Mau Baca Buku Haruki Murakami, Mulai dari Mana ya?

via travelbetweenthepages.com

Mungkin setelah membaca artikel ini, kamu jadi ingin membaca buku Haruki Murakami. Penulis Jepang yang satu ini memang memiliki gaya menulis cerita yang menarik dan dianggap tidak biasa. Kamu tertarik untuk membaca bukunya tetapi tidak tahu mau mulai dari buku yang mana? Artikel ini tepat untuk kamu.

Kamu tidak harus lho mulai membaca dari Norwegian Wood. Walaupun buku Haruki Murakami yang ini cukup terkenal, bukan berarti ini harus menjadi karya pertamanya yang kamu baca. Belum tentu juga buku ini sesuai dengan selera kamu. Kalau kamu tidak terlalu suka dengan cerita cinta hopeless yang depresif, sebaiknya baca karyanya yang lain dulu saja.

via www.vogue.com

1. Kamu ingin membaca cerita misteri, detektif, fantasi, tetapi juga ada unsur cinta-cintaannya.

1Q84 bisa jadi pilihan yang tepat, apalagi kalau kamu juga suka konsep alternate dimension. Kamu pernah membaca buku George Orwell, 1984? Judul novel ini adalah bentuk pelesetannya.

via blogs.spectator.co.uk

via blogs.spectator.co.uk

 

2. Kamu suka cerita dengan sedikit/banyak pembahasan atau konspirasi tentang setting perang dan tidak keberatan dengan detil yang gory.

Kalau kamu tertarik dengan cerita fantasi yang terkait dengan kesendirian dan petualangan, dua judul ini bisa jadi menarik untuk kamu. Kalau kamu juga tertarik dengan cerita rahasia perang dunia II terkait Jepang dan Manchuria dari seorang veteran perang, kamu bisa membaca The Wind-Up Bird ChronicleKalau kamu tertarik dengan teori konspirasi terkait hipnotis massal pada jaman perang dan out-of-body experience, kamu mungkin mau membaca Kafka on the ShoreSebelum membaca, ada baiknya kamu ketahui bahwa hal-hal yang terjadi di dalam cerita Murakami tidak akan sepenuhnya masuk akal. Bahkan di sini kamu juga akan menemukan hujan ikan!

Hujan Ikan - via www.haruki-murakami.com

Hujan Ikan – via www.haruki-murakami.com

 

3. Kamu ingin novel yang agak misterius dan cenderung pendek.

Mengambil setting waktu dari tengah malam hingga matahari terbit, After Dark memberikan kesan yang khas: sunyi dan misterius, seperti suasana khas setelah tengah malam.

via www.goodreads.com

via www.goodreads.com

 

4. Kamu tidak ingin langsung membaca novelnya, kamu ingin cek ombak dengan baca cerpennya dulu.

Kamu bisa membaca kumpulan cerpennya seperti Blind Willow, Sleeping Woman; The Elephant Vanishes; ataupun After the QuakeSelain itu, kamu juga bisa membaca cerita-cerita pendeknya yang diterbitkan di The New Yorker secara gratis. Cerpen berjudul Kino ini adalah salah satunya.

via www.newyorker.com

 

5. Menurutmu cerpen masih terlalu panjang, kamu ingin yang lebih pendek lagi.

“Yang lebih pendek dari cerpen, adakah?” Hm.. Ada! Cerita pendek yang sangat pendek atau short-short buatan Haruki Murakami bisa kamu baca di sini. Kamu bisa membaca ceritanya yang berjudul Hotel Lobby Oysters dan Spider Monkey of the Night. 

via www.haruki-murakami.com

 

6. Kamu tidak peduli novel-novel sebelumnya, kamu ingin baca novelnya yang paling baru.

Karya Haruki Murakami yang terbaru dan dalam bentuk novel adalah Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of PilgrimageSingkat kata, novel ini bercerita tentang seseorang yang harus memberanikan diri mengungkit dan menghadapi masa lalu terkait teman-temannya. Novel ini bisa dibilang berkisah seputar persahabatan dan penerimaan.

Foto oleh Bryan Gardner via www.marthastewart.com

Foto oleh Bryan Gardner via www.marthastewart.com

 

7. Kamu ingin karya terbarunya yang bergambar.

Takut bosan dengan tulisan pendek Murakami yang hanya tulisan? Kamu bisa membaca The Strange Library. Buku ini memiliki 2 versi: Versi US/Amerika oleh Knopf dan versi UK oleh Harvill Secker.

via www.bellasbookshelves.com

Versi US – via www.bellasbookshelves.com

via librosdeunadiletante.wordpress.com

Versi UK – via librosdeunadiletante.wordpress.com

 

Sebenarnya ada banyak buku-buku dan karya-karya tulisannya yang lain, baik yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Inggris maupun yang belum. Ada juga bahkan yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Walaupun demikian, kalau mau cari aman, coba baca yang terjemahan Bahasa Inggrisnya saja. Lebih oke kalau kamu mengerti Bahasa Jepang sih. Tapi kembali lagi tergantung kamu lebih nyaman membaca tulisan dengan gaya bahasa terjemahan yang mana. Terkadang  nuansa sebuah cerita bisa berubah ketika diterjemahkan ke dalam bahasa lain, terutama ketika penerjemahnya bukan pengarangnya sendiri.

 

via travelbetweenthepages.com

via travelbetweenthepages.com

 

Kalau kamu merasa cerita-cerita yang dibahas di daftar di atas masih kurang sesuai, mungkin kamu mau mengecek karya-karya fiksi, buku Haruki Murakami yang lain seperti Hard-Boiled Wonderland and the End of the World; Sputnik Sweetheart; South of the Border, West of the Sun; After the Quake, juga Tetralogi The Rat yakni Hear the Wind Sing; Pinball, 1973; A Wild Sheep Chase; dan Dance Dance Dance. Untuk non-fiksi kamu bisa coba cek Underground dan buku autobiografinya What I Talk About When I Talk About Running.