Saatnya Kamu Mengganti Pakaian Dalam


Untuk para perempuan, menggunakan pakaian dalam seperti bra dan celana dalam sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita sudah terbiasa memakainya, maka ketika sekali saja tak pakai, rasanya ada yang aneh. Kita pun menjadi tak nyaman. Makanya, kita selalu melihat banyak wanita sibuk memilih pakaian dalam hampir setiap hari di pusat perbelanjaan. Mereka pun pastinya memiliki cukup banyak pakaian dalam untuk digunakan sehari-hari.

Pakaian dalam untuk sehari-hari ini bisa dipakai hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun tergantung kualitas bahan pakaian tersebut. Ada pakaian dalam yang kendur setelah tiga bulan, ada pula yang masih kencang walaupun telah dipakai selama tiga tahun. Wanita biasanya baru terpikir membeli pakaian dalam baru setelah yang lama kendur atau sobek. Tapi apakah kamu tahu kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk membeli pakaian dalam baru?

Kita cek yuk hal-hal yang menandakan pakaian dalammu sudah harus diganti.

Elastisitas Berkurang

via hexjam.com

Ini dia yang penting. Bra didesain untuk menopang postur tubuh, sehingga bentuknya tubuh kita tak terlihat bungkuk. Celana dalam atau bra yang sudah tidak elastis tentu saja harus kamu ganti. Nah, kalau tali branya saja sudah tidak elastis atau bahkan melar, siapkan jadwal untuk segera ke toko kesayanganmu untuk membeli yang baru. Karet celana dalam sudah kendur? Ayo, segera ganti.

 

Warna Pakaian Dalam Berubah

via postedinparis.wordpress.com

Adanya perubahan warna (menjadi kekuningan atau kecokelatan) bisa menjadi tanda bahwa bra dan celana dalam milikmu terlalu lama digunakan sehingga terjadi penumpukan kotoran. Secara kasat mata mungkin pakaian dalammu terlihat masih bisa digunakan. Namun, kalau sudah berubah warna, jelas pakaian dalammu sudah tidak sehigienis dulu. Saatnya membeli pakaian dalam baru.

 

Terasa Gatal/Jahitan Kasar

via aliexpress.com

Ada beberapa bra yang didesain dengan jahitan dan renda yang cantik supaya terkesan klasik romantis. Namun biasanya karena pencucian yang terlalu sering, bahan bra atau jahitannya berubah menjadi lebih kasar. Bila sudah tak nyaman, jangan lagi terus digunakan. Bisa-bisa gesekan dengan pakaian dalammu menimbulkan iritasi atau rasa gatal. Rasa gatal juga bisa jadi awal bahaya pada organ intim lho!

 

Terlalu Ketat

via Wikihow

David Elmer, M.D. mengatakan bahwa pakaian dalam yang terlalu ketat merupakan jalan pembuka bagi penyakit dan bakteri untuk tumbuh di area intim kita. Pakaian dalam yang terlalu ketat kurang baik bagi peredaran darah.

Bra yang terlalu ketat dan sempit dapat memicu sakit punggung bahkan payudara dapat menjadi kendur. Menurut Lori Kaplan, direktur toko pakaian dalam Bra*Tenders di New York City, bra dengan ukuran yang tepat dapat membuat penampilanmu menjadi luar biasa. “Saat kamu mengenakan ukuran bra yang tepat, kamu dapat terlihat lima kilogram lebih kurus dan sepuluh tahun lebih muda dalam sekejap.”

Jika kaitan yang terletak di bagian punggung terlalu tinggi, bisa jadi karena bra yang kamu gunakan sudah terlalu sempit. Lexie Sachs, pengamat produk tekstil dari Good Housekeeping Institute, Amerika Serikat mengatakan, “Bila bra kamu sudah tidak bisa diregangkan lagi pada bagian tali maupun bagian belakang, maka bra tersebut tidak bisa lagi menopang dengan sempurna.” Satu alasan utama untuk mengganti pakaian dalam, girls!

 

Perhatikan Bentuk Tubuh

via motherscollective.wordpess.com

Kita harus memerhatikan hal yang biasanya diabaikan karena faktor malas, yaitu perubahan bentuk tubuh. Padahal faktor ini mengubah ukuran pakaian dalammu juga lho. Jika perubahan bentuk tubuh berubah hingga terlihat sangat berbeda, otomatis lingkar dada dan ukuran cup bra juga berubah. Cek juga ketika kamu mulai hamil. Payudara dan perut akan mengalami perubahan signifikan lho. Kalau sudah begitu, daripada tidak nyaman, sebaiknya kamu mengganti pakaian dalam kamu.

 

Sekarang cek lagi ke lemari pakaianmu dan perhatikan, apakah sekarang saatnya kamu mengganti pakaian dalam?

 


featured image via huffingtonpost.com