5 Tips Mengurangi Rasa Cemas Berlebihan


Kamu tipe orang yang mudah merasa khawatir dan ingin menghilangkan kebiasaan tersebut? Nyoozee akan memberikan tips mengurangi rasa cemas berlebihan yang sering melandamu. Kira-kira bagaimana sih caranya? Apa saja sih solusi untuk mencegahnya?

 

1. Berusahalah untuk Punya Perspektif yang Lebih Luas

via briantracy.com

via briantracy.com

Salah satu tanda rasa cemasmu berlebihan adalah ketika kamu mengkhawatirkan hal-hal yang sebenarnya belum patut untuk dikhawatirkan. Misalnya kamu baru masuk kuliah dan sudah mulai mengkhawatirkan apa yang harus dilakukan saat menghadapi masa kuliah kerja nyata (KKN) nantinya.

Dalam hati kamu tahu bahwa KKN itu masih kamu hadapi beberapa tahun lagi dan karenanya nggak harus sampai sedemikian kamu cemaskan. Tetapi karena kebiasaan berpikir kejauhan alias overthinking itu sudah melekat di dirimu, jadinya kamu kesulitan untuk tidak memikirkan hal tersebut.

Well, ada cara yang bisa kamu praktikkan untuk mengatasi kegelisahan tersebut. Pertanyakan apakah hal yang kamu khawatirkan tersebut akan berdampak dari saat ini hingga 5 tahun ke depan? Atau kalau 5 tahun terlalu panjang, katakanlah 5 minggu ke depan.

Jika kamu sadar bahwa hal tersebut tidak layak dihiraukan berkepanjangan, maka singkirkan dan hiraukanlah hal-hal yang sifatnya lebih penting dan mendesak. Hemat energimu untuk melakukan atau memikiran hal-hal lain yang lebih berguna.

 

2. Tentukan Jangka Waktu Pengambilan Keputusan

via verywell.com

via verywell.com

Jika kamu tipe orang yang mudah cemas, jangan buat dirimu berlarut-larut terombang-ambing dalam sebuah pertanyaan atau pilihan. Kalau kamu tahu kamu tipe orang yang seperti itu, mulailah membuat batas waktu baik dalam pengambilan keputusan atau menjawab pertanyaan.

Jangan sia-siakan harimu berlarut-larut dengan hati yang cemas dan tidak tenang. Kebiasaan seperti itu tidak sehat dan akan mengganggu produktivitasmu sehari-hari. Sekalipun keputusan yang kamu ambil adalah keputusan besar, kamu tetap layak memberinya jangka waktu.

 

3. Tunjukkan Dengan Perbuatan

via momscleanairforce.org

via momscleanairforce.org

Ketahui kapan waktu yang tepat kamu harus bertindak. Dengan begitu kesempatanmu untuk merasa cemas akan semakin sedikit. Di sisi lain, kamu juga harus belajar konsisten atas pekerjaan yang kamu lakukan. Hentikan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

Kalau kamu yakin kamu bisa menyelesaikannya dalam waktu yang singkat, tentu hal itu tdak akan jadi persoalan. Tapi jika kamu tipe orang yang punya rasa cemas berlebih, menunda-nunda akan jadi bumerang buatmu. Merasa takut itu wajar, tapi belajarlah untuk melampaui ketakutanmu sendiri.

 

4. Kamu Tidak Mampu Mengontrol Segala Hal

via dreamsetachieve.com

via dreamsetachieve.com

Salah satu ciri orang yang overthinking adalah ingin segala sesuatu berjalan sempurna, persis seperti yang ia mau. Ia akan memikirkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Hal itu ia lakukan agar ia tahu caranya mengantisipasi dan tidak terlihat bodoh atau tolol ketika menemui kegagalan.

Jika kamu jenis orang yang seperti itu, saran Nyoozee kurang-kurangi pola pikir seperti itu. Ingin yang terbaik itu amatlah wajar, tapi kalau sampai obsesif dengan skenariomu sendiri, tentu jadi tidak wajar. Hidup pasti menyimpan kejutan yang tidak kamu sangka-sangka. Nikmati sajalah.

 

5. Hidup Untuk Hari Ini

via priotime.com

via priotime.com

Masa depan itu belum kamu jalani. Kamu itu hidup dalam masa sekarang masa kini. Karenanya jika kamu terus-menerus memikirkan untuk menjalani masa yang belum kamu jalani, kamu justru akan menelantarkan masa sekarang yang ada di depanmu. Seperti bunyi salah satu lirik John Lennon, “Life is what happens to you while you’re busy making other plans.”

 


featured image via 4degrees.deviantart.com