7 Tradisi Unik Perayaan Natal di Berbagai Belahan Dunia

Jingle bells, jingle bells, jingle all the way..

Hari Natal kembali tiba. Kita bisa tahu dari dekorasi di pusat perbelanjaan atau banyak tempat lain yang semakin sering menampilkan ornamen sinterklas, pohon cemara, mistletoe, manusia salju, dan sebagainya. Umat Kristiani, yang merayakan Natal, tentu semakin sibuk mempersiapkan Natal. Selain menghadiri kebaktian atau misa Natal, umat Kristiani di berbagai belahan dunia juga punya tradisi-tradisi unik untuk menyambut dan merayakan Natal, seperti berikut.

 

Main Sepatu Roda – Venezuela

via hoyvenezuela.info

via hoyvenezuela.info

Di ibukota Venezuela, Caracas, sudah jadi kebiasaan untuk datang ke misa pagi bersepatu roda. Misa Natal di Venezuela sudah diselenggarakan sejak tanggal 16 sampai 24 Desember. Misa-misa ini disebut Misas de Aguinaldo. Malam sebelum misa, anak-anak disuruh tidur lebih awal supaya tidak mengantuk saat misa pagi. Lalu pada paginya, sejak pukul 8 pagi, jalan-jalan ditutup. Dengan begitu, kendaraan bermotor tidak bisa melintas dan para pesepatu roda bisa aman melaju di jalan. Sesudah misa biasanya orang-orang akan pergi makan tostado dan minum kopi.

 

Makan Ayam Goreng KFC – Jepang

via sickchirpse.com

via sickchirpse.com

Natal sebenarnya bukan hari libur nasional di Jepang. Penganut agama Kristen di negara itu cuma satu persen dari total penduduk Jepang. Meski begitu, pada 24 Desember malam biasanya orang-orang akan berbondong-bondong datang ke restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken. Paket “Ayam Natal” seolah jadi santapan wajib pada malam Natal tersebut.

Tradisi ini adalah bentuk kesuksesan promosi KFC. Pada tahun 1974, KFC membuat promosi gencar “Kurisumasu ni wa kentakki!” (Ayam Kentaki untuk Natal!). Dampaknya terasa sampai sekarang. KFC Jepang mencatat penjualan terbesar mereka tiap tahun adalah pada saat malam Natal. Staf yang biasanya tidak ikut melayani penjualan sampai ikut turun tangan saking banyaknya pelanggan yang datang pada momen tersebut.

 

Nonton Donal Bebek – Swedia

via hogtider.wordpress.com

via hogtider.wordpress.com

Tradisi Natal penduduk Swedia adalah menonton Donal Bebek. Setiap 24 Desember jam 3 sore, banyak keluarga Swedia yang sudah duduk anteng di depan TV. Mereka menonton film spesial Walt Disney produksi tahun 1958 berjudul Kalle Anka och hans vänner önskar God Jul, atau dalam bahasa Indonesia, Donal Bebek bersama teman-teman mengucapkan Selamat Natal. Film ini rutin disiarkan oleh televisi nasional utama Swedia, SVT1 sejak stasiun televisi tersebut pertama kali mengudara tahun 1959.

Sebelum film tayang, biasanya ada kata pembuka yang disampaikan oleh pembawa acara sebelum film ditayangkan. Sewaktu menontonnya juga ada semacam kebiasaan tidak tertulis yaitu tidak boleh ditonton sambil makan atau menyiapkan makan malam. Acara itu juga tidak boleh direkam untuk ditonton kemudian waktu.

 

Menjadikan Pohon Pohutukawa Sebagai Pohon Natal – Selandia Baru

via aucklanddailyinfo.com

via aucklanddailyinfo.com

Di Selandia Baru, pohon natalnya bukan berupa cemara atau keluarga konifer lainnya. Mereka punya pohon asli Selandia Baru bernama pohutukawa (Metrosideros excelsa). Pohutukawa ini masih satu famili dengan eukaliptus, stroberi, dan jambu.

Pohon yang tingginya bisa mencapai 25 meter ini sering ditampilkan dalam kartu ucapan, puisi, atau lagu Selandia Baru. Pohon ini disebut sebagai pohon natal Selandia Baru karena bunganya mekar berwarna merah merona hanya pada minggu terakhir Desember sampai pertengahan bulan Januari.

 

Menghias Pohon Natal dengan Hiasan Laba-Laba – Ukraina

via blogs.hope.edu

via blogs.hope.edu

Meski laba-laba biasanya lebih umum digunakan sebagai ornamen Halloween, di Ukraina hiasan laba-laba justru diletakkan sebagai hiasan pohon Natal. Konon kebiasaan tersebut berasal dari sebuah dongeng Ukraina.

Dongeng itu menceritakan tentang janda miskin yang hidup di gubuk tua bersama anak-anaknya. Suatu hari biji cemara jatuh di dekat gubuk tua mereka dan tumbuh menjadi pohon mungil. Anak-anak si janda senang sekali dan ingin menghiasnya supaya Natal kali itu mereka punya pohon natal. Tapi si janda menyadari mereka terlalu miskin untuk membeli hiasan natal. Jadi di malam Natal, dengan hati pilu, mereka tidur tanpa bisa menghias cemara mungil tersebut.

Laba-laba di dalam gubuk merasakan kesedihan anak-anak si janda. Untuk menghibur mereka, si laba-laba kemudian menghiasi pohon cemara itu dengan jaringnya. Begitu pagi, para manusia ini melihat pohon cemara sudah penuh dengan jaring laba-laba yang indah. Jaring tersebut berkilauan seperti perak dan emas sewaktu tertimpa sinar matahari pagi.

 

Main Meriam Bambu – Nusa Tenggara Timur

via travel.kompas.com

via travel.kompas.com

Untuk menyambut Natal, masyarakat Flores dan Manggarai bermain meriam bambu. Dulu meriam bambu hanya dibunyikan sewaktu ada tokoh besar yang meninggal dunia. Sekarang ini, meriam bambu dibunyikan sejak masa Advent (minggu-minggu menjelang Natal), Natal, sampai perayaan Tahun Baru.

Untuk memainkannya perlu bambu dengan panjang dua sampai tiga meter, berdiameter kira-kira dua puluh sentimeter, dan tebal sekitar dua sampai tiga sentimeter. Setelah itu bambu dilubangi sampai bagian pangkal. Bahan bakarnya menggunakan minyak tanah.

Meriam bambu ini mengeluarkan suara yang sangat nyaring. Di hari Natal sampai Tahun Baru, suara meriam bambu akan saling sahut menyahut dari berbagai penjuru kampung. Semua pemain berlomba-lomba supaya meriamnya menghasilkan dentuman paling keras.

 

Mencoret-coret Muka – Kampung Tugu, DKI Jakarta

via thejakartapost.com

via thejakartapost.com

Masyarakat Kampung Tugu juga punya tradisi Natal yang cukup unik yang diberi nama Mandi-mandi. Diiringi alunan keroncong tugu, setiap orang saling menorehkan bedak basah ke wajah orang lain. Selain sebagai bentuk ajang silaturahmi dan saling memaafkan kesalahan yang diperbuat, tradisi ini juga simbol saling mendoakan supaya Tuhan senantiasa memberikan rahmat.

 

Itulah beberapa tradisi Natal yang unik, baik dari mancanegara maupun dari Indonesia. Apa di daerahmu juga ada tradisi Natal yang unik? Kalau ada, share di kolom komentar ya.

 


featured image via imagewishes.christmasmessage.org