diubah jadi lemari menyimpan bukumu. – via ddekor.com

Ornamen berbentuk tangga untuk penyimpanan bukumu. -via barcelonachair.com

Ornamen berbentuk tangga untuk penyimpanan bukumu. – via barcelonachair.com

Tumpuk buku-bukumu di lantai. Majalah bekas yang tidak lagi terpakai malah bisa dijadikan meja kecil. -via livelib.ru

Tumpuk buku-bukumu di lantai. Majalah bekas yang tidak lagi terpakai malah bisa dijadikan meja kecil. – via livelib.ru

 

5. Bebaskan Kreativitasmu

Bayangkan kamu akan menghabiskan waktu cukup lama duduk bercengkrama di sudut bacamu. Tentu kamu ingin segalanya menyenangkan untukmu, bukan? Kamu bisa menggantungkan poster, lukisan, atau foto kesukaanmu. Kamu bisa juga menambahkan pemutar musik dan pengeras suaranya. Kamu bahkan bisa memberikan warna berbeda dengan menggunakan cat atau wallpaper untuk menegaskan ruang bacamu.

 

Itulah hal-hal yang perlu kamu perhatikan untuk membuat ruang baca di rumah. Mudah kan? Kamu hanya perlu mulai melakukannya. Jadi, kapan kamu akan membuat ruang baca di rumah?