Cerita Rakyat Nusantara, Riwayatmu Kini

Setiap negara pasti punya cerita rakyatnya masing-masing. Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan cerita rakyat. Dengan aneka ragam suku bahasa dan budaya, dari Sabang sampai Merauke, tentunya banyak kisah dan dongeng yang kita dengar dan bagikan turun temurun.

Cerita rakyat biasanya mengandung pesan moral tertentu, dan sampai era 90an, beberapa cerita itu masih menjadi pegangan para orangtua untuk mendidik anaknya. Tapi tahun 2016 ini, masihkah ada yang mengetahui minimal lima cerita saja dari banyak hikayat yang ada di Indonesia? Bahkan banyak orang tua yang memberikan tablet untuk menghibur anaknya alih-alih buku cerita.

Nah, sebagai generasi muda yang turut bertanggung jawab menjaga kearifan lokal, kamu harus mengetahui setidaknya cerita rakyat yang ada Indonesia berikut.

 

Bawang Merah dan Bawang Putih

via al-shira-gohashi.deviantart.com

Cerita rakyat ini adalah tentang kehidupan Bawang Putih bersama saudara tirinya, Bawang Merah, dan seorang ibu tiri yang kejam. Bawang Putih sering diperlakukan tidak adil dan selalu disalahkan. Meski demikian, pada akhirnya Bawang Merah dan Ibu tiri mendapatkan karma dari perbuatan dan keserakahan mereka.

Konsep tertindas yang sudah sering kamu lihat di sinetron-sinetron sangat mirip cerita rakyat ini. Bahkan ada pula yang secara jelas mengadaptasi cerita ini ke dalam konteks yang lebih modern. Pesan moralnya cukup jelas, agar manusia tetap sabar dan rendah hati.

Meski demikian, jangan merasa kamu harus selalu pasrah menunggu karma kalau diperlakukan tidak adil. Ada hal kongkret yang bisa kamu lakukan untuk menjadi perempuan yang tangguh. Kamu bukan Lala atau Cinderella yang punya ibu peri.

 

Keong Mas

via daviddo-productions.blogspot.com

Seorang perempuan ahli tenun yang dibunuh ayah tirinya berubah wujud menjadi keong mas. Ia lalu dipungut dua janda bersaudara. Suatu saat, kedua janda menemukan Keong Mas sedang berubah wujud jadi manusia untuk membalas jasa. Mereka lalu mengangkat Keong Mas menjadi anak.

Hasil tenunan Keong Mas sangat terkenal dan terdengar sampai ke kerajaan. Pada akhirnya pun bisa ditebak, bahwa dia diangkat menjadi permaisuri. Tentu, kerja kerasmu akan membuahkan hasil, kadang bahkan bisa mencarikanmu jodoh.

 

Lutung Kasarung

via 1mobile.com

Cerita rakyat ini berkisah tentang seorang putri bernama Purbasari. Ia dikutuk oleh kakak tirinya yang iri, lalu dibuang ke hutan. Di hutan Purbasari menjadi dekat dengan para binatang, terutama dengan seekor lutung yang ajaib. Lutung inilah yang menolong sang putri dan menjadi pasangannya. Lutung ajaib ini pun menjadi seorang pemuda dan menikah dengan Purbasari.

 

Danau Toba

via www.iphoneappstorm.com

Alkisah, seorang petani menemukan ikan ajaib. Ikan ajaib ini akhirnya menjadi istrinya dan mereka kemudian memiliki anak. Suatu ketika anak ini disuruh mengantar makanan untuk ayahnya, tetapi malah memakannya sendiri. Ayahnya pun marah dan mengucapkan kata terlarang. Ia membongkar jati diri istri dan anaknya.

Akhirnya sang istri dan anaknya pergi. Kemudian menyemburlah air hingga meluap membentuk telaga dan akhirnya menjadi danau. Danau ini kemudian dikenal dengan Danau Toba.

Ada baiknya kamu sabar dan menjaga omongan. Salah bicara, bisa-bisa kamu ditinggalkan oleh orang-orang yang kamu sayang.

