Memilih Tanaman Kaktus Sebagai Hiasan dan Peliharaan


tanaman kaktus via tumblr.com
via tumblr.com

Tanaman kaktus boleh jadi bukan jenis tanaman hias yang muncul di benakmu jika dihadapkan dengan pilihan tanaman untuk dipelihara. Kamu bisa saja memilih tanaman lain yang lebih berwarna, juga lebih indah tentunya. Apalagi jika kamu memang hanya mengejar sisi artistik. Ekosistem tanaman dalam sebuah wadah kaca mungkin akan terdengar jauh lebih menarik dari tanaman berduri yang indetik hidup di gurun.

Tapi tampaknya hal semacam itu sudah tidak banyak lagi terjadi. Sedikit demi sedikit, orang-orang justru mulai mempertimbangkan tanaman yang adaptif dengan iklim minim hujan ini sebagai tanaman yang bisa menghiasi rumahnya.

tanama kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

 

Tubuh kaktus yang memang dirancang untuk mampu menghemat cadangan air di dalamnya, punya banyak bentuk dan varietas. Ini jadi sesuatu yang ternyata sangatlah menarik. Ada lebih dari dua ribu varietas dari tanaman ini dengan warna yang cukup beragam. Tidak hanya warna hijau seperti yang selama ini kita kenal.

Selain warna dan bentuk tubuhnya yang beragam, ukuran durinya pun demikian. Duri kaktus, yang sebenarnya adalah bagian yang dikategorikan sebagai daun, punya struktur khusus berupa areole. Nah struktur inilah yang kemudian memunculkan perbedaan ukuran daun di berbagai varietas tanaman kaktus.

 

tanaman kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

 

Daun pada kaktus yang berupa duri bisa tumbuh dan menjadi semakin panjang sampai 15cm. Daun mereka ini berfungsi untuk melindungi diri dari predator berupa burung atau hewan-hewan lainnya. Tidak hanya itu, daun kaktus yang berada pada varietas-varietas tertentu bahkan punya fungsi lain. Daun ini membuatnya tetap dingin meskipun berada di iklim yang panas atau di cuaca yang sangat minim hujan.

Bagian unik lain dari tanaman ini adalah akarnya. Akar kaktus tergolong kokoh dan besar, meskipun tanaman kaktus yang mungkin kamu pelihara adalah kaktus kecil atau kaktus di dalam pot. Betapa kokoh dan besarnya akar kaktus, sebenarnya berkaitan dengan fungsi mereka untuk menyerap air lebih banyak. Setelah akar, kaktus kemudian mengalokasikannya sebagai cadangan air di daun atau duri.

 

tanaman kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

 

Jika dari tadi yang dibahas adalah keunikan tanaman kaktus, dari bentuk bagian tubuh hingga fungsinya, kini ada fakta unik lainnya yang harus kamu tahu dari tanaman ini. tanaman kaktus punya usia hidup yang bervariasi. Jika diurus dengan baik, tanaman kaktus bisa hidup lebih dari 25 tahun, lho!

Tapi yang perlu diingat, meskipun tanaman ini akan hidup lama, tanaman kaktus punya dua fase dalam hidupnya. Ada fase tumbuh dan ada fase istirahat.

Fase tumbuh membuat tanaman kaktus ini membutuhkan sinar matahari langsung, suhu yang cukup tinggi, tingkat kelembaban yang pas, dan tentunya air. Berbeda di saat itu, fase istirahat punya mekanisme lain. Pada fase istirahat, tanaman kaktus hanya akan mengistirahatkan badan mereka dan menggunakan cadangan air yang telah dikumpulkan di fase tumbuh untuk bertahan hidup.

tanaman kaktus via tumblr.com

Illustration by Julia C. Lavigne via tumblr.com

 

Nah, setelah tahu keunikan tanaman kaktus ini, semakin tertarik untuk memeliharanya? Coba deh realisasikan hal itu. Tidak perlu memilih tanaman kaktus yang berukuran besar. Cukup pilih tanaman kaktus yang berukuran kecil saja dan bisa dipelihara di dalam pot. Mari simak panduan dari Nyoozee berikut ini:

 

1. Pilih Wadahnya

tanaman kaktus via themicrogardener.com

via themicrogardener.com

Tentukan terlebih dulu wadah pemeliharaan untuk tanaman kaktusmu. Berapa ukurannya dan bagaimana kedalaman wadah tersebut. Sebab, ini akan berkaitan erat dengan pemilihan jenis atau varietas kaktusmu.

 

2. Kenali Kaktus dan Pilih Jenisnya

tanaman kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

Sudah menentukan sebesar apa pot wadah pemeliharaanmu? Kini saatnya kamu mengenali sang kaktus. Pilih jenis kaktus yang sesuai dengan ukuran pot dan perhatikan sifat tumbuh dan sistem peralihan dari satu ke fasenya. Sesuaikan dengan keinginanmu dan waktu yang dibutuhkan untuk merawat tanaman kaktus ini.

Kalau kamu mau menjadikan jenis kaktus sebagai prioritas, kamu bisa menukar urutan tahap ini dengan tahap pemilihan pot.

 

3. Mulai Menanam

tanaman kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

Setelah dua hal utama sudah kamu lakukan, kini saatnya mulai menanam. Biji atau tunas tanaman kaktus yang kamu punya tinggal ditanam di dalam tanah. Berikan sedikit pupuk dan semprotkan air secukupnya. Boleh siang dan malam. Tapi, jangan lupa perhatikan kelembaban suhu di sekitarmu ya, untuk melancarkan pertumbuhan sang kaktus!

 

4. Berikan Pupuk Secara Rutin

tanaman kaktus via tumblr.com

via tumblr.com

Meski perawatannya memang gampang dan tidak perlu disiram seperti tanaman kebanyakan, ada hal yang harus kamu perhatikan. Dalam satu bulan sekali setidaknya kamu harus memberikan tanaman kaktus ini pupuk organik yang akan sangat baik untuk kelangsungan hidup tanaman ini. Kalau merawatnya dengan baik, kaktusmu akan tumbuh sehat.

Selamat mencoba!

 


featured image via tumblr.com