Hindari Mengenakan 5 Item Ini Saat Naik Commuter Line


naik commuter line via jakartabytrain.com
via jakartabytrain.com

Sadar atau tidak, ‘hati-hati di jalan’ adalah salah satu dari sekian banyak kalimat yang jadi makanan kita sehari-hari. Kalimat tersebut adalah hal wajar yang mungkin diucapkan oleh orangtua, teman kampus, rekan kerja, gebetan, atau (mungkin saja) pacarmu. Atau bahkan bisa jadi kamu adalah orang yang sering membagikan pesan ini pula ke orang-orang di sekitarmu.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya ‘hati-hati di jalan’ hanyalah sebuah pesan pengingat sederhana. Tentunya pesan ini adalah pesan yang punya tujuan. Tidak lain ialah agar kita terus waspada dan berjaga-jaga selama di perjalanan.

Terdengar mudah untuk diucapkan, ya? Walaupun begitu penerapannya tidak semudah pengucapannya. Ingin coba menjadikan pesan ini bukan sekadar wacana? Yuk, mulai dengan memperhatikan barang-barang yang sebaiknya tidak kamu gunakan saat di commuter line, seperti:

 

Sepatu Hak Tinggi

naik commuter line via howibecametexan.com

via howibecametexan.com

Bagi kamu para wanita, hindari deh menggunakan sepatu hak tinggi. Apalagi yang tinggi haknya lebih dari 5 cm serta punya permukaan hak yang cukup runcing. Sebab, akan terasa tidak nyaman kan kalau kamu harus buru-buru mengejar commuter line menggunakan sepatu hak tinggi? Selain itu, capek juga toh kalau harus berdiri atau bahkan tidur berdiri selama perjalanan?

Oleh sebab itu, Nyoozee sangat merekomendasikan untuk tidak menggunakan sepatu hak tinggi dalam kondisi tersebut. Sebagai alternatif, gunakanlah flat shoes atau sneakers. Tapi, kalau terpaksa kamu harus menggunakan sepatu yang tinggi, pilih saja flatform shoes yang tinggi namun tetap nyaman untuk dikenakan.

 

Clutch

naik commuter line via sustainability-chic.com

via sustainability-chic.com

Sama halnya dengan sepatu hak tinggi, Nyoozee juga menganjurkan kamu untuk tidak membawa clutch atau purse saat menggunakan kendaraan umum. Kenapa? Hmm, coba deh kamu bayangkan bila kamu tidak dapat tempat duduk dan harus berdiri di dalam kereta atau bus.

Mau tidak mau kamu harus berpegangan, bukan? Nah, posisi berpegangan tangan tentu tidak nyaman saat kamu juga harus memegangi clutch atau purse yang dibawa.

Lagipula, kalau clutch atau purse milikmu ukurannya terlalu kecil nanti bisa mengundang aksi kejahatan, lho. Orang-orang yang berniat jahat, bisa saja mengira kamu sedang membawa dompet. Dengan begitu, mereka terdorong untuk menjambret atau menghipnotismu.

Makanya, daripada menenteng clutch atau purse lebih baik kamu menggunakan ransel atau tas selempang. Selain lebih nyaman, kamu juga lebih berpotensi terhindar dari aksi kejahatan atau pelecehan seksual di kendaraan umum.

 

Syal atau Selendang

naik commuter line

Syalnya bagus sih, tapi lebih baik jangan dikenakan saat naik commuter line deh

Mengenakan syal atau selendang sebenarnya boleh-boleh saja. Tapi, harus hati-hati. Jangan mengenakan syal atau selendang yang terlalu panjang dengan ornamen  rumbai-rumbai di ujungnya.

Tujuannya untuk menghindari syal atau selendangmu tersangkut di setiap bagian yang kamu singgahi. Baik sewaktu menunggu atau saat berada dalam commuter line. Sebab kalau syal atau selendangmu tersangkut, bisa gawat. Bisa membahayakanmu serta mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

 

Pakaian yang Terlalu Ketat

naik commuter line via danielbowen.com

Bayangkan kalau commuter line sepadat ini dan kamu pakai pakaian ketat. Apa nggak tambah gerah? via danielbowen.com

Demi alasan kenyamanan, percayalah bahwa mengenakan pakaian yang terlalu ketat sebaiknya kamu hindari saat berada di commuter line. Ini bisa menyelamatkanmu saat kamu harus berhadapan dengan kondisi gerbong yang penuh dan jadi sesak karena penumpang.

Tidak ingin jadi semakin gerah karena mengenakan pakaian yang terlalu ketat, kan? Lagipula, kamu juga pasti tidak mau jadi sumber mudarat gara-gara bau badanmu menyeruak ke seantero gerbong. Pakaian ketat berpotensi memproduksi keringat berlebih lho karena ruang antara kulit dan pakaianmu terlalu sempit.

 

Pakaian yang Terlalu Pendek

naik commuter line jakartabytrain.com

Bayangkan kalau commuter line sesepi ini, gerbongnya dingin dan pakaianmu pendek. Bisa kedinginan nanti! via jakartabytrain.com

Lagi-lagi demi alasan kenyamanan. Jangan gunakan pakaian terlalu tipis atau terlalu pendek deh. Asumsikan saja commuter line yang akan kamu tumpangi sepi penumpang dan suhu di dalam gerbongnya begitu dingin. Pasti tidak enak kalau mengenakan pakaian terlalu pendek. Misalnya, rok pendek, mini dress, hot pant atau celana yang benar-benar pendek.

Tidak nyaman kan harus merasa kedinginan sampai commuter line tiba di stasiun yang kamu tuju?

 


featured image via jakartabytrain.com