 

Timun Mas

via indonesiakaya.com

Ada dua versi untuk cerita ini. Di satu versi, cerita ini berkisah tentang seorang janda tua, dan di versi lain, sepasang suami istri. Janda atau suami istri ini tidak memiliki keturunan. Akhirnya orang tua ini membuat sebuah perjanjian. Raksasa akan memberikan biji mentimun, yang nantinya akan menjadi seorang anak. Meski demikian, anak itu harus diserahkan pada raksasa saat ia berusia 17 tahun.

Saat waktunya tiba raksasa menagih janji, janda tua atau suami istri ini tidak rela dan menyuruh Timun Mas pergi ke hutan. Dengan perjuangan keras dan bekal yang telah disihir, akhirnya Timun Mas berhasil mengalahkan raksasa.

Sebenarnya suami istri atau janda tua ini juga tidak bisa dibilang sepenuhnya benar. Mereka telah lalai menepati janji, atau membuat janji yang kemudian tidak bisa mereka tepati. Meski demikian, bolehlah kita katakan bahwa kasih antara anak dan orangtua bisa diperjuangkan sekuat itu.

 

Malin Kundang

via dongeng.referensiana.com

Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini berkisah tentang seorang anak dan ibu yang miskin. Si anak pergi merantau dan berhasil menjadi seorang kaya raya. Saat ia kembali ke kampungnya, ia melihat seorang ibu tua yang mengaku ibu kandungnya. Karena malu, pria itu tak mengakui dan malah mencaci maki. Sang ibu merasa sedih luar biasa dan mengutuk anaknya menjadi batu.

Cerita rakyat ini selalu jadi ikon yang membawa pesan moral penting dalam masyarakat Indonesia: jangan durhaka pada orangtua. Ekstremnya, kamu bisa dikutuk jadi batu!

 

Sangkuriang

via YouTube

Untuk yang ada di daerah Jawa, legenda ini sangat terkenal. Cerita ini adalah tentang seorang anak yang ingin menikahi ibunya sendiri. Awalnya mereka jatuh cinta tanpa saling tahu bahwa mereka adalah orang tua dan anak. Sang ibu, Dayang Sumbi, akhirnya tahu. Tapi ia tak tega memberitahukannya pada anaknya, Sangkuriang.

Dayang Sumbi memintanya membendung Sungai Citarum dan membuatkan sebuah sampan besar. Walaupun hampir berhasil, Sangkuriang gagal karena Dayang Sumbi berhasil memalsukan pagi. Karena kecewa dan merasa gagal, ia menjebol bendungan dan menendang sampan yang telah dibuatnya sendiri sampai melayang dan jatuh tertelungkup. Akhirnya menjadi gunung yang bernama Tangkuban Perahu.

 

Situ Bagendit

via eiichan.blogspot.co.id

Kisah ini adalah tentang seorang janda yang kikir dan pelit, yang tak pernah mau membantu orang. Suatu saat terjadi krisis air dan hanya tempat wanita itu yang memiliki persediaan air. Janda ini tetap tidak mau berbagi.

Suatu ketika, janda ini menolak seorang kakek yang meminta air. Sang kakek pun menancapkan tongkatnya, dan seketika air menyembur keluar dari bekas tancapan tongkat itu. Sang kakek menghilang, tapi semakin lama semburan air itu semakin membesar. Air yang keluar banyak sekali dan menjadi sebuah situ atau danau yang disebut Situ Bagendit.

 

Nah. Itulah sebagian cerita rakyat yang ada di Indonesia.  Tentunya membaca cerita-serita ini secara lengkap akan lebih menyenangkan. Kamu bisa mencarinya di kumpulan buku cerita rakyat atau di internet. Ada juga adaptasi-adaptasinya ke dalam novel, film, ataupun film animasi.

Banyak hikmah yang bisa diambil dari sebuah cerita rakyat, meski tentu kamu tetap harus mengingat konteks budaya dan zamannya. Tidak semuanya perlu diartikan secara harafiah. Meski demikian, luar biasa lho, mengingat cerita-cerita ini awet karena tersebar lisan secara turun temurun. Entah berapa banyak perubahan yang terjadi saat cerita ini diceritakan ulang dari mulut ke mulut.

Punya cerita rakyat favorit? Ayo berbagi di kolom komentar!

 


featured image via  aiodongeng.com