Tips Aman dan Nyaman Menggunakan Transjakarta

via megapolitan.kompas.com

Kamu sering menggunakan layanan Transjakarta? Agar bisa menggunakan layanan ini dengan aman dan nyaman, mungkin kamu ingin membaca tips-tips berikut ini. Yuk simak!

 

via en.tempo.co

via en.tempo.co

 

1. Berikan jalan untuk yang keluar dari bus terlebih dulu.

Mungkin kamu ingin cepat-cepat pulang. Mungkin sejak tadi bus yang lewat penuh semua dan kamu geregetan karena tidak mendapatkan kesempatan untuk masuk. Mungkin busnya tidak sepenuh bus-bus yang sebelumnya. Walaupun demikian, kamu harus tetap mendulukan yang turun dari bus, hanya satu atau dua orang sekalipun. Biarkan mereka turun terlebih dulu agar ada ruang untuk kamu tempati di dalam bus.

Kalau para penumpang yang turun sudah turun di bagian halte yang lain, jangan juga dorong-dorongan karena bisa membahayakan dirimu dan orang lain. Kalau ada APTB atau bus khusus yang hanya berhenti sampai halte tertentu, biasanya tidak semua penumpang di halte akan naik. Kalau kamu mau masuk ke dalam bus itu, angkat tanganmu dan katakan bahwa kamu ingin naik. Dengan demikian, petugas on-board bus Transjakarta bisa mengetahui bahwa kamu ingin naik dan akan menunggumu naik apabila kondisinya memungkinkan. Orang-orang yang ada di sekitarmu juga akan mengetahui posisi kamu dan membantu memberikan jalan.

 

via www.worldaccordingtomaggie.com

“Kasih jalan, kasih jalan, kasih lewat dulu yang mau turun.” – via www.worldaccordingtomaggie.com

 

2. Setelah masuk ke dalam bus Transjakarta, segera isi tempat yang masih kosong.

Hal ini sebaiknya kamu lakukan terutama kalau halte tujuan kamu masih cukup jauh. Dengan demikian, kamu tidak akan menghalangi penumpang-penumpang lain yang turun di halte sebelum halte tujuan kamu. Kalau haltemu dekat dan kamu merasa sebaiknya berada di dekat pintu, berikan jalan pada penumpang yang halte tujuannya masih jauh untuk bisa mengisi tempat yang masih kosong.

Kalau kamu memiliki kemampuan yang baik dalam selip-menyelip dan tidak keberatan untuk melakukannya, kamu beruntung. Biarpun halte tujuanmu tidak terlalu jauh, mungkin kamu tetap bisa mengisi tempat kosong di bagian ujung depan atau tengah bus. Kamu tidak harus menjadi pepes di bagian dekat pintu kalau kamu mengisi bagian yang lebih tidak padat. Apabila haltenya ramai dan bus yang lewat juga sedikit, tentu ini juga akan sangat membantu agar para penumpang yang ingin cepat pulang bisa cepat pulang.

 

via www.everydaykiss.com

“Geser lagi, geser lagi, masih muat itu.” | “….” – via www.everydaykiss.com

 

3. Kalau kamu membawa tas ransel, kenakan di bagian depan.

Terutama kalau tas ranselmu berukuran besar, sebaiknya tidak kamu kenakan di bagian punggung. Mengenakannya di tubuh bagian depan akan memudahkan kamu untuk menjaga agar barang-barangmu tetap aman. Selain itu, ranselmu juga jadi tidak akan menabrak-nabrak orang yang ada di sekitar tanpa sepengetahuanmu. Dengan mengenakannya di tubuh bagian depan, kamu jadi lebih bisa menyadari dan mengawasi ruang yang digunakan oleh kamu dan tasmu. Tapi hati-hati agar tidak malah mengganggu orang yang berada di depanmu juga ya.

 

via forum.bodybuilding.com

via forum.bodybuilding.com

 

Ada baiknya pula kalau kamu menaati peraturan-peraturan dalam penggunaan layanan Transjakarta. Kalau ada rasa saling menghormati antar sesama penumpang maupun antara penumpang dengan penyedia layanan, pasti pelayanannya akan berjalan lebih lancar bukan?

 

via megapolitan.kompas.com

via megapolitan.kompas.com

Selamat menggunakan layanan Transjakarta